Citrix Umumkan Empat Tren TI Enterprise pada Tahun Ular

it trendJAKARTA, KAMIS – Tahun lalu, makin banyak karyawan membawa sendiri perangkat pribadinya untuk bekerja (Bring Your Own Device -(BYOD). Tahun ini, ada pergeseran signifikan dalam pendekatan manajemen mobile perusahaan-perusahaan dan komputasi awan.  Seperti apa ya?

Berikut tren TI enterprise yang diterangkan oleh  Area Vice President, ASEAN, Citrix Yaj Malik.

 1. Enterprise Mobility Management (EMM) akan menggantikan Mobile Device Management (MDM):

Aplikasi-aplikasi enterprise sudah bukan satu-satunya standar. Mereka digantikan aplikasi-aplikasi mikro dan aplikasi-aplikasi alternatif, seperti Gmail dan Google docs).  Form factor, platform, dan perangkat yang berbeda pun akan meningkat  sehingga tidak mungkin pihak TI   menemukan satu atau serangkaian solusi untuk mengamankan perangkat-perangkat tersebut.

Alhasil, perusahaan harus mempertimbangkan untuk menyediakan solusi holistik yang mendukung­ bekerja secara mobile dengan fokus mengamankan aplikasi dan data. Solusi-solusi, seperti fasilitas konferensi video perusahaan yang seragam, kini bisa diakses melalui telepon genggam, laptop, maupun tablet. Namun mobile device management (MDM) tidak bisa lagi secara efektif mengelola dampak dari perangkat yang terus berubah yang berdatangan ke perusahaan.

2. Awan pribadi akan berkembang

Di tahun 2013, awan pribadi akan terus mengubah cara kita membangun, memberikan, dan menggunakan aplikasi-aplikasi. Mereka akan menggantikan PC sebagai lokasi pilihan untuk menyimpan data dan mengakses layanan.

3. Awan akan mengubah manajemen aplikasi perusahaan

Aplikasi-aplikasi tanpa integrasi awan tidak akan bertahan. Kita akan melihat fungsi awan berubah dari Infrastructure-as-a-Service menjadi Platform-as-a-Service.

 4. Pertumbuhan alat sosial perusahaan

Akan ada pertumbuhan dalam gaya bekerja mobile yang dibawa oleh konsumerisasi TI. Sama seperti platform media sosial, seperti Facebook dan Twitter, alat-alat sosial kolaboratif baru untuk perusahaan memungkinkan tiap individu untuk memberi komen pada dokumen dan membaginya. Masing-masing individu bisa mulai membagi materi yang mereka temukan dengan tim mereka di group chat, di mana mereka bisa berdiskusi, memperbaiki, dan mengerjakan dokumen tersebut secara real time. Perusahaan-perusahaan harus meninggalkan pendekatan-pendekatan tradisional demi meraih fleksibilitas yang lebih besar yang bisa didapatkan dari awan.

 

Tanggapan Kamu

komentar