Grup Lippo Ingin Ikuti Jejak Alibaba

(ketiga dari kiri) John Riady (Director, Lippo Group) diapit para petinggi MatahariMall.com usai jumpa pers di Jakarta (25/2/2015)

(ketiga dari kiri) John Riady (Director, Lippo Group) diapit para petinggi MatahariMall.com usai jumpa pers di Jakarta (25/2/2015)

JAKARTA, PCplus – Kendati pernah gagal membesarkan situs belanja online Lippo Shop di awal 2000-an, Grup Lippo ternyata tidak kapok. Kali ini, berbekal keyakinan bahwa infrastruktur dan ekosistem sudah lebih siap, kelompok yang juga memayungi penyedia internet cable dan multimedia Firstmedia, TV berbayar BigTV, rumah sakit Siloam, penyedia layanan dan produk 4G Bolt, mal Lippo, department store Matahari dan ritel makanan Hypermart kembali terjun ke bisnis e-commerce.

Menancapkan kuku dengan nama MatahariMall.com, dikucurkanlah dana sebesar US$ 500 juta untuk kurun waktu 2 – 3 tahun untuk mendirikan sebuah online retail store. Saat jumpa pers di Jakarta tadi siang (25/2/2015), John Riady (Direktur, Lippo Group) menyebutkan MatahariMall.com akan menjadi situs e-commerce yang terbesar dan terlengkap di Indonesia. Omzet situs ini, ungkap John, ditargetkan mencapai US$ 1 miliar dalam 1,5 – 2 tahun mendatang.

John juga menyebutkan ingin menjadikan MatahariMall.com sebagai Alibaba.com versi Indonesia. Ia yakin kesuksesan penjualan online Tiongkok itu pasti juga akan dialaminya di Indonesia. Sekadar info, Alibaba adalah situs belanja paling lengkap yang mengusung konsep C2C (consumer to consumer), B2C (business to consumer) dan B2B (business to business) melalui sejumlah portal web. Perusahaan yang telah mengakuisisi perusahaan mobile Internet Tiongkok UCWeb ini didirikan oleh Jack Ma pada tahun 1999. Per September 2014, nilai pasar Alibaba diperkirakan berjumlah US$231 miliar.

Salah satu strategi MatahariMall.com, tutur John, adalah menjadikan situs e-commerce-nya tidak hanya sebagai yang terlengkap dan terbesar, tapi juga yang memberikan harga termurah. Di situs ini akan dijajakan beragam produk, mulai dari fesyen, kecantikan, elektronik, rumah, makanan, buku, hiburan, otomotif dan banyak lagi.

Dan berbeda dengan situs-situs e-commerce yang sudah ada, MatahariMall.com mengusung konsep O2O (online to offline). Maksudnya, pembeli di MatahariMall.com bisa membayar, mengambil dan mengembalikan produk di 131 cabang Matahari Department Store di seluruh Indonesia.

Selain itu, tegas John, MatahariMall.com adalah situs e-commerce satu-satunya yang didirikan oleh kelompok (pengusaha) Indonesia untuk bangsa Indonesia. “Kami paling ngerti konsumen Indonesia,” tandasnya.

O ya, situs e-commerce MatahariMall.com ini akan resmi meluncur Maret mendatang.

Tanggapan Kamu

komentar