Review ECS Liva

Liva1k

Hadirnya Intel Bay Trail menginspirasi sejumlah produsen dalam menawarkan aneka produk berukuran lebih kecil, seperti halnya ECS melalui Liva-nya. ECS Liva adalah mini PC yang berukuran mungil, lebih kecil dari kebanyakan mini PC. Ukurannya yang 11,8 x 7 x 5,6 cm membuatnya cukup mudah untuk digenggam dengan satu tangan. ECS pun mengklaimnya sebagai mini PC kit terkecil yang menggunakan Windows.

Intel Bay Trail yang digunakan adalah Celeron N2807 yang memiliki TDP 4,3W, lebih rendah dari sejumlah varian lain yang memiliki 7,5W. Pilihan yang wajar mengingat ukuran dari ECS Liva yang memang mungil. Meski TDP-nya rendah, dari sisi kinerja, prosesor dual core dengan frekuensi kerja 1,58GHz (Burst 2,16GHz) ini mampu menjalankan berbagai pekerjaan sehari-hari seperti browsing, office, menonton video, dan mendengarkan audio tanpa masalah.

Melengkapi Intel Celeron N2807 ini, ECS memasangkan 2GB DDR3L-1333, eMMC 32GB (tersedia varian 64GB), HD Audio plus Wi-Fi 802.11a/b/g/n dan Bluetooth 4.0 melalui kartu M.2. Jadi kamu tinggal merakitnya dan menambahkan sistem operasi, lalu siap untuk digunakan. Sayangnya, media simpan dan memori utamanya tidak bisa di-upgrade. Untuk Windows, ECS Liva mendukung Windows 8.1 64bit. Ia secara resmi tidak mendukung Windows 7.

Dari sisi input dan ouput alias I/O, ECS memberikan port HDMI, D-Sub 15pin, USB 2.0, USB 3.0, RJ45, dan audio (combo), masing-masing satu. Terbatasnya jumlah port USB bisa menjadi masalah, apalagi bila menggunakan keyboard dan mouse USB. Jika ingin memasangkan peranti USB lain semacam flash disk, kamu harus melepas keyboard atau mouse terlebih dahulu. Alternatifnya adalah menggunakan USB hub eksternal atau keyboard dan mouse cordless dengan satu USB dongle. Untuk audionya sendiri, port yang disediakan mendukung output stereo dan input microphone. Oh ya, tidak ada card reader/writer.

Untuk kamu yang ingin menginstal sejumlah aplikasi berukuran besar, kapasitas media simpan yang hanya 32GB tentunya menjadi kekurangan lainnya (ruang sisa sehabis menginstal Windows 8.1, driver, dan beberapa tool hanya sekitar 10GB). Varian 64GB bisa menjadi pilihan yang lebih tepat. Kalau untuk sekadar menyimpan banyak data dengan ukuran besar, kamu bisa menggunakan media simpan eksternal seperti halnya hard disk portabel.

Berhubung menggunakan pendingin pasif, tidak ada kebisingan yang dihasilkan oleh ECS Liva. Ini membuatnya cocok dijadikan HTPC, apalagi varian yang PCplus uji menghadirkan Intel Quick Sync Video. Selain bisa meringankan beban saat memutar video, teknologi ini bisa mempercepat transcoding video. Sayangnya, tidak disediakan dukungan untuk infrared remote control dan VESA mount.

Selain HTPC, ECS Liva tentunya cocok buat kamu yang butuh PC ringkas untuk pekerjaan sehari-hari seperti yang disebutkan di atas tadi. Menilik komponen yang digunakan, mini PC ini pun tidak hanya ringkas, melainkan juga hemat energi. ECS bahkan menyebutkan Liva bisa dijalankan menggunakan power bank selama mampu menyuplai tegangan 5V dengan arus sebesar 3A.

 

www.ecs.com.tw
ECS Indonesia
(021) 6282048
Rp. 2.300.000,-
1 Tahun

 

 

Liva2k

Hanya ada satu port audio yang dapat digunakan sebagai Line Out maupun Mic In.

Liva3k

Terbatasnya jumlah port USB bisa menyulitkan pengguna ECS Liva.

 

 

Spesifikasi:

Prosesor Intel Celeron N2807

dual core, 1,58GHz (Burst 2,16GHz)

Memori Utama 2GB DDR3L-1333
Media Simpan 32GB eMMC
Kartu Grafis Intel HD Graphics
Kartu Suara Realtek ALC282 (HD)
Kartu Ethernet RTL8111G (gigabit)
Wireless Wi-Fi 802.11a/b/g/n, Bluetooth 4.0
Input/Output HDMI, D-Sub 15pin, USB 2.0, USB 3.0, RJ45, audio (combo)
Kelengkapan Adapter + kabel ke jala-jala, driver, manual
Bobot 190gr
Dimensi 11,8 x 7 x 5,6 cm

 

 

Hasil Uji:

 

SiSoftware Sandra 2014.SP3e

Aggregate Arithmetic                        10,49 GOPS

Aggregate Multi-Media                      14,37 Mpixel/s

Aggregate Memory                             6,23 GB/s

 

PCMark 8 Professional Edition 2.2.282

Home Score                            1143

Creative Score                         912

Work Score                             1525

 

Cinebench R15

CPU                66 cb

 

Expression Encoder 4 SP2 4.0.4276.0            4239 detik

 

Pazera Lame Front-End 1.8                288 detik

 

3DMark Professional Edition 1.4.778

Fire Strike Graphics Score                  152

 

S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat Benchmark 1.6.00

1920 x 1080 Average (Ultra DX 11)              4,23 fps

 

AvP D3D11 Benchmark 1.03

1920 x 1080 Average (Default)                      5 fps

 

LuxMark 2.0               32000 samples/s

 

HandBrake svn6502 (Intel Quick Sync)        126 detik

 

 

+ Ringkas, ringan, hemat energi, harga menarik.
–  I/O terbatas, kapasitas media simpan kurang besar, upgrade media simpan dan memori utama tidak didukung, bukan untuk Windows 7.

Rating: 7,9 – Hot

 

Tanggapan Kamu

komentar