Tiga OS untukTiga Ponsel Pintar HTC

htcJAKARTA, RABU – Apa sistem operasi yang kamu inginkan ada di ponsel pintar HTC? Android? Brew? Atau Windows Mobile 6.5 Prof? Semuanya ada. Tinggal pilih modelnya.

Jika menginginkan sistem operasi yang sedang ngetrend, Android, pilihlah HTC Legend. Memamerkan layar sentuh AMOLED HVGA 3,1”, tampilan antarmukanya intuitif.  Tawaran terbaru HTC ini tidak lagi menggunakan trackball, teapi optical mouse (joystick optical) di bagian tengah.  O ya, sistem operasi Android yang dipasang pun adalah versi terbaru, 2.1 (Éclair) dengan HTC Sense.

Legend mengemaskan prosesor Qualcomm MSM 727 600MHz. Ia bisa bekreja di jaringan HSPA/WDCMA 900/1200 MHz dan GSM 850/900/1800/1900 MHz. Koneksi Wi-Fi, Bluetooth 2.1, kamera 5 megapiksel dengan fitur Geotagging, GPS internal, dan FM radio sudah tersedia. Untuk memori, terpasang ROM 512MB dan RAM 384MB, plus slot microSD yang bisa menerima kartu dengan kapasitas 32MB.

Salah satu fitur yang menarik di sini adalah Friend Stream. Melalui fitur ini, pengguna Legend yang punya akun Facebook, Twitter dan flickr tidak perlu keluar masuk setiap aplikasi saat ingin memperbarui statusnya di ketiga situs jejaring sosial tersebut.   Sebab statusnya sudah dipampang di satu halaman dan dikelompokkan per aplikasi. Ia tinggal scroll ke atas/bawah. Namun jika ingin mengunduh foto atau lainnya, ia tetap harus masuk ke situs tersebut satu per satu. “Fungsinya memang hanya untuk meng-update status,” kata Agus Sugiharto dari HTC.

Kamu belum ingin ponsel Android? Tak masalah. Kamu bisa memilih HTC Smart yang menggunakan Brew Mobile Platform (BMP). Smart adalah ponsel pintar HTC pertama yang menggunakan BMP. Tampilan dan fiturnya mirip PDA. “Bisa scroll kiri dan kanan, ada tujuh pages,” tutur Agus.

Seperti juga Legend, Smart yang memiliki layar sentuh TFT LCD 2,8” QVGA mengemaskan fitur Friend Stream.  Ponsel ini bekerja di jaringan GSM/GPRS/EDGE quad-band (850/900/1800/1900) dan HSPA/WDCMA 2100MHz. Di Smart, kata Agus, meng-SMS makin mudah karena tersedianya format keypad atau QWERTY. Jadi tinggal pilih mana yang lebih biasa kamu pakai.

Kamera di Smart memiliki resolusi 3 megapiksel, lengkap dengan fitur fixed focus dan flashlight.  Fitur lainnya mencakup Bluetooth 2.0 with EDR dan A2DP, jack audio stereo 3,5mm, Radio FM, dan slot kartu microSD.  Integrasi ke Facebook dan Twitter juga sudah diusung.

Bagaimana jika kamu belum mau pakai ponsel BREW maupun Android? Tidak apa-apa. HTC juga punya ponsel yang pakai sistem operasi ‘konvensional’, Windows Mobile 6.5 Professional. Namanya HTC HD Mini? Mengapa disebut Mini?  Karena fiturnya seperti punya HTC HD2 tapi fisiknya mini. Inilah jawaban HTC terhadap permintaan banyak konsumernya yang menginginkan ponsel HTC HD2 tapi dengan layar tidak terlalu besar.

Berlayar sentuh TFT LCD 3,2” dengan resolusi 320×480 (HVGA), HD Mini yang menggunakan prosesor Qualcomm MSM 727 600MHz bisa bekerja di jaringan yang sama dengan Legend. Secara fitur, ia memang juga mirip Legend: kamera 5 megapiksel, Bluetooth 2.1, antena internal GPS, HTC Footprints, slot microSD . Namun ada yang unik di HD Mini. Ponsel pintar ini bisa berfungsi sebagai Wi-Fi router, kendati hanya bisa dipasangkan di laptop. Itu pun maksimal enam. Jika lebih dari itu, menurut Agus, ponsel bisa rusak.

O ya fitur istimewa lainnya adalah wallpaper dengan animasi cuaca, mematikan dering dengan membalik posisi telepon dan mengecilkan volume dering otomatis saat telepon diangkat. Bagaimana dengan Facebook dan Twitter? Tentu sudah terintegrasi dong.

Nah, silakan pilih mana ponsel pintar yang kamu inginkan. Harga HTC Legend diperkirakan Rp 5,75 juta.  Sedangkan HTC Smart yang punya tiga warna (pink, putih, hitam) dibandrol Rp 2,25 juta, dan HTC HD Mini di kisaran Rp 5,15 juta.

Tanggapan Kamu

komentar