Facebook akan “Memata-matai” Aktivitas Browsing Kamu

facebook ads

Coba ingat-ingat saat pertama kamu menggunakan Facebook. Di kolom paling kanan yang berisi iklan, awalnya kamu akan mendapatkan iklan yang terkesan acak. Namun setelah beberapa lama, iklan-iklan Facebook tersebut seperti mengerti minat kamu. Penggemar sepakbola akan banyak mendapatkan iklan kaos sepakbola, sementara penggemar politik akan mendapatkan iklan berupa link berita politik.

Semakin kenalnya Facebook itu bukan tanpa alasan. Facebook pada dasarnya mendata setiap like, sharing, dan klik yang kamu lakukan saat berada di Facebook. Berdasarkan data tersebut, Facebook akan mendapatkan gambaran topik apa saja yang menarik minat kamu. Oleh Facebook, data itu kemudian menjadi modal untuk menjual iklan ke pemasang iklan. Jadi ketika Adidas berkata, “kami ingin pasang iklan tentang kaos bola terbaru tapi cuma ke pembeli potensial”, Facebook pun tinggal menampilkan iklan tersebut ke pengguna Facebook yang suka like/posting/klik soal bola.

Ke depan, Facebook pun akan semakin mengenali kamu. Pasalnya, Facebook tidak hanya memonitor aktivitas kamu saat di Facebook, namun juga saat browsing. “Dalam waktu dekat, kami juga akan mengumpulkan informasi dari situs yang kamu kunjungi dan aplikasi yang kamu gunakan” ungkap Facebook lewat blog-nya. Contohnya jika kamu sedang mencari televisi baru di situs Bhinneka atau Blibli, Facebook akan mendata informasi tersebut. “Berbekal informasi itu, kami bisa menampilkan iklan berupa paket pembelian atau diskon menarik seputar televisi” ungkap Facebook.

Di satu sisi, langkah Facebook ini mungkin memudahkan kamu untuk mendapatkan produk atau layanan yang sedang kamu cari. Namun di sisi lain, kamu juga harus menerima kenyataan bahwa gerak-gerik kamu saat menjelajah dunia maya akan selalu diikuti Facebook.

Namun jangan khawatir. Jika risih selalu diikuti, kamu bisa menghentikan Facebook mengikuti aktivitas kamu. Caranya dengan mengunjungi situs Digital Advertising Alliance, pilih Choose All Company, dan pilih Facebook. Atau kamu juga bisa mengaktifkan Do Not Track di browser kamu.

Tanggapan Kamu

komentar