10 Tip Keamanan Bagi Pengguna Windows XP

End of support for Windows XP , image photo, at JT Office on April 9, 2014. YOSHIAKI MIURA PHOTO.Tepat 8 April lalu, Windows XP telah mendapatkan pembaruan (update) serta beberapa tambalan keamanan (security patches) untuk terakhir kalinya yang juga ditandai dengan berakhirnya dukungan Microsoft terhadap sistem operasi tersebut. Berakhirnya dukungan ini menyebabkan Windows XP kedepannya menjadi rentan dari berbagai ancaman keamanan.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa hingga kini masih banyak pengguna Windows XP yang masih menggunakannya dengan berbagai alasan. Bahkan menurut Microsoft, hingga April ini, sekitar 20 hingga 30 % pengguna PC di seluruh dunia masih menggunakannya. Jika kamu termasuk pengguna setia Windows XP dan masih merasa enggan beralih ke sistem operasi lain, masih bisa melakukan beberapa hal guna meminimalisir berbagai ancaman dengan memperketat keamanan melalui cara-cara berikut ini:

1.Lakukan pembaruan terkini
Pastikan bahwa versi teranyar dari update dan patches Windows XP telah kamu lakukan. Masuk ke menu Start>All Programs>Windows Update, selanjutnya pilih Updates dan pasang semua pilihan yang memiliki keterangan sebagai Important. Pada pilihan Change Settings, atur Windows Update ke pilihan Install Updates Automatically.

2. Jangan gunakan Internet Explorer
Seperti Windows XP, Internet Explorer 6 mencapai akhir masa pakainya pada 8 April 2014. Dan untuk Internet Explorer 7 atau 8 untuk Windows XP, keduanya juga sudah tidak mendapatkan pembaruan lagi. Untuk menghindari ancaman lebih jauh, gunakan peramban lain bagi Windows XP seperti Google Chrome, Mozilla Firefox. atau Opera. Ketiga peramban ini masih mendapatkan dukungan pembaruan dan tambalan keamanan hingga beberapa tahun ke depan.

3. Gunakan Webmail
Setelah 8 April 2014, lebih aman membuka email melalui web dibanding menggunakan Outlook Express. Sebaiknya kamu menggunakan layanan email gratis seperti GMail atau Yahoo dan membukanya melalui peramban.

4. Cari alternatif Microsoft Office
Microsoft juga mengakhiri dukungan terhadap Office 2003. Dan bagi pengguna versi tersebut jangan lakukan upgrade ke Office 2007 (terutama jika kamu sering mengakses internet). Sebab Microsoft juga tidak akan memberikan pembaruan khusus bagi pengguna Windows XP. Sebaiknya gunakan aplikasi alternatif seperti LibreOffice atau OpenOffice yang sudah cukup terkenal dan mampu menangani segala dokumen layaknya Microsoft Office. Apalagi dua aplikasi Office tersebut bisa digunakan secara gratis.

5. Pasang antivirus
Antivirus merupakan salah satu aplikasi yang wajib terpasang jika ingin keamanan sistem terjaga dengan baik. Namun untuk perlindungan yang lebih ketat, sebaiknya gunakan antivirus berbayar yang memiliki fitur lebih lengkap dibanding versi gratis, mengingat tidak adanya jaminan keamanan lebih jauh dari Microsoft membuat pelindungan ekstra ketat mutlak dibutuhkan. Perhatikan pula bahwa sebagian besar antivirus yang mendukung Windows XP memiliki dukungan hingga April 2016.

6. Gunakan akun terpisah
Windows memiliki dua jenis akun yaitu administrator dan pengguna (user). Gunakan akun sebagai administrator hanya pada saat memasang, menghapus, atau melakukan update aplikasi. Dan gunakan akun pengguna (user) untuk melakukan kegiatan lainnya. Hal ini akan membuat kerusakan yang ditimbulkan virus atau trojan menjadi lebih sedikit dibanding saat kamu menggunakan akun sebagai administrator.

7. Aktifkan firewall
Selain antivirus, firewall juga akan menghambat ancaman yang hendak menyerang sistem kita. Aktifkan dengan cara masuk ke Control Panel>Windows Firewall>Turn Windows Firewall On or Off, dan aktifkan pilihan Turn on Windows Firewall.

8. Matikan autorun
Flashdisk USB merupakan salah satu media yang sering memberikan andil dalam penyebaran virus ataupun malware, terutama pada Windows XP yang akan langsung membuka file autorun begitu flashdisk ditancapkan. Matikan autorun dengan masuk ke Group Policy Editor. Caranya, dari menu Start>Run dan ketik gpedit.msc lalu tekan enter. Akan terbuka jendela dengan dua panel, di bagian kiri pilih Computer Configuration>Adminstrative Templates, dan pada panel bagian kanan, klik ganda pada System. Geser ke bawah dan klik ganda Turn Off Autoplay dan pilih Enabled, pilih All Drives pada menu tersebut, dan tutup jendela.

9.Maksimalkan Data Execution Prevention (DEP)
DEP melindungi sistem dari serangan malware pada memori. Secara default telah aktif pada Windows XP SP2 dan SP3 namun kamu bisa mengaturnya sendiri. Masuk ke Control Panel>System>Advanced. Pada seksi Performance, klik Settings. Klik Data Execution Prevention dan pilih Turn on DEP for all programs and services except for those i select. Klik Apply dan OK, lalu restart komputer.

10. Pasang Microsoft Enhanced Mitigation Experience Toolkit (EMET)
EMET berfungsi sebagai filter saat aplikasi hendak dipasang. Sebagai perlindungan tambahan, gunakan EMET. Microsoft telah menyediakannya melalui tautan Microsoft Download Center yang didalamnya telah disertai dengan panduan yang lengkap.

Tanggapan Kamu

komentar