Tips Menghindari Macet di Jakarta

Tutorial, PCplus – Macet menjadi makanan sehari-hari warga Jakarta. Panjang jalan yang segitu-gitu saja tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah. Apalagi, angkutan umum belum bisa menjadi alternatif untuk warga Jakarta beraktivitas.

Jadi, terjebak macet di Jakarta sebenarnya adalah sebuah kepastian. Namun kita sebenarnya bisa menghindari macet dengan mengetahui terlebih dahulu kondisi jalan yang akan kita lalui. Dengan begitu, kita bisa mencari jalan lain sehingga terhindar dari macet.

Nah, di sini PCplus akan berbagi sedikit tips bagaimana menghindari macet di Jakarta—tentunya dengan memanfaatkan teknologi.

Google Maps

Sudah banyak yang mengetahui kemampuan Google Maps untuk mencari alamat. Namun sebenarnya, Google Maps juga menyediakan fasilitas Traffic yang memberi informasi kepadatan kendaraan di jalan-jalan ibukota.

Karena secara default belum aktif, kamu harus mengaktifkannya lewat menu (kiri). Nanti akan terlihat kepadatan kendaraan di berbagai jalan (kanan)

Karena secara default belum aktif, kamu harus mengaktifkannya lewat menu (kiri). Nanti akan terlihat kepadatan kendaraan di berbagai jalan (kanan)

Jika kamu pengguna Android, Google Maps sudah tersedia sebagai aplikasi standar. Untuk mengaktifkannya, tekan icon menu (bergambar tiga garis) di kiri bawah peta. Lalu, pilih fasilitas Traffic. Nanti akan muncul garis merah yang menunjukkan kepadatan tinggi, kuning untuk sedang, sementara hijau adalah lancar.

Menggunakan Waze

Waze adalah aplikasi wajib jika kamu ingin menembus padatnya jalanan Jakarta. Selain karena memiliki informasi jalan sangat lengkap, Waze juga memungkinkan penggunanya melaporkan kemacetan maupun kejadian penting di jalanan. Tiap laporan juga memiliki informasi waktu, sehingga kamu bisa mengecek keterbaruan informasi tersebut.

Informasi dari pengguna ditandai dengan icon mobil (kiri). Dengan mengklik icon tersebut, akan terlihat laporan dari pengguna (kanan)

Informasi dari pengguna ditandai dengan icon mobil (kiri). Dengan mengklik icon tersebut, akan terlihat laporan dari pengguna (kanan)

Selain memberitakan soal macet, pengguna Waze juga bisa melaporkan adanya kecelakaan, perbaikan jalan, maupun (ehem) polisi yang siap menilang. Karena berbasis laporan pengguna, keakurasian informasi memang sangat bergantung keberadaan pengguna Waze di area tersebut. Namun menurut pengalaman PCplus, jumlah laporan di Waze semakin meningkat yang mengindikasikan semakin banyaknya pengguna Waze di Indonesia.

Menggunakan Twitter

Ada banyak akun Twitter yang melaporkan kondisi jalan di Jakarta, seperti @TMCPoldaMetro, @lewatmana, maupun @SonoraFM92. Namun di luar akun-akun tersebut, kamu sebenarnya bisa memanfaatkan fasilitas search di Twitter untuk mengetahui kondisi jalan yang akan kamu lalui. Contohnya jika ingin melewati Gandaria, kamu bisa search “gandaria macet” dan Twitter akan menampilkan tweet yang berisi kata “Gandaria” dan “macet”. Jika jumlahnya banyak, dan termasuk akun-akun terpercaya, berarti kemacetannya memang parah. Namun cek juga waktunya, karena hasil pencarian sering kali menampilkan tweet beberapa jam (bahkan hari) sebelumnya.

twitter

Dengan memanfaatkan fasilitas Search di Twitter, kamu bisa mendapatkan laporan soal kondisi jalan yang kamu tuju.

 

Demikianlah beberapa tips menghindari macet versi PCplus. Dengan mengombinasikan tiga tips tersebut, kamu bisa mengetahui kondisi jalan yang akan dilalui dan mengubah jalur perjalanan jika diperlukan. Namun jika jalur alternatif ternyata juga tersendat, mau apalagi: Jakarta memang biangnya macet.

Apakah kamu punya tips lain? Silakan sharing di komentar!

Tanggapan Kamu

komentar