Review: ASUS ZenPower Power Bank

zen-power-1Smartphone tanpa ditemani power bank saat ini sepertinya sesuatu yang mustahil. Sistem operasi canggih, prosesor cepat dan ragam aplikasi yang makin keren membuat konsumsi daya smartphone kian beres. Kalau kamu bergantung pada baterai bawaan perangkat, padahal intensitas penggunaan sangat tinggi, mungkin tidak sampai satu hari baterai sudah minta diisi ulang.

Jangan heran kalau saat ini banyak power bank dipasarkan dengan beragam harga dan rupa. Tapi jangan beli hanya karena asal murah ya, sebab sayang kan kalau ternyata power bank yang kamu pakai jelek dan berakibat rusaknya perangkat kamu. Bisa jadi, biaya perbaikannya bakal lebih mahal dari harga power bank yang kamu beli.

Di sinilah Asus, salah satu produsen perangkat teknologi ternama, mencoba memberikan solusi. Kalau sebelumnya kamu cuma kenal Asus sebagai pembuat motherboard, kartugrafis, smartphone dan tablet, maka sekarang kamu bakal mengenal Asus sebagai pembuat power bank. Produk perdananya bernama Asus ZenPower.

Bukan Asus namanya kalau hadir dengan perangkat yang biasa saja. Kendati cuma berlabel power bank, tapi ZenPower tidak hadir hanya sekadar untuk mengisi baterai. Pertama, ia memiliki kapasitas daya yang cukup besar, 10050 mAh. Kedua kapasitas baterai besar itu ternayta diringkas dalam bentuk power bank yang mungil, kalau mau ukur hanya sebesar kartu kredit atau e-KTP. Ketiga bobotnya cuma 215 gram, yang membuatnya nyaman dibawa-bawa. Keempat ia dibekali 11 model proteksi untuk mengamankan proses isi ulang.

 

Desain Warna Warni

Tidak cuma empat kehebatan utama, ZenPower juga hadir dengan desain yang pas buat kamu yang masih berdarah muda. Di situsnya, Asus menyediakan 5 pilihan warna, yang terdiri dari emas, perak, hitam, merah dan biru.

Desain casing almunium bewarna ini kelihatannya belum cukup membuat power bank ini berwarna. Asus pun menyediakan karet pelindung (bumper) tambahan untuk mencegah aluminium ini rusak saat benturan. Pelindung terbuat dari karet ini tersedia dalam 4 pilihan warna, hitam, biru, kuning dan oranye.

zen-power-featured

 

Uji Fisik

Terus terang, PCplus tidak terlalu berharap banyak pada bumper ZenPower, bisa jadi asesoris yang satu ini bakal sulit dicari. Nah, kalau sudah begini kita harus berharap banyak pada casing aluminium yang jadi pelindung standar ZenPower.

PCplus pun penasaran dengan kekuatan si casing ini. Kalau dilihat sepintas, ketebalan aluminium di ZenPower sepertinya cukup untuk melindungi komponen di dalamnya. Tes sederhanapun kami lakukan untuk menguji seberapa kuat aluminium ini.

ZenPower kami coba jatuhkan dari ketinggian 1,5 meter ke atas lantai keramik langsung tanpa alas. Prak! ZenPower mendarat sempurna, agak miring, yang mengakibatkan cacat sedikit di bagian sisi dari ZenPower. Ternyata fungsinya tetap normal, tidak ada kerusakan sedikitpun. Hal ini tidak berani kami lakukan di power bank lain yang bercasing plastik yang umum dijual saat ini.

 

Uji Kinerja

Setelah puas dengan fisik luarnya, sekarang giliran mencoba kemampuan kerja dari ZenPower. Sebagai informasi, power bank 10050mAh ini memiliki arus daya 2,4 ampere. Ini berarti power bank bisa mengisi ulang hampir semua jenis smarphone dan tablet. Di situsnya Asus terpampang bahwa ZenPower mampu mengisi ulang ZenFone 5 sebanyak 3 kali, ZenFone 6 lebih dari 2 kali, ZenFone 2 lebih dari 2 kali dan Nexus 7 (tablet) lebih dari satu kali.

Sebagai informasi, ZenFone 5 memiliki kapasitas baterai 2110mAh, ZenFone 6 3300mAh, ZenFone 2 3000mAh dan Nexus 7 4325mAh. Secara teori, saat dipakai mengisi ZenFone 2 ZenPower bisa mengisi sampai 3 kali lebih sedikit, tapi tentu perhitungan kehilangan energi, jenis kabel serta panas tentu membuat efisiensi baterai power bank menurun.

Nah, kami pun mencoba mengisi ulang ZenFone 2 (ZE551ML) dan Lenovo Vibe Z (K910L) untuk membuktikan klaim Asus tersebut. Lenovo dan ZenFone 2 kami isi ulang dari kondisi baterai benar-benar habis dan tidak bisa dihidupkan. Hasilnya, ZenPower bisa mengisi ulang keduanya sampai sampai penuh 100%. Pengisian ketiga dilakukan ke Lenovo Vibe Z dan berhenti di kisaran 25%, dan ZenPower benar-benar kehabisan daya (semua lampu LED indikator mati).

Saat mengisi ulang, arus daya keluar pun coba kami ukur. Di kapasitas baterai di bawah 40 ZenPower mampu mengalirkan arus 1,43 ampere, total waktu yang dibutuhkan agar Lenovo Vibe Z terisi penuh sekitar 3 jam dan 18 menit. Arus ini akan menurun jika baterai mendekati kapasitas 100%.

Saat mengisi ulang, ZenPower yang diletakkan di atas meja dengan suhu ruangan tidak terasa panas. Termasuk smartphone yang juga masih terasa dingin. Sepertinya proteksi ZenPower terhadap suhu baterainya bekerja dengan baik.

zen-power-3

zen-power-5

Kesimpulan

Kami suka dengan ukurannya yang kecil, serta “kepintarannya” yang akan langsung bekerja saat dihubungkan ke smartphone/tablet tanpa harus menekan tombol power. Kapasitasnya yang besar juga sangat membantu menyegarkan kembali smartphone setidaknya untuk 2 hari tanpa harus terhubung dengan jala-jala listrik.

Badannya yang kokoh juga jadi nilai tambah, sehingga kamu tak perlu kuatir saat tidak sengaja menjatuhkannya ke tempat keras atau terbentur. Memang bakal ada cacat, setidaknya fungsi utama tetap berjalan normal.

Satu kelemahan perangkat Asus ini adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ualng kembali baterainya dari posisi kosong. Dari pengalaman PCplus, ZenPower butuh waktu 5 jam lebih untuk kembali penuh. Itu pun diisi ulang menggunakan adaptor isi ulang milik ZenFone yang memiliki arus 2 ampere. Maklum, ZenPower tidak menyertakan adaptor di paket pembeliannya.

zen-power-4

Plus: Ukuran kecil, material casing kuat, fitur pengamanan charging

Minus: Tanpa adaptor listrik

 

www.asus.com/id
ASUS Indonesia
(021) 2949 5055
Rp 269.000
1 Tahun

Spesifikasi ASUS ZenPower PowerBank

BateraiRechargeable Li-Ion
Kapasitas10050mAh
InputDC 5V / 2A
OutputDC 5.1V / 2.4A
Ukuran (plt)9 x 5,9 x 2,2 cm
Bobot215 gram
Garansi1 tahun

Tanggapan Kamu

komentar