Mau Efisiensi? Ada Lync

JAKARTA, KAMIS –   Tahu Office Communications Server 2007 (OCS) punya Microsoft? Namanya kini bersalin menjadi Lync. “Ini hubungkan orang dengan cara baru di mana saja, kapan saja. Kata pentingnya adalah cara baru. Bisa dipakai semua pengguna Microsoft tanggal 1 Desember mendatang,” tutur Sutanto Hartono (President Director, PT Microsoft Indonesia) memperkenalkan Lync 2010 di Jakarta (16/11/2010).

Menurut Sutanto, Lync memungkinkan pekerja berkolaborasi dengan timnya sebagai individual, lebih dari sekadar komunikasi. Ia memadukan instant messages, voice call, meeting, dan sesi shared whiteboard, juga voice. Aplikasi ini bekerja dengan tiga keluarga Microsoft: Office, SharePoint dan Exchange. “Juga bisa sinkronisasi dengan Calendar, tidak perlu multiple click,” kata Sutanto.

Tampilan Lync yang ditujukan pada semua perusahaan yang butuh komunikasi ini mirip instant messenger (IM). Tapi ini bukan sekadar IM buat kantoran. Ia bisa dipakai untuk rapat virtual keroyokan, videokonferensi, dan chatting melalui satu antarmuka yang mudah dipakai, sederhana, dan sama di PC, browser atau perangkat mobile. “Tidak kaku dengan satu device,” cetus Sutanto.

Dalam demo, diperagakan bagaimana mudahnya menggunakan Lync. Bisa lihat nomor telepon, status seseorang (tidak perlu buka Facebook), historical phone, juga numeric pad telepon dari satu tampilan. “Mencari orang bisa menurut nama atau keahliannya,” tutur Fuji Castilani (Solution Specialist, PT Microsoft Indonesia).

Jika orang yang dihubungi pasang status Do not disturb, maka panggilan telepon langsung dialihkan ke inbox yang bersangkutan. Yang menyenangkan, kita tidak perlu catat e-mail, atau nomor ponsel secara manual, karena semua kontak menjadi satu dan bisa digunakan untuk e-mail, chatting, atau video call.

Mau video call sambil unggah file Powerpoint yang perlu dilihat bersama-sama, misalnya untuk training karyawan perusahaan atau kantor cabang bank yang tersebar di berbagai kota? Silakan invite orang-orangnya. Caranya mudah, cukup drag and drop nama mereka. O ya, untuk video call cukup menggunakan kamera Webcam dengan koneksi GSM 3G, tidak perlu Wi-Fi.

Konferensi, jelas Fuji, tidak harus di komputer, tapi boleh dilakukan dengan telepon. Live meeting pun boleh direkam, lengkap dengan suara, chat. “Bandwidth otomatis diatur oleh Lync,” kata Fuji. “Di mana pun kita berada bisa lakukan kumunikasi dan tidak harus belajar karena sudah terintegrasi. Sampai ke level Web, bukan hanya di aplikasi.” Satu jendela konferensi bisa digunakan maksimal 250 orang.

Menurut Syamsurizal Munaf (Director of Technical Shared Service, PT Medco E&P Indonesia), kelebihan OCS yang kini bernama Lync adalah kemampuan untuk terhubung dengan land line (telepon kabel). “OCS sangat terintegrasi dengan PSTN dan tidak butuh tambahan. Hanya koneksi dari server dan E1 gateway. Menariknya, dari ponsel bisa hubungi nomor telepon kantor,” kata Syamsurizal yang perusahaannya sejak tahun 2008 menggunakan OCS 2007 yang mengoneksikan 2000 user dengan enam server.

“Penghematannya tidak tahu, tapi kalau (kami) panggil orang dari Houston, (terbang) 1st class sekitar US$ 16 ribu, dan kalau panggil tiga kali setahun berarti sekitar US 80 ribu. Lebih mahal dari Lync. Tapi sekarang kita untuk mengawasi pengeboran cukup pakai 2 – 3 orang dari dulunya 5 orang, dengan sistem time share,” tambah Syamsurizal.

Lync Server 2010 RC terdiri dari edisi Enterprise dan Standard, plus Lync 2010 client (new Communicator). Yang perlu diingat, Microsoft Lync Server 2010 yang tersedia adalah versi 64-bit. Jika ingin mencobainya, kamu boleh mengunduh Lync di microsoft.com/lync dan menggunakannya gratis 180 hari. Jika kemudian tertarik, kamu bisa membelinya nanti per 1 Desember. Harganya dihitung per user. Khusus untuk institusi dan edukasi, ada skema harga tersendiri.

Tanggapan Kamu

komentar