Manusia Komputer itu Sudah Tiada

shakuntalaJAKARTA, SELASA– Ia dijuluki sebagai manusia komputer pada tahun 1977. Pasalnya, perempuan India ini hanya membutuhkan waktu 50 detik untuk menghitung akar 23 dari angka dengan 201 digit. Sementara komputer Univac perlu waktu 62 detik.

Tahun 1980, di Imperial College di London, Inggris, Shakuntala Devi dengan tepat mengalikan dua angka 13-digit dalam waktu 28 detik. Itu termasuk  waktu untuk menyebutkan jawaban dengan 26-digit. Namanya lalu dicatat dalam Guinness Book of World Records.

Menurut Science, ayah Devi adalah artis trapeze dan penjinak singa di sirkus. Pada usia 3 tahun, saat bermain kartu dengan sang ayah, Devi mengetahui bahwa dirinya punya kemampuan untuk mengingat angka. Pada usia 5 tahun, ia pun menjadi ahli dalam memecahkan masalah-masalah matematika.  Ia lalu mulai mendemokan kepiawaian matematikanya di sirkus, kemudian di pertunjukan jalanan yang diatur oleh ayahnya. Dengan cepat, ia menghasilkan lebih banyak uang bagi keluarganya dibandingkan ayah dan singa-singanya.

Tahun 1967, Devi bisa memberikan akar dari 188.132.517 dalam waktu yang sama dengan waktu yang diperlukan untuk mengajukan pertanyaan tersebut. Jika kamu memberinya sebarang tanggal dalam abad terakhir ini, ia bisa memberitahukan pada hari apa tanggal tersebut jatuh.

Dalam artikel jurnal tentang Devi pada tahun 1990, Arthur Jensen, peneliti tentang kecerdasan manusia di University of California, Berkeley, AS mengatakan bahwa bagi Devi manipulasi angka itu seperti bahasa ibunya. Uniknya, Devi juga adalah astrologer yang terkenal dan juga penulis novel dan buku masak.

Genius matematika ini meninggal dunia dalam usia 83 tahun di Bangalore, India pekan lalu.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.