Categories: Berita Teknologi

20/20/20 Agar Pengguna Gadget Bermata Sehat

Ki-ka: MC, dr. Imsyah Satari SpM (CEO, SMEC Group), dr. dr. D.A.N. Canara Sari, SpM (spesialis mata anak) dan Ikhsan Revino SpM menekankan pentingnya cek mata secara berkala untuk mencegah 9 penyakit mata.

JAKARTA, PCplus – Pernah tidak merasa habis menggunakan gadget – smartphone, ponsel, tablet – mata kamu berasa berat? Atau berair? Merah? Atau kepala jadi berat? Sakit kepala? Itu gejala kelelahan mata.

Menggunakan gadget yang berarti menatap layar dalam jarak dekat dalam waktu lama, memang akan menyebabkan kelelahan mata. Sebab mata terpapar cahaya secara berlebihan. Dampak jangka panjangnya, mata kamu tidak hanya bisa berukuran minus tapi juga bisa silindris loh.

Tapi kan tidak mungkin tidak berhenti pakai gadget bukan? Jangan kuatir ada tip agar mata kamu tetap sehat tanpa harus berhenti main gadget.

“Sebisa mungkin jangan berlama-lama pakai gadget. Idealnya 20/20/20: (setiap) 20 menit menggunakan gadget, istirahat 2 detik dan melihat dengan jarak 20 feet atau sekitar enam meter,” saran dr. Ikhsan Revino SpM (Penanggung Jawab, klinik spesialis mata SMEC Jakarta) dalam talk show “Pengaruh Gaya Hidup Modern terhadap Kesehatan Mata” di Jakarta (16/10/2014).

Tip kedua adalah untuk tidak memilih kontras yang terlalu terang maupun terlalu redup. Atur juga jarak menatap layar. “Sekitar 30 – 50 cm,” saran dr. Ikhsan.

Dokter spesialis mata ini juga menganjurkan kamu untuk makan dan tidur dengan cukup serta mengasup antioksidan. “Tidak hanya minum vitamin A untuk (kesehatan) mata, tapi juga vitamin C karena terkait dengan daya tahan tubuh,” tuturnya.

Sementara itu dr. D.A.N. Canara Sari SpM yang merupakan dokter spesialis mata anak dari klinik SMEC Jakarta mengingatkan orang tua agar anak-anaknya tidak berlebihan saat menggunakan gadget. “Tidak ada batas waktu yang pas berapa lama main gadget. Untuk anak rasanya satu jam cukup. Yang penting jangan terus-menerus,” sarannya.

“Perhatikan pencahayaan ruangan. Yang penting keseimbangan karena ada temuan antara pemakaian gadget dengan myopia (rabun jauh). Menurut penelitian di Singapura, anak yang aktivitas di luar rumahnya banyak resiko (mata) minusnya berkurang,” tambah perempuan yang dipanggil dr. Nanda.

“Cek mata itu penting. Bisa kurangi sembilan penyakit mata, seperti katarak, dan gangguan refraksi (minus), mata juling, kemunduran retina, glaukoma,” tandas Dr. Imsyah Satari SpM (CEO, SMEC Group). Ia mengajak keluarga Indonesia untuk rajin memeriksakan mata secara berkala melalui program “Cek Mata Yuk!” yang diluncurkan klinknya bagi masyarakat Jakarta. “Untuk dewasa, satu tahun sekali jika tidak ada kelainan. Jika sudah berkacamata enam bulan sekali, kecuali jika ada keluhan seperti buram,” ucap penggemar catur online itu.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Recent Posts

Daftar Putar, Fitur Baru TikTok

Dengan fitur daftar putar atau playlists, pengguna lain yang datang ke akun kita dapat fokus…

1 week ago

Benchmark Performa Intel Iris Xe Max

Intel kembali memulai langkah pembuatan VGA discrete, alias VGA non onboard (bukan on chip atau…

2 weeks ago

Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa Jurusan IT

Di pasaran, pilihan laptop ada sangat banyak. Berbagai merek menawarkan produk dengan spesifikasi dan fitur…

3 weeks ago

VivoBook Flip 14 TP470 Laptop 2-in-1 Terbaru Asus

Sejak kehadirannya beberapa tahun silam, laptop jenis convertible atau biasa disebut juga sebagai laptop 2-in-1…

4 weeks ago

Cara Mining Bitcoin Gratis Lewat Handphone

Tak hanya mining, di dalam aplikasi tersebut kita bisa juga membeli, menjual, menukar, hodl, belajar…

1 month ago

Manfaatkan dlvr.it untuk Jadwal Posting di Instagram

Penyedia layanan manajemen media sosial yang bernama dlvrit ini memiliki fitur untuk bikin jadwal posting…

1 month ago