Canon EOS 650D: Asik untuk Rekam Foto, Juga Video

JAKARTA, KAMIS – Kamera DSLR Canon terbaru ini, EOS 650D, tidak hanya mampu menghasilkan foto berkualitas, tapi juga video.  Bahkan ia mampu menjaga subjek yang sedang bergerak mendekati/menjauhi kamera tetap fokus.

Kamu bisa men-zoom maju/mundur tanpa kuatir suara zoom ikut terekam. Fokus saat merekam video pada otofokus pun semakin cepat, akurat, dan halus. Ini berkat fitur Movie Servo AF yang bekerja jika kamu memasangkan lensa baru EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS STM pada kamera ini. Tak usah risau zoom pindah tidak sengaja, karena ada zoom ring lock untuk mencegah hal tersebut.

Masih untuk urusan video, ada juga fitur Video Snapshot Editor yang biasa disertakan pada kamera saku dan camcorder Canon terbaru. Dengan fitur ini, kamu bisa merekam klip video selama 2, 4, atau 8 detik tanpa repot mengatur durasinya. Dengan fitur yang sama, kamu juga bisa membuat dan memutar album video yang sudah kamu tambahi musik.

Mengusung sensor CMOS 18-megapiksel, prosesor DIGIC 5, dan layar sentuh 3” yang bisa diputar (vari-angle), EOS 650D disebutkan bisa merekam gambar sampai 5.0 frame per detik, dan menawarkan kecepatan ISO sampai 12800 (dapat ditingkatkan mencapai 25600). Pada moda Live View atau Movie Shooting, sistem AF-nya (auto focus) bekerja cepat dengan 9-titik AF. Sementara teknologi EOS Scene Detection akan mengatur tingkat eksposur yang tepat secara otomatis untuk memudahkan kamu mengambil gambar di segala situasi dalam moda auto.

O ya, karena berlayar sentuh kamu tidak wajib menekan tombol shutter saat akan merekam gambar pada moda Live View. Cukup sentuh area yang diinginkan di LCD, dan otomatis kamera akan mencari fokus. Jika dipadukan dengan fitur Touch Shutter, maka ketika subyek telah fokus kamera otomatis akan merekamkan gambar.

Ada beberapa moda menarik di kamera DSLR ini. Handheld Night Scene misalnya. Jika fungsi multi-shot noise reduction aktif di moda ini, kamera akan mengambil foto empat kali dan menyatukannya dalam satu foto. Tujuannya adalah meminimalisir noise, sekaligus meningkatkan detil foto. Ini cocok ketika kamu memotret di kondisi kurang cahaya tanpa bantuan tripod.

Moda menarik lainnya adalah HDR Backlight Control. Di sini kamera langsung akan mengambil gambar sebanyak 3 kali: satu kali dengan eksposur normal, satu kali dengan under exposure untuk menghasilkan detil gambar, dan satu kali dengan over exposure untuk menghasilkan detil pada area bayangan. Ketiga hasil kemudian digabungkan untuk menghasilkan foto dengan eksposur optimal, di mana detil dari area yang terang maupun gelap dapat tersaji.

Untuk kamera barunya ini, Canon menghadirkan dua lensa baru: EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS STM yang memilki sistem Auto Focus (AF) dan EF40mm f/2.8 STM yang ultrakompak. Yang disebutkan belakangan merupakan lensa “pancake” EF yang super ringan dan cocok digunakan para traveler.

“Kami yakin Canon EOS 650D menjadi pilihan kamera entry level tercanggih di kelasnya sehingga para pecinta fotografi yang ingin berkreasi maksimal dengan kamera DSLR ringkas tidak perlu ragu lagi untuk menjatuhkan pilihannya ke EOS 650D,” kata Sintra Wong (Marketing Manager Canon Image Communication Product Division, PT Datascrip) dalam rilis persnya.

Canon EOS 650D (body only) ditawarkan dengan harga Rp 8.075.000, sedangkan yang dilengkapi lensa EF-S 18-55mm IS dihargai Rp 8.825.000, dan yang disertai lensa EF-S 18-135mm IS STM dijual Rp 11.325.000.

Tanggapan Kamu

komentar