Mengenal Ragam Sensor di Smartphone Android

kredit: www.gigaom.com

kredit: www.gigaom.com

Saat ini makin banyak teknologi yang dibenamkan pada perangkat berbasis Android. Namun tidak sedikit dari pengguna yang kurang mengetahui fungsi dari teknologi yang disematkan pada perangkat yang mereka gunakan. Salah satunya yaitu teknologi sensor. Secara umum, sensor di Android dibagi menjadi tiga kategori yaitu motion, environmental, dan position. Dari masing-masing kategori tersebut dibagi lagi menjadi beberapa jenis sensor yang disesuaikan dengan peruntukkannya. Semakin banyak teknologi sensor yang dibenamkan, makin mahal harga perangkat tersebut.

Tidak heran jika smartphone kelas premium menyertakan sensor yang lebih lengkap dibanding kelas entry level. Bahkan ada beberapa sensor yang hanya ada pada smartphone premium. Sebagai contoh, sensor Fingerprint atau Face Detector. Jenis sensor sendiri selalu terus bertambah seiring dengan perkembangan teknologi.  Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar sensor yang paling umum ada di perangkat berbasis Android beserta fungsi dan kegunaannya.

Kategori Motion Sensor:

kredit: http://help.ea.com

kredit: http://help.ea.com

  • Accelerometer

Sensor yang selalu ada di setiap platform Android ini berfungsi untuk mengukur percepatan atau mendeteksi dan mengukur getaran serta gerakan. Sensor ini biasa diterapkan untuk mendeteksi pergerakan seperti shake atau tilt. Penggunaan paling umum dari sensor jenis ini adalah saat layar secara otomatis berubah dari mode potrait ke mode landscape. Atau saat memainkan game jenis balap dimana cara mengemudikannya dengan memiringkan posisi perangkat (tilt).

  • Gyroscope

Mirip dengan accelerometer, sensor ini berfungsi untuk mendeteksi rotasi sebuah perangkat atau pergerakan atas, bawah, kiri, kanan, maju, mundur. Jika pada accelerometer dipengaruhi oleh gravitasi, maka gyroscope tidak dipengaruhi oleh gravitasi, oleh karena itu gerakan yang dihasilkannya lebih halus dibanding Accelerometer. Sensor ini biasa dimanfaatkan untuk game seperti Temple Run.

  • Gravity

Sensor yang berkaitan dengan gaya gravitasi yang diterapkan ke perangkat pada tiga sumbu fisik (x, y, z). Sensor ini bekerja mengikuti arah gravitasi dari perangkat yang digunakan secara vertikal dan horisontal. Contohnya biasa digunakan pada game balap yang pengendaliannya dengan memiringkan layar. Mirip dengan Accelerometer, tapi sensor tersebut hanya digunakan untuk mendeteksi posisi saja, dan bukannya berdasarkan gravitasi.

Kategori Environmental Sensor:

kredit: www.komur.pl

kredit: www.komur.pl

  • Ambient Light

Sensor yang berfungsi untuk mendeteksi cahaya di sekitar dan menyesuaikan tingkat kecerahan agar pengguna dapat melihat tampilan layar dengan lebih jelas. Penyesuaian yang bisa diatur secara otomatis ini juga bisa mengurangi ketegangan pada mata sehingga lebih nyaman dan tidak cepat lelah. Selain itu sensor ini juga dimanfaatkan oleh aplikasi berbasis kamera guna memudahkan pengguna agar tidak repot mengatur tingkat kecerahan.

  • Ambient Temperature

Sensor ini berfungsi untuk mengukur suhu ruang sekitar dalam derajat Celcius namun bisa pula dikonversi ke derajat Fahrenheit. Kegunaan lainnya yaitu bisa untuk menghitung tekanan angin, udara, serta kondisi cuaca. Tidak banyak perangkat Android yang memiliki sensor ini. Beberapa diantaranya yang menggunakannya yaitu smartphone seri Nexus, Galaxy S3 dan S4, serta lainnya.

  • Barometer

Kegunaannya adalah sebagai sensor yang dapat mengukur tekanan atmofir. Sensor tersebut kebanyakan tertanam di ponsel high-end yang berfungsi untuk mengukur seberapa tinggi ponsel berada diatas permukaan laut dan meningkatkan akurasi GPS.

Kategori Position Sensor:

kredit: www.xavierstuder.com

kredit: www.xavierstuder.com

  • Magnetic Field

Banyak aplikasi penunjuk arah atau kompas yang tersedia di Play Store. Aplikasi-aplikasi tersebut memanfaatkan sensor Magnetic Field yang mampu mendeteksi medan magnet di sekitar smartphone. Tidak hanya itu, aplikasi lain seperti detektor logam sampai aplikasi pendeteksi hantu memanfaatkan sensor ini untuk mendeteksi gelombang elektromagnetic yang berada di sekitar smartphone.

  • Proximity

Ketika smartphone ditempelkan pada telinga saat melakukan panggilan atau menerima telepon, otomatis layar akan mati sehingga sensor sentuh menjadi tidak aktif. Hal ini merupakan salah satu fungsi dari Proximity sensor agar aktivitas telepon tidak terganggu akibat sentuhan yang tidak diinginkan. Sensor ini juga membuat konsumsi baterai menjadi lebih hemat. Sebagai informasi tambahan, smartphone pertama yang menggunakan sensor ini adalah iPhone.

  • Global Positioning System (GPS)

Bisa dibilang sudah banyak yang mengetahui fungsi dari sensor GPS. Sensor ini berguna untuk menentukan posisi pengguna dari hasil kalkulasi trigonometri berdasarkan sinyal-sinyal dari satelit terdekat yang berhasil diterima smartphone. Dengan mengaktifkannya, smartphone bisa melacak keberadaan pengguna ataupun orang lain serta digunakan sebagai sistem navigasi yang akan memandu pengguna untuk melihat atau menunjukkan suatu lokasi.

Tanggapan Kamu

komentar