W2000, Proyektor Bioskop Rumah nan Terang dari BenQ

benq w2000-aJAKARTA, PCplus – Makin banyak orang lebih suka nonton film di rumah, bukan di bioskop. Bisa dilakukan kapan saja, dan tidak perlu stress kena macet di jalan sebelum bisa nonton. Aktivitas ini akan lebih nikmat jika kamu punya proyektor home video. Contohnya BenQ 2000.

Dikenalkan di Jakarta pekan lalu (8/12/2015), W2000 merupakan proyektor DLP flagship BenQ. Menurut Eko Handoko (Director, BenQ Indonesia), proyektor ini dapat membuat pengalaman menonton film di rumah layaknya menonton di bioskop. “Semua berkat teknologi DLP berstandar HDTV internasional rec.709 yang dapat menghasilkan warna HD (high definition),” jelasnya.

Berfisik agak besar dengan bobot 3,6kg, W2000 mampu memproyeksikan tampilan Full HD 1920×1080 maupun HD 1080p/24 image dari disk Blu-ray yang kamu miliki. Untuk reproduksi pixel-by-pixel langsung dari sumber 1080-line, tersedia opsi untuk meniadakan semua overscanning dari image.

Proyektor ini memamerkan tingkat terang 2000 ANSI Lumens dengan kontras 150.000:1. O ya, W2000 menerapkan sistem kontras dinamis, dan pemrosesan DynamicBlack milik Texas Instruments untuk meneliti sinyal-sinyal sumber yang masuk dan otomatis menghitung seting terbaik untuk iris proyektor. Maksudnya, ia otomatis menentukan berapa banyak atau sedikit cahaya yang diperbolehkan melewati lensa.

Tapi kalau kamu mau, boleh saja mengatur iris secara manual. Ada empat moda viewing contrast-sensitive yang bisa dipilih: Cinema, Dynamic, Standard dan Photo.
Untuk menjaga kualitas image, W2000 menggunakan engine image processing Realta’s Hollywood Quality Video (HQV), bukan Faroudja system yang biasa dipakai BenQ.

Saat demo, kualitas video yang diproyeksikan BenQ W2000 terlihat bagus, tajam. Warna hitam pun tampak pekat dan stabil.

Selain untuk film, proyektor ini juga boleh dipakai untuk memproyeksikan video game atau nonton siaran pertandingan olah raga ke layar yang lebih lebar. Tak usah menempatkannya jauh-jauh dari dinding /layar proyeksi. Pada jarak 2,5m, ia bisa memproyeksikan gambar setinggi 100″. Juga tak harus memproyeksikan gambar ke permukaan putih. Ke permukaan berwarna juga tak masalah, karena ada Wall Color Correction yang akan mengatur warna-warna yang diproyeksikan.

Untuk koneksi, tersedia konektor D-Sub untuk PC, composite video in, component video in, 3 port HDMI, MHL (share dengan HDMI), audio out, audio in, USB, RS-232, DC 12V trigger, dan IR receiver. Kalau mau mengoperasikan secara nirkabel, tersedia opsi Wireless FHD Kit.

Tanggapan Kamu

komentar