• Home »
  • Asesoris »
  • Review USB OTG Flash Drive SanDisk 16GB dan AData DashDrive Durable 32GB

Review USB OTG Flash Drive SanDisk 16GB dan AData DashDrive Durable 32GB

USB OTG (on-the-go) flash disk makin banyak dijumpai di pasar. Kendati mungil, perangkat ini sangat bermanfaat bagi pemilik smartphone dan tablet Android. Dua kepala – microUSB dan full USB – yang dibenamkan dalam satu badan itulah yang membedakan USB OTG dengan flash disk biasa. Sebab ia bisa jadi adapter untuk perangkat Android maupun media penyimpan file.

Berkat dwi fungsi itulah, pemilik smartphone dan tablet makin mudah dan cepat memindahkan file berukuran besar maupun dalam jumlah banyak dari gadgetnya ke komputer dan sebaliknya. Tak perlu aktifkan Bluetooth atau repot pakai Wi-Fi. Tak perlu cari kabel data. Tak usah pula siapkan USB flash disk, apalagi kabel data. Modalnya cukup satu perangkat mungil USB OTG.

Colokkan kepala microUSB-nya ke port microUSB di gadget (smartphone/tablet). Maka biasanya otomatis perangkat USB OTG akan langsung dikenali. Untuk transfer file, kamu bisa pakai ES File Explorer (unduh dulu jika belum terpasang di gadget-mu). Atau bisa juga via File Explorer. Pilih file apa saja yang akan dipindahkan, pilih Copy, lalu beralihlah ke USBOTG sebagai tempat penampung file-file tersebut. Berikutnya, pilih Paste. Nah, seketika itu file-file akan ditransfer ke USBOTG.

Nah file-file itu sekarang sudah bercokol di memori internal USBOTG. Untuk memindahkannya ke komputer (baca: hard disk), cabut USBOTG dari port microUSB gadgetmu. Jangan lupa pilih Unmount USB storage agar perangkat tidak rusak.

Langkah berikutnya, keluarkan port USB dari perangkat USBOTG, lalu tancapkan ke port USB komputermu. Windows akan langsung mengenali perangkat ini. Kamu tinggal copy-paste deh file-file tadi. Simpel dan cepat bukan?

Gemuk Bertekstur vs. Tipis Mulus

usb otg adata sandisk

Di sini PCplus mencoba dua perangkat USB OTG. Yang pertama dari SanDisk, dengan kapasitas 16GB, yani SanDisk Ultra Dual USB Drive Produk kedua datang dari produsen Taiwan, AData. Milik AData kapasitasnya lebih besar, 32GB. AData menamai produknya DashDrive Durable UD320.

Kedua perangkat ini – SanDisk Ultra Dual USB Drive dan AData DashDrive Durable UD320 – sama-sama mungil. Sama-sama berbalut bahan plastik.  Juga berbadan hitam. Bedanya, milik Adata hitam mengilap sekujur badan, termasuk kedua tutup kepala port. Sementara punya SanDisk hitam doff dengan tekstur ala kulit di bagian badan tengah dan hitam transparan di kedua tutup port.

Saat PCplus pegang, SanDisk Ultra lebih enak. Tidak licin karena adanya tekstur di badannya. Badannya yang agak gemuk (1,1cm) membuatnya lebih mantap saat dipegang. Cuma, ketebalan fisik ini mungkin agak mengganggu jika letak port microUSB di smartphone-mu berdekatan dengan port power. Sementara fisik AData DashDrive Durable UD320 lebih pipih (0,8cm). Namun panjang kedua USB OTG ini sesungguhnya tak beda: 4cm.

O ya lupa bicara kemasannya. Kemasan AData mewah, berupa kotak. Di dalamnya terdapat tempat plastik. Kemasan dus AData ini mudah dibuka (cukup lepaskan segel). usb otg adata 32gb kemasan

SanDisk seperti biasa memberikan kemasan ‘sederhana’, berupa blister. Jendela kecil di bagian tengah memperlihatkan sosok USB OTG-nya. Agak susah mengeluarkan USB OTG SanDisk. Kemasannya harus dibedah paksa dengan cutter, sebab SanDisk tidak memberikan indikasi di mana harus membuka kemasan tersebut. USB OTG-nya terlindung dalam kemasan plastik yang bisa ditutup kembali.  

usb otg sandisk 16gb kemasan

Sistem Sliding vs. Lepas Pasang Tutup 

O ya, badan SanDisk Ultra tidak rata seperti AData DashDrive Durable. Badan tengahnya lebih tinggi dibandingkan bagian penutup. Kedua ujung tutup port-nya (bagian bawah) agak menonjol (bertakik). Selain itu salah satu sisi badan tengahnya juga memiliki tonjolan.

usb otg sandisk 16gb closedSemua tonjolan itu bukan hiasan loh. Ia memainkan fungsi vital, yakni sebagai penggeser tutup kepala port. Ya, SanDisk menggunakan pola sliding (geser) untuk tutup kepala kedua port. Dorong bagian yang agak menonjol itu ke arah badan sampai habis untuk mengungkap kepala port. Dan gunakan ujung kukumu untuk menarik bagian tonjolan sambil memegang tonjolan di badan saat kamu ingin menutup kepala port usai menggunakan perangkat.

usb otg sandisk 16gb open blkgSistem sliding yang dipilih SanDisk ini praktis, karena tidak ada resiko tutup kepala hilang karena tercecer. Cuma PCplus agak kuatir juga dengan ketahanan plastik penggeser tersebut.

Kalau SanDisk menggunakan sistem sliding, AData memilih cara ‘klasik’. Yakni menyertakan tutup fisik. Untuk mengungkap kepala port microUSB dan USB, kamu harus menarik lepas masing-masing kepala penutup. Butuh kehati-hatian saat mencopot penutup kepala microUSB AData – agak keras soalnya. Kamu juga perlu berhati-hati saat melepasnya agar kelak penutup itu kembali ke posisinya, alias tidak hilang karena tercecer.

usb otg adata 32gb open-rHati-hati juga saat melepas bagian port USB AData. Saat dilepas, ia mirip dongle mouse nirkabel. Tapi ini bukan dongle, tapi USB flash disk berkapasitas 32GB. O ya, badan yang ditinggalkan bagian flash disk ini berkepala USB biasa. Ini menyenangkan, karena kamu jadi bisa menempelkan flash disk lain andai ‘aslinya’ ketinggalan karena lupa dicabut dari komputer misalnya.  

Siapa Lebih Cepat?

PCplus menjajal kedua USB OTG ini dengan bantuan tablet Lenovo Yoga 8” B6000-HV. Ke port microUSB-nya PCplus tempelkan secara bergantian USB OTG AData dan SanDisk, dan PCplus copy-paste-kan 144 file JPG dengan total ukuran 164,71MB dengan bantuan ES File Explorer.

Saat mentransfer file dari memori Yoga ke  AData, PCplus  hanya perlu menunggu 19,47  detik. Sementara ke SanDisk, waktunya 31,39 detik. Jika dihitung-hitung, kecepatan transfer AData 8,46MB/s, sementara SanDisk 5,25MB/s.

App SanDisk Memory Zone

Kendati dalam kecepatan SanDisk tertinggal dibandingkan AData, ia punya kelebihan. SanDisk punya app yang memudahkan pengaturan file di Google Play Store. Namanya SanDisk Memory Zone. Gratis. Ini sebenarnya sih file manager seperti ES File Explorer. Kamu bisa memakainya untuk mem-backup file, sehingga memori internal di perangkat Android-mu lebih lega. Kamu juga boleh menggunakannya untuk menjadwalkan backup.

sandisk memory zone1Memory Zone ini bisa bekerja dengan sejumlah layanan cloud: Dropbox, Google Drive, Box, SugarSync dan OneDrive (dulu namanya SkyDrive). Kamu bisa mensinkronisasikan memori smartphone atau tablet ke layanan-layanan cloud di atas, termasuk menambahkan password untuk melindungi file.

sandisk memory zone2

***

Jadi mana USB OTG yang lebih baik: AData DashDrive Durable UD320 atau SanDisk Ultra Dual Drive? Tergantung preferensi sih. Kalau dari sisi kepraktisan, SanDisk dengan sistem kepala sliding lebih unggul. Tidak ada resiko kehilangan tutup kepala atau bahkan flash disk di sini. Sebab semuanya internal. Plus ada app gratis yang siap-pakai.

Namun bisa dicopotnya bagian flash disk AData juga menyajikan peluang lain. Sebab ia membuka kesempatan kamu memanfaatkannya dengan flash disk lain andai diperlukan.  Atau untuk mengoneksikan keyboard atau mouse eksternal. Untuk mencegah USB OTG-nya dari resiko hilang atau terselip, AData telah membuatkan lubang untuk menempelkan kait di badan DashDrive Durable-nya.

Dari sisi harga, SanDisk Ultra Dual Drive 16GB dibandrol 195 ribu. Bila kapasitas 16GB dirasa kurang, kamu bisa memilih yang berkapasitas 64GB dengan harga Rp 590 ribu.

Sementara AData DashDrive Durable UD320 32GB dijual Rp 399 ribu dengan garansi seumur hidup untuk memori flash-nya. Yang berkapasitas 16GB dijajakan Rp 199 ribu.

 

 

 

 

 

 

 

Tanggapan Kamu

komentar