Canon EOS 1200D, Untuk Awam Dengan Hasil Menawan

Jerry Aurum, Fotografer Profesional, (kiri) bersama Merry Harun, Canon Division Director, PT. Datascrip, menunjukkan Canon EOS 1200D saat peluncurannya di Jakarta. (PCplus/Brama)

Jerry Aurum, Fotografer Profesional, (kiri) bersama Merry Harun, Canon Division Director, PT. Datascrip, menunjukkan Canon EOS 1200D saat peluncurannya di Jakarta. (PCplus/Brama)

Jakarta, PCplus – “Kamera untuk pemula itu harus menyenangkan dan bisa diajak untuk berkreasi apapun. Yang lebih penting, bentuknya ringkas dan tidak berat jadi nggak pegel saat dibawa-bawa,” kata Jerry Aurum, fotografer profesional yang didapuk sebagai duta merek Canon di sela-sela peluncuran kamera baru Canon 1200D hari ini (29/4) di Jakarta.

EOS 1200D yang dikenalkan PT. Datascrip selaku distributor resmi kamera DSLR Canon memang spesifik didesain untuk dipakai oleh pemula utamanya mereka yang mulai peduli dengan hasil foto dan ingin mengeksplorasi kreatifitas lebih jauh. “Diantara seri lain, EOS 1200D berada paling bawah dan ditujukan untuk entry level (pengguna pemula) menggantikan pendahulunya EOS 1100D. Tapi, meski di kelas bawah, kualitas yang bisa dihasilkannya bagus serta ada penambahan banyak fitur,” jelas Yase Defirsa Cory (Marketing Manager Canon Image Communication Product PT Datascrip). Merry Harun (Canon Division Director, PT. Datascrip) setuju bahwa EOS 1200D baru ini bukan cuma bisa menyajikan hasil foto yang bagus. “Teknologi perekaman video kamera ini juga mengusung video berkualitas Full HD,” ujarnya.

Yase menjelaskan, Canon telah melakukan riset untuk memahami kebutuhan kamera DSLR oleh pengguna pemula. Hasilnya, ada 3 hal penting yang muncul dan wajib ada di sebuah kamera entry level. “Pertama adalah soal kualitas, karena pemula ingin hasil lebih baik dibanding kamera smartphone. Kedua, kamera entry level mesti simpel dan mudah dipakai,  pengguna pemula tidak memakai banyak fungsi kamera tapi ingin hasil yang maksimal. Dan terakhir, mereka sangat sensitif terhadap harga,” jelas Yase.

Meski berbadan mungil, Canon EOS 1200D masih nyaman saat digenggam. (PCplus/Brama)

Meski berbadan mungil, Canon EOS 1200D masih nyaman saat digenggam. (PCplus/Brama)

Ketiga hal dasar tadi diterapkan Canon dengan apik di EOS 1200D. Soal kualitas dijawab dengan hadirnya prosesor gambar DIGIC 4 yang disandingkan dengan sensor gambar 18 megapiksel. Sensitifitas ISO yang kini berada di angka 6400 (bisa ditingkatkan sampai ISO 12800) bukan cuma membantu pengguna memotret di ruang minim cahaya, tapi juga disempurnakan dengan teknologi pengurang noise yang lebih baik. “Jadi jangan takut foto dengan ISO tinggi bakal menghasilkan banyak semut,” tukas Yase menganalogikan semut dengan noise gambar yang biasa muncul di ISO tinggi. Kualitas foto EOS 1200D ini juga diapresiasi oleh Jerry Aurum. Ia mengatakan kamera ini memiliki rentang dinamis (dynamic range) yang baik dan kerap dibutuhkan oleh banyak fotografer profesional di samping jumlah megapiksel tinggi. “Dynamic range-nya bagus untuk sebuah kamera entry level. Jarang ada yang seperti ini sebelumnya,” kata Jerry.

Fitur kemudahan pakai dan pendongkrak kreatifitas ditonjolkan Canon dengan menanam beragam filter kreatif di EOS 1200D. Filter-filter seperti Grainy Black and White, efek Fish Eye, Soft Focus, Toy Camera Effect sampai Miniatur Effect bisa dengan mudah diaplikasikan pengguna sesaat ketika foto terekam di kamera. Satu lagi, pengguna pemula juga bisa mempelajari fitur yang ada di EOS 1200D tanpa bantuan buku manual. “Manual tersedia langsung di kamera, dan bisa dipelajari sambil santai tanpa mesti buka buku manual,” tambah Yase.

Kamera yang memiliki 9 titik fokus tipe silang (cross type) dan fitur pencari fokus pintar Ai Servo ini dibandrol PT. Datascrip seharga Rp. 5.650.000,- lengkap dengan lensa kit Canon EF-S 18-55 IS II. Sebagai informasi, kamera dengan sensor APS-C ini juga bisa dipasangkan dengan seri lensa EF yang biasa dipakai untuk sensor full frame Canon.

Tanggapan Kamu

komentar