ZTE Blade A711: Feature Premium dengan Harga Terjangkau

IMG_3334

ZTE menghadirkan varian smartphone melalui seri teranyar yaitu ZTE Blade A711. Seri ini pertama kali secara resmi dilempar ke pasaran bertepatan pada ajang harbolnas yang berlangsung pada 10-12 Desember lalu. ZTE Blade A711 menawarkan berbagai feature yang kerap disematkan pada smartphone premium namun ditawarkan dengan harga di kelas menengah. Dengan kisaran dua jutaan, smartphone ini menarik untuk disimak. Apa saja yang ditawarkannya? Berikut ulasannya:

Spesifikasi

spek

Feature

Salah satu feature yang hendak ditonjolkan ZTE Blade A711 adalah disertakannya sensor sidik jari. Dengannya, pengguna bisa memproteksi layar sehingga tidak semua orang bisa mengaksesnya. Yang menarik, sensor ini akan langsung bekerja meski layar dalam kondisi mati. Jadi kamu tidak perlu menyalakan layar terlebih dahulu untuk mengaktifkannya. Cukup tempelkan sidik jari ke sensor pemindai dan otomatis layar akan langsung aktif. Pengenalan sidik jari berlangsung dengan cepat. Saat PCplus mencobanya, waktu pemindaian hanya berkisar beberapa detik saja.

fingerprint

Selain untuk membuka layar Home Screen, feature fingerprint bisa pula untuk menjalankan 5 aplikasi tertentu yang dapat diaktifkan dengan 5 jari berbeda. Khusus untuk mengaktifkan aplikasi tertentu, ZTE Blade A711 sudah menentukan aplikasi apa saja yang bisa digunakan melalui feature fingerprint ini. Caranya, masuk ke pengaturan dan dari sini disediakan berbagai feature yang ingin diaktifkan atau tidak.

Guna menghasilkan keluaran suara yang lebih mantap, ZTE Blade A711 telah dilengkapi dengan sistem audio DTS Sound. Hasil keluaran suara menggunakan speaker bawaan tidak terlalu istimewa. Begitu pula saat feature DTS Sound diaktifkan melalui speaker tersebut. Namun hasilnya berbeda saat kamu menggunakan earphone atau headset. Saat diaktifkan, DTS Sound mampu menghasilkan suara yang lebih kaya dan mantap. Pengaturan ini tersedia melalui aplikasi bawaan Android yaitu Music.

DTSDesain dan layar

Desain merupakan salah satu daya tarik yang dihadirkannya. ZTE Blade A711 menggunakan desain unibodi yang berarti cover belakang tidak bisa dibuka. Hal ini juga dikarenakan baterai-nya menyatu sehingga tidak bisa dilepas. Untuk memasang kartu SIM dan memori eksternal, kamu tinggal menusuk lubang untuk mengeluarkan kompartemen kedua kartu tersebut. Penempatannya terletak di sisi kiri. Untuk tombol Power dan Volume ditempatkan di area yang sama yaitu di sebelah kanan. Lubang jack audio terdapat di bagian atas dan port mini USB di bagian bawah.

IMG_3336

Di bagian belakang, terdapat bulatan yang berfungsi sebagai pemindai sidik jari. Pemindai jari ini terletak di bawah kamera utama dan lampu flash. Dengan posisi tersebut, pemindaian sidik jari yang ideal adalah menggunakan jari telunjuk agar smartphone tetap nyaman digenggam menggunakan satu tangan saja. Di bagian paling bawahnya terdapat lubang speaker dengan posisi yang pas karena keluaran suara di speaker tidak terhalang tangan saat menggenggamnya.

cover

Dengan layar berukuran 5,5 inci yang memiliki resolusi full HD 1920 x 1080 pixels, ZTE Blade A711 nyaman untuk segala aktivitas, mulai dari menjelajah internet, menjalankan aplikasi, game, serta multimedia. Berbekal layar IPS LCD dengan kerapatan 401 ppi, tampilannya tajam meski layar tersebut dilihat dari kemiringan tertentu. Tampilan layar masih jelas saat digunakan pada siang hari di bawah kondisi terik sinar matahari dengan mengatur tingkat kecerahan ke kondisi maksimal. Sayangnya layar ini belum dilindungi oleh Corning Gorilla Glass sehingga lebih rentan tergores.

Guna menunjang penggunaan yang lebih beragam, layarnya telah mengadopsi hingga 9 jenis sensor, dan yang menarik salah satunya yaitu Gyroscope yang bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi virtual reality menggunakan perangkat cardboard. Untuk layar sentuhnya mendukung hingga 10 titik sentuhan yang membuatnya lebih fleksibel dalam menjalankan berbagai ragam aplikasi.

sensor

Antarmuka

Berbasis Android 5.0 Lollipop, ZTE Blade A711 dibungkus dengan tampilan user interface besutan mereka yang diberi nama Nubia UI. Versi yang digunakannya yaitu 3.0.1. Tampilan Home Screen terdiri dari beberapa halaman yang akan terus bertambah seiring banyak aplikasi yang terpasang. Aplikasi yang terpasang memang tidak ditempatkan pada app drawer. UI yang digunakan tergolong ringan dan perpindahan layar bekerja cukup responsif meski Pcplus telah memasang banyak aplikasi hingga 10 halaman. Hanya saja salah satu kendala tidak disertakannya app drawer adalah banyak aplikasi yang berserakan. Solusinya, kamu bisa membuat folder dan mengumpulkan masing-masing aplikasi sesuai kategori atau peruntukkannya. ZTE Blade A711 tidak menyertakan banyak bloatware sehingga kapasitas media simpan menjadi lebih lega dan tidak memberatkan sistem.

interface

Kamera

ZTE Blade A711 dibekali dengan kamera utama (belakang) dengan resolusi 13 MP. Yang berbeda, kamera ini telah dilengkapi teknologi NeoVision 5.0. Guna mendapatkan hasil gambar yang menarik, tersedia berbagai pengaturan dan dua pilihan mode, yaitu Auto dan Pro. Kamera depannya sendiri dipersenjatai dengan resolusi 5 MP yang sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan selfie. Kamera ini juga cocok digunakan bagi yang ingin mendapatkan tangkapan gambar yang lebih luas karena memiliki sudut pandang lebar hingga 88°

PCplus coba melakukan penjepretan menggunakan mode Auto. Untuk mengetahui kualitas jepretan kameranya, berikut beberapa hasilnya:

indoor

Kondisi dalam ruangan dengan pencahayaan cukup, hasil gambar cukup tajam dan detail. Autofokus mampu bekerja dengan cepat dalam mendapatkan gambar terbaik. Jika dirasa belum pas, Anda bisa menekan layar untuk membuat autofokus mendapatkan hasil terbaik.

outdoor

Kondisi tangkapan diluar ruangan juga terbilang baik. Dalam kondisi agak mendung, kamera utama mampu menangkap kombinasi warna awan dan langit dengan baik. Sedangkan pada kamera depan untuk selfie, meski hasilnya tidak sebagus kamera depan namun sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan tersebut.

makro

Untuk kondisi pencahayaan yang kurang, kamu bisa menggunakan lampu kilat atau mengaktifkan mode HDR. Namun pilihan pertama lebih menghasilkan gambar yang terang dengan tingkat noise yang minim. Namun penggunaan lampu kilat hanya cocok digunakan pada jarak dekat saja.

Kinerja

Berbekal prosesor Qualcomm Snapdragon 615 Quad-core yang disanding dengan RAM 2 GB, kinerjanya tidak diragukan lagu. Penggunaan chip prosesor tersebut memang biasa digunakan pada smartphone kelas menengah yang artinya mampu menjalankan beragam aplikasi serta multitasking. PCplus menggunakan aplikasi benchmark standar guna mengukur sejauh mana kinerjanya berdasarkan skor yang dihasilkan. Berikut hasilnya:

uji

Sebagai pengujian tambahan, PCplus memasang aplikasi game yang diwakili oleh UFC dan Asphalt 8: Airborne. Hasilnya kedua game tersebut mampu berjalan dengan lancar tanpa lag yang mengganggu. Untuk mengukur kinerja baterai, PCMark for Android mampu mengukur daya tahan baterai hingga 4 jam 31 menit, meski bukan yang terkuat namun hasil ini terbilang cukup baik.

Kesimpulan

Dengan kisaran harga dua jutaan, ZTE Blade A711 menyematkan feature premium serta kinerja tangguh. Berbagai keunggulan yang ditawarkannya menarik untuk dilirik, terutama bagi Anda yang peduli akan harga jual yang terjangkau.

Plus: Kinerja bagus, feature fingerprint dengan beberapa kegunaan, kamera yang mumpuni, desain premium, audio DTS Sound, harga terjangkau.

Minus: Kamera depan tanpa flash, baterai tidak bisa dilepas, kartu memori bergantian dengan kartu SIM kedua.

Tanggapan Kamu

komentar