Skype Kritik Kebiasaan Ngetwit, SMS-an, dan Update Status

Social media, sms-an, chatting, seringkali dikeluhkan sebagai biang yang membuat manusia zaman sekarang semakin anti-sosial. Keluhan ini sepertinya diamini Skype dan melancarkan iklan yang menyerang kebiasaan-kebiasaan berinteraksi lewat teks ini. Dalam iklannya, Skype mengunggulkan berbicara lewat panggilan suara dan video adalah cara berinteraksi yang lebih baik. Bukan lewat status dan pesan di Facebook, nge-twit di Twitter, atau sekedar mengirim SMS, seperti dilansir Adweek.

Beberapa kampanye Skype ini menyebutkan kalau Skype adalah “Tiket Pulang Anda untuk Kembali Manusiawi”. Ada pula yang menyebutkan kalau “Manusia Dibuat untuk Melihat, Mendengarkan, dan Merasakan”.

Tahun lalu, Microsoft membeli Skype seharga USD $8,5 milyar. Februari lalu,  Skype juga meluncurkan apliaksi beta untuk melakukan panggilan suara dan video di OS Microsoft, Windows Phone. Kampanye Skype ini memang tak tampak di Indonesia, melainkan  dilakukan di Inggris. Pusat-pusat transportasi Inggris menjadi sasaran lokasi kampanye bernilai USD 12 juta ini, Bandara Heathrow adalah salah satunya.

Tanggapan Kamu

komentar