Rilis Smart Security 5, Eset Bidik Pengguna Personal

JAKARTA, KAMIS – Kalau kamu pengguna PC dan sering keluyuran di dunia maya atau bertukar flash disk, pasang program dari DVD, seharusnya kamu memproteksi PC-mu dengan program antivirus, tentunya yang up-to-date. Jika tidak, kamu tidak hanya berpotensi terinfeksi virus, tapi data dan informasi pribadi yang tersimpan di komputermu bisa disadap orang tak dikenal dari jarak jauh. Pasti nggak mau kan kalau ini terjadi?

Nah, untuk urusan proteksi terhadap virus, juga e-mail spam, ada banyak program antivirus tersedia. Ada yang gratisan, ada yang berbayar. Salah satu yang berbayar adalah Eset Smart Security 5. Versi baru ini pada dasarnya adalah NOD32 Antivirus besutan Eset yang ditambahi fitur antispam dan firewall.  Versi ini disasar untuk kalangan konsumen/ritel. Karena itulah sejumlah fitur baru yang memudahkan pengguna awam diimbuhkan.

Mau tahu apa yang baru di Smart Security 5? Pertama, begitu ungkap Yudhi Kukuh dari Eset Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta kemarin sore (12/10/2011) adalah engine. “Yang ini lebih cepat, enteng, juga akurat. Kebutuhan memorinya 128MB, dengan waktu instalasi  3 – 4 menit. Ukuran installer-nya 56MB. Kalau sudah ter-instal menyita sekitar 60MB dengan memori bervariasi, mulai dari 16MB, atau sekitar 7%.”

Selain engine, ada enam fitur baru ditanamkan pada Smart Security 5. Karena sekarang jaman cloud computing, Eset pun memanfaatkan teknologi tersebut melalui LiveGrid. “Kita bisa men-submit file yang mencurigakan dan akan dicocokkan ke server terdekat dan segera dapat jawaban apakah file itu berbahaya atau tidak. Bila berbahaya otomatis dikirim ke Eset pusat untuk di-update,” jelas Yudhi.

Fitur baru kedua adalah HIPS (host-based intrusion prevention system). Ini adalah konfigurasi tingkat proteksi yang bisa diatur sendiri oleh si pengguna. Misalnya perubahan registry tidak diperkenankan dilakukan. “Bila ada serangan dari jaringan akan dilakukan blocking.”

Fitur ketiga adalah out of home network detection. Yang ini berguna bagi pemakai laptop yang suka mengakses internet via fitur Wi-Fi di fasilitas publik. “Akan ada notifikasi ketika jaringan Wi-Fi yang dipakai bukan yang biasa dipakai. Pilihannya adalah strict protection yang melarang apa pun yang asing masuk tetapi laptop tetap bisa dipakai bekerja, dan allow sharing,” urai Yudhi.

Fitur keempat adalah Parental Control. Ini pada dasarnya adalah proteksi dari konten buruk dengan cara memblokir akses. “Bisa sampai 26 kategori yang diblokir,” kata Yudhi.

Fitur kelima adalah Enhanced Media Control. Fitur ini akan otomatis men-scan semua USB flash disk, kartu memori, CD/DVD yang disisipkan ke komputer untuk melihat apakah ada ancaman terkandung di dalamnya. Memutar CD di komputer milik anak misalnya, bisa menjadi haram melalui fitur ini.

Fitur baru lainnya adalah Gamer Mode. Fitur ini sebenarnya sudah ada di versi 4, tetapi di versi 5 dipermudah aksesnya. “Kalau dulu sangat teknis, sekarang cuma perlu satu klik sehingga tidak ada lag time,” kata Yudhi.

O ya tampilan versi 5 lebih bersih dan bersahabat dibandingkan versi sebelumnya. Versi 5 juga menyajikan sejumlah tools, seperti SysRescue untuk membuat bootable CD bagi komputer yang bermasalah, SysInspector untuk melihat isi komputer, termasuk koneksi yang dilakukan komputer, dan Quarantine untuk mengarantina file yang terdeteksi bervirus.

Satu lagi, Smart Security 5 dan juga NOD32 Antivirus bersifat unilicense. Maksudnya, satu produk ini bisa digunakan untuk tiga OS (operating system) yang berbeda di hardware yang sama. Ini menyenangkan jika kamu meng-instal Linux dan Windows di satu PC. “Bisa mudah ganti-ganti OS, selama hardware-nya satu,” ucap Yudhi.

Ada lagi yang menarik? Hmm, full support Eset sudah hadir di Indonesia. “Bisa via e-mail dalam jam kerja dan pasti dijawab kurang dari setengah jam dengan respon solusi minimal dalam waktu 24 jam. Tapi ini biasanya untuk business edition. Kalau yang knowledge-based aktif 24×7. Bisa juga via YM dalam jam kerja,” tutur Chrissie Maryanto dari Prosperita Mitra Indonesia (distributor Eset di Indonesia).

Tertarik menggunakannya dan mau beli? Sabar ya, karena menurut Chrissie, harganya belum tersedia saat ini. Sebab produk sekuriti ini baru akan dipasarkan di IndoComtech awal November mendatang.

 

Tanggapan Kamu

komentar