Gandeng Bank Mandiri, Microsoft Indonesia Siap Wujudkan Program Jokowi

 

ki-ka: Puja Pramudya (Co-founder & Tecnology Director, Radya Labs - pemenang Imagine Cup 20110), Anthonius Henricus (Developer Experience & Evangelism Director, Microsoft Indonesia), Andreas Diantoro (President Director, Microsoft Indonesia), Rico Usthavia Frans (Managing Director, Bank Mandiri) dan Nurul Wakhidatul Ummah (Perwakilan tim CAKRA, pemenang Imagine Cup 2014) bergambar bersama usai jumpa pers jelang pengumuman pemenang Imagine Cup 2016 di Jakarta (6/4/2016)

ki-ka: Puja Pramudya (Co-founder & Tecnology Director, Radya Labs – pemenang Imagine Cup 20110), Anthonius Henricus (Developer Experience & Evangelism Director, Microsoft Indonesia), Andreas Diantoro (President Director, Microsoft Indonesia), Rico Usthavia Frans (Managing Director, Bank Mandiri) dan Nurul Wakhidatul Ummah (Perwakilan tim CAKRA, pemenang Imagine Cup 2014) bergambar bersama usai jumpa pers jelang pengumuman pemenang Imagine Cup 2016 di Jakarta (6/4/2016)

JAKARTA, PCplus – Presiden ketujuh Indonesia, Joko Widodo, sudah mencanangkan program 1000 teknopreneur (wirausaha berbasis teknologi) pada tahun 2020 nanti. Ini dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara di bidang ekonomi digital. Di Indonesia entrepreneur alias wirausaha memang tidak sedikit.

“Indonesia itu hebat. Jumlah UKM ada 58 juta. Mereka berkontribusi 59% dari GDP Indonesia,” ucap Andreas Diantoro (President Director, Microsoft Indonesia) dalam jumpa pers jelang acara finalis Imagine Cup 2016 di Jakarta (6/4/2016). Sejumlah 90 juta orang Indonesia pun, kata Andreas, merupakan pengguna jejaring sosial.

Sayangnya mayoritas wirausaha yang tergolong UKM itu masih gagap teknologi sehingga teknopreneur masih langka. Mereka belum banyak memanfaatkan teknologi untuk membesarkan bisnis dan pasar produk dan jasanya. Padahal teknologi bisa membantu mereka berkembang dan menjadi tuan rumah di negara sendiri maupun raja di pasar internasional.

Karena itulah, demi membantu mewujudkan program 1000 teknopreneur, Microsoft Indonesia tahun ini menggandeng Bank Mandiri dalam gelaran  kompetisi pengembang aplikasi bagi mahasiswa dan pelajar Imagine Cup. “Imagine Cup itu program tahunan Microsoft. Bank Mandiri punya program Wirausaha Mandiri. Maka kami menggandeng Bank Mandiri untuk mewujudkan 1000 teknopreneur sampai tahun 2020 nanti,” kata  Andreas.

Apa sih Imagine Cup? Anthonius Henricus (Developer Experience & Evangelism Director, Microsoft Indonesia) menjelaskan, Imagine Cup adalah salah satu wadah Microsoft Indonesia untuk membantu calon wirausaha muda menuangkan ide-ide untuk membuat aplikasi di tiga kategori – Games, World Citizenship dan Innovation – dan dilombakan.

“Tahun ini kerjasama dengan Bank Mandiri karena ingin ciptakan teknopreneur. Bank Mandiri punya program inkubator bisnis dan anak perusahaan Mandiri Capital Indonesia yang membangun accelerator, bisa memberikan modal ventura. Dengan konsep kerjasama Bank Mandiri dan Microsoft. modelnya jadi lengkap. Bimbing sampai sukses,” kata Anthonius.

“Mudah-mudahan dalam 4 – 5 tahun tercapai,” tambah Rico Usthavia Frans (Managing Director, Bank Mandiri) optimis. “Indonesia, mental harus berubah. Bagaimana produk Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri. Jalannya sulit, panjang,” tekannya.

Lalu seperti apa bentuk kerjasama Microsoft Indonesia dan bank Mandiri di kompetisi Imagine Cup 2016? Para finalis Wirausaha Muda Mandiri bidang teknologi digital, kata Rico, bisa mengikuti semifinal Imagine Cup 2016. “Dengan begitu mereka bisa menciptakan aplikasi-aplikasi yang  berguna bagi bisnis mereka,” katanya.

Program Wirausaha Mandiri, jelas Rico, merupakan program CSR (corporate social responsibility) yang dimulai tahun 2007 untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda. “Ada yang digital dan nondigital. Ada Mandiri Young Technopreneur,” ucapnya.  

Tanggapan Kamu

komentar