Streaming Video Ubah Kebiasaan Nonton Video

smartphone_video_streamingJAKARTA, PCplus – Enak ya kalau kita bisa mengatur jadwal nonton video sendiri? Jadi bisa nonton kapan saja kita mau. Dan ini memang bisa dilakukan. Sebab sudah ada yang namanya video on demand (VOD). Ada yang gratis seperti YouTube, ada yang bayar (S-VOD – subscribed VOD). Nontonnya pun tak lagi harus di TV, tapi bisa di komputer, smartphone dan tablet. Yang ini namanya streaming video.

Streaming video, begitu menurut laporan Ericsson ConsumerLab TV and Media 2014, memang telah mengubah kebiasaan menonton di seluruh dunia. Dari sisi penonton, streaming video mulai medekati penonton TV konvensional. Program siaran TV berjadwal, tulis Ericsson, ditonton 77% responden Ericsson di 23 negara (termasuk Indonesia). Sementara video streaming ditonton 75% responden. Dan mereka melakukan streaming video itu beberapa kali dalam seminggu.

Di Indonesia, kondisinya lebih ekstrim. Orang Indonesia, kata Afrizal Abdul Rahim (Head of Consumer Lab, Regional South East Asia and Oceania) dalam media briefing di Jakarta (23/10/2014), lebih banyak nonton video streaming (95%) dibandingkan nonton siaran TV berjadwal (90%).

Yang menarik, makin banyak pengguna menonton video streaming tidak di PC atau laptop, tapi justru di smartphone dan tablet. Mereka mulai suka melakukannya di mana saja, berpindah-pindah tempat. Bisa saja mereka mulai aktivitas menonton di rumah, lalu pindah ke mobil dan berhenti menonton, lalu melanjutkan nonton saat berada di tempat kerja.

“Pindah-pindah saat nonton,” tutur Afrizal tentang tren nonton tanpa putus tersebut. Biasanya ini dilakukan oleh mereka yang berusia muda. “23% nonton saat commuting, tapi 48% saat berada di sekolah dan tempat kerja,” katanya.

Sejumlah 92% responden Indonesia menonton video secara streaming di perangkatnya setiap minggu.   Orang Indonesia bahkan gemar nonton TV sambil membaca e-mail. “76% orang Indonesia nonton TV sambil e-mail. Pegang tablet,” ungkap Afrizal.

Hmm, apa sih yang mereka tonton itu? Paling banyak sih YouTube (45%). Namun banyak juga yang menonton TV berjadwal (43%) dan siaran langsung (37%) yang terkait olahraga seperti pertandingan bola.

Orang Indonesia, kata Afrizal, rata-rata menghabiskan waktu 6 – 7,5 jam untuk nonton video dari smartphone dan tablet dalam seminggu.

Sebagai informasi, laporan Ericsson ConsumerLab TV and Media 2014 ini dibuat berdasarkan penelitian di 23 negara, termasuk Indonesia, dengan sekitar 1000 responden di asing-masing negara. Responden penelitian berusia 16 – 59 tahun.

Tanggapan Kamu

komentar