ASUS Zenfone 3, Tampil Lebih Mewah

PCplus, Taipei – Jonney Shih, Chairman ASUS Global, lewat acara bertajuk Zenvolution Selasa  (30/5) kemarin menguak tabir Zenfone 3 yang beberapa bulan terakhir bikin penasaran para penggila smartphone dunia. Hadir dengan 3 varian, Zenfone 3 kini membidik segmen menengah ke atas namun dengan ciri khas ASUS.

Bidikan ASUS ini sangat kentara dari desain produk yang diluncurkannya kali ini. Semua Zenfone 3 dibungkus dengan material metal, jauh berbeda dengan versi 2, 4, 5 dan 6 yang menggunakan material plastik. Spesifikasinya pun diracik sedemikian rupa untuk menyaingi smartphone yang bertengger sebagai “kelas atas” saat ini. Strategi 3 varian membantu membentuk “image” Zenfone 3 sebagai smartphone yang tetap bisa diraih dengan harga yang tidak terlampau mahal.

PCplus merangkum 3 keunikan masing-masing varian dari Zenfone 3 yang diperkenalkan Jonney Shih di Humble House Taipei.

ASUS Zenfone 3 Deluxe (ZS570KL)

Seperti biasa, ASUS selalu mengenalkan flagship alias model terbaiknya terlebih dahulu, dialah Zenfone 3 Deluxe. Kata Deluxe di belakang Zenfone 3 menandakan ini adalah varian tertinggi dari 2 lainnya.

Zenfone 3 Deluxe  memilih Qualcomm sebagai prosesor utama. Seri Snapdragon 820 dengan 4 inti yang sudah menjalankan arsitektur Kyro terbaru bercokol di dalamnya. Qualcomm seri ini adalah jodoh dari chip grafis Adreno 530 sehingga pas dipakai buat menjalankan segala aplikasi yang butuh sumber daya besar terutama di sisi grafisnya.

Zenfone 3 Deluxe memaket memori utama sebesar 6GB dengan pilihan ruang simpan 64, 128 dan 256GB. 6GB memori jelas bukan senjata utama Zenfone 3 Deluxe, mengingat Vivo XPlay5 Elite juga sudah menggunakan memori sebesar itu. Tapi memori 128 dan 256 jelas merupakan senjata kuat yang dimiliki Zenfone 3 Deluxe.

Kehebatan lain yang dimiliki Zenfone 3 Deluxe adalah adopsi layar Super AMOLED 5,7 inci dengan resolusi Full HD (1920 x 1080) dan sudah dilapis oleh Corning Gorilla Glass 4. Kamera Zenfone 3 Deluxe juga tampil mewah dengan resolusi 23 megapiksel. Ini adalah sensor IMX 318 yang diproduksi oleh Sony dan kabarnya merupakan kamera yang direferensikan oleh Qualcomm untuk dipakai bersama prosesor seri 820 miliknya. Sensor Sony 23 megapiksel ini seakan belum cukup membuat Zenfone 3 terlihat mewah. Teknologi anti guncang berbasis optis dengan pergerakan 4 sumbu pun disematkan ASUS untuk menghilangkan gambar buram saat mengambil foto. Oh ya, ada teknologi lain untuk peredam guncangan di kamera ini, namanya Electronic Image Stabilization (EIS) dan bisa bergerak 3 sumbu.

ASUS Zenfone 3 Deluxe dipasarkan seharga 499 dolar, atau sekitar 6,7 juta di kurs 13.600 rupiah.

zenfone 3 deluxe

ASUS Zenfone 3 (ZE552KL) 

Tanpa embel-embel Deluxe atau lainnya, ini adalah Zenfone 3 yang membidik pengguna yang lebih mainstream alias masif. Zenfone 3 mewarisi beberapa kehebatan Zenfone 3 Deluxe, seperti 4 axis OIS dan 3 axis EIS di kamera 16 megapikselnya. Perbedaan utama Zenfone 3 ada pada prosesor, Qualcomm Snapdragon 625 dan prosesor grafis Adreno 506.Kamera utama di varian ini pun lebih rendah, cuma 16 megapiksel kendati masih membenamkan teknologi OIS 4 sumbu dan EIS 3 sumbu.

Untuk layar, Zenfone 3 tidak dibekali teknologi Super AMOLED, melainkan IPS+ biasa. Layar yang berukuran lebih kecil (5,5 inci) ini beresolusi Full HD dan dilapisi Gorilla Glass 3.

Ada yang spesial dari Zenfone 3 ini, yaitu lapisan gelas 2.5D di sisi depan dan belakang. Gelas 2.5D ini adalah lapisan kaca yang pinggirannya sedikit melengkung. Desain ini dipercantik dengan pilihan tema dan warna khas Zenfone. Memegang smartphone ini sepintas seperti memeggang perangkat dengan lapisan kaca yang mewah dan elegan.

ASUS Zenfone 3 Deluxe dipasarkan seharga 249 dolar, atau sekitar 3,37 juta di kurs 13.600 juta rupiah.

zenfone 3 image

ASUS Zenfone 3 Ultra (ZU680KL)

Dari semua keluarga Zenfone 3, Zenfone 3 Ultra adalah varian dengan ukuran badan paling bongsor. Layarnya 6,8 inci, nyaris 7 inci. Kalau PCplus bilang, ini sebenarnya merupakan phablet dengan dengan desain yang wow.

Phablet 6 inci ini menggunakan prosesor yang sama dengan yang dipakai ASUS Zenfone 3 ZE552KL, yaitu Snapdragon 625 dan grafis Andreno 510. Layar besarnya berlapis Gorilla Glass 4. Sayang, ASUS tidak membenamkan teknologi Super AMOLED-nya di varian ini. Mungkin dengan alasan menekan harga. Maklum, meski berbadan besar, Zenfone 3 ultra diposisikan berada di bawah Zenfone 3 Deluxe.

Bagaimana dengan kamera? Perangkat dengan pilihan memori 3 atau 4GB ini dibekali kamera 23 Megapiksel lengkap dengan OIS 4 sumbu untuk mencegah guncangan. Kalau tablet lain biasanya hanya punya 2 sampai 4MP kamera depan, Ultra justru membekali dengan kamera beresolusi 8MP.

ASUS Zenfone 3 Deluxe dipasarkan seharga 479 dolar, atau sekitar 6,48 juta di kurs 13.600 juta rupiah.

zenfone 3 ultra

 

Tiga varian ini seharusnya tidak membuat calon pembeli Zenfone 3 bingung. Selain segmen yang sudah jelas, harganya pyn dibuat oleh ASUS agar mudah dipilih sesuai budget. Memang sih, karena nilai dolar yang tinggi, harga-harga Zenfone 3 ini terlihat menjadi mahal dan tidak ada yang menyentuh harga 2 jutaan seperti pendahulunya di Zenfone 4,5 dan 6. Semoga ASUS bakal merilis varian lain yang lebih ramah kantong 🙂

 

Perbandingan Spesifikasi Zenfone 3 (sumber: GSMarena.com)

comparison

Tanggapan Kamu

komentar