WD My Passport Ultra, Sertakan Backup Terintegrasi ke DropBox

wd -My-Passport-UltraJAKARTA, SENIN – Persaingan hard disk portabel makin hari makin ketat. Banyak merek memperebutkan konsumen. Namun preferensi konsumen beragam: ada yang suka kecepatan, ada yang mengunggulkan keterjangkauan harga, ada yang mengejar kapasitas, tapi ada juuga yang senang penampilan fisik.

Nah, agar konsumen lebih tertarik dengan produk hard disk portabelnya, WD (Western Digital) pun mengemas My Passport Ultra-nya dengan lebih menarik. “Packaging-nya menarik, sehingga bisa langsung menjual dengan packaging,” kata Tirtasaputra Salim (Sales Manager Branded Product WD) dalam acara “Small Group Media Briefing WD My Passport Ultra di Jakarta akhir pekan lalu (24/5/2013). “Badannnya lebih tipis karena untuk multi-tiered product, agar rak-rak toko penuh,” tambah Tirta.tirtasaputra wd

Imbuhan Ultra, tambah Tirta, disematkan untuk membedakan dengan seri My Passport ‘biasa.’  Secara fisik, seri Ultra memang lebih menarik dengan panel atas badan bercorak lubang. Warna badannya bisa dipilih antara hitam , biru, merah dan titanium — berbeda dengan Passport yang silver.

Saat ini WD My Passport Ultra dengan konektor USB 3.0 tersedia dalam kapasitas 500GB dan 1TB. Masing-masing dijual Rp 689 ribu dan Rp 925 ribu. Tapi bulan Juni, kamu bisa memperoleh yang berkapasitas 2TB.  Semuanya dilindungi garansi 3 tahun.

wd my passport ultraSalah satu keunikan My Passport Ultra adalah terintegrasinya backup dengan public cloud storage DropBox.  Jadi kamu tanpa repot bisa mem-backup file dari hard disk portabel itu ke cloud storage. “Ada folder khusus di DropBox,” kata Tirta.

Untuk memudahkan backup ke DropBox, WD telah membundelkan software WD SmartWare Pro.  Software ini bisa melakukan backup per kategori (music, movies, documents, other), juga melakukan pengamanan dari akses tak berhak (enkripsi) secara hardware dan password. Backup boleh dipilih antara terjadwal (scheduled) atau kontinu (continuous).

File yang sudah di-backup, jelas Tirta, bisa dikembalikan (retrieve) ke original place (folder asli) atau ke retrieved content folder (folder baru). Kamu juga bisa menentukan apakah akan mengembalikan semua file atau beberapa file saja. “Juga bisa atur berapa versi yang disimpan per file, maksimal 25, default-nya lima,” kata Tirta.

Berbeda dengan SmartWare, software WD SmartWare Pro juga bisa digunakan untuk melakukan backup ke WD Elements. “Juga mendukung backup drive pihak ketiga,” tambah Tirta. Jadi kalau mau, kamu juga bisa membeli software tersebut. Versi Pro dengan lisensi untuk tiga komputer dijual US$ 30, sedangkan versi Premium untuk 10 komputer dibandrol US$ 50.

Tanggapan Kamu

komentar