• Home »
  • Trik »
  • Pintar-pintar Mengatur File Agar Media Simpan Tidak Cepat Penuh

Pintar-pintar Mengatur File Agar Media Simpan Tidak Cepat Penuh

ilustrasi

Salah satu hal menyebalkan saat menggunakan Android adalah ketika hendak memasang aplikasi dan ternyata kapasitas penyimpanan tidak mencukupi. Kamu akan berusaha untuk memilah-milah aplikasi atau data apa yang bisa dihapus agar aplikasi tersebut bisa terpasang. Sebelum mengalami hal ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar media simpan menjadi lebih hemat penggunaannya.

Pantau ukuran file

Aplikasi-aplikasi yang tersedia di Google Play, saat ini banyak yang memiliki ukuran instalasi yang besar. Semakin kompleks dan kerennya suatu aplikasi, maka bisa dipastikan memiliki ukuran yang besar. Begitu pula dengan File multimedia yang terdiri dari video, musik, ataupun foto dengan resolusi tinggi. Namun bagaimana memantau untuk mengetahui ukuran file tersebut? Untuk aplikasi dari Google Play, perhatikan dahulu informasi dari suatu aplikasi sebelum memasangnya. Sedangkan untuk file lain, kamu bisa melihatnya melalui File Manager atau File Explorer.

Pilih resolusi yang lebih rendah

dua-01Untuk sebuah smartphone yang memiliki layar berukuran kecil, penggunaan resolusi tinggi memang tidak akan terlalu terlihat perbedaannya. Jika hanya untuk dilihat pada smartphone saja, sebaiknya gunakan resolusi rendah saat merekam video atau mengambil foto. Hal ini tentu akan lebih menghemat media simpan. Saat merekam video, pilih saja resolusi 720p dibanding 1080p, atau bisa juga resolusi dibawah itu jika kamu masih nyaman menyaksikannya dari smartphone.

Begitu pula dengan resolusi foto, pemilihan resolusi sekotar 5 MP atau 8 MP dirasa cukup untuk mendapatkan gambar yang baik. Bagi yang suka menyimpan file musik untuk didengar selama perjalanan, ada baiknya menyimpan file MP3 dengan pilihan bitrate yang rendah. Apalagi sebagian besar pendengaran melaui earphone bawaan tidak akan terlalu terasa perbedaan dari file MP3 dengan bitrate 128 dengan 192 atau 320 kbps. Jadi gunakan bitrate terendah agar ukuran file tersebut lebih kecil.

Gunakan media simpan tambahan

Meski media simpan internal masih lega, ada baiknya menambahkan kartu memori eksternal tambahan untuk berjaga-jaga. Bagi pengguna yang baru, kapasitas media simpan 16 GB memang terlihat cukup lega. Namun seiring penggunaan, lambat laun kapasitas tersebut akan penuh. Sebelum terjadi masalah akibat media simpan yang kepenuhan, gunakan alternatif penyimpanan. Setelahnya, ubah pengaturan agar data-data tersebut dipindahkan ke kartu tambahan. Untuk memindahkannya, masuk ke pengaturan Settings> Storage, dan ketuk Tranfer data to SD card. Atau bisa juga memindahkan aplikasi yang telah terpasang di memori internal ke memori eksternal. Caranya masuk ke Settings>Apps, pilih salah satu aplikasinya, dan ketuk Move to SD card.

Manfaatkan penyimpanan cloud

empat-02Jika koneksi internet kamu lancar dan tidak memiliki batas kuota, maka tidak ada salahnya menyimpan file melalui layanan cloud. Saat ini layanan cloud menyediakan fasilitas penyimpanan dengan pilihan kapasitas yang cukup besar. Kamu yang memiliki file-file tertentu seperti foto atau musik, bisa menyimpannya disana. Sebagai contoh, untuk file foto, bisa menggunakan layanan Google Photos. Layanan cloud populer lainnya semisal Dropbox juga bisa menjadi pilihan.

Tidak hanya file-file multimedia, pengguna WhatsApp juga bisa menyimpan data ke layanan cloud. Lambat laun pengguna WhatsApp yang aktif akan memiilki data yang berukuran besar. Untuk itu, WhatsApp menyediakan fitur backup dan menyimpannya di Google Drive. Dengannya, kamu bisa aman menghapus data WhatsApp dan tetap memiliki cadangannya di Google Drive. Untuk mencadangkan data WhatsApp, masuk ke WhatsApp, tekan Menu>Settings>Chats and calls>Chat backup. Tekan Backup untuk menyimpan ke Google Drive. Kamu juga bisa mengatur agar bisa menyimpan otomatis secara rutin sesuai pilihan harian, mingguan, ataupun bulanan.

Hapus aplikasi tidak perlu

Guna menghemat kapasitas storage, ada baiknya juga kamu menghapus beberapa aplikasi yang jarang atau tidak pernah digunakan. Apalagi beberapa smartphone tertentu juga menyertakan bloatware atau aplikasi bawaan yang bisa jadi tidak pernah digunakan. Cara ini mudah dan mungkin hampir semua pengguna bisa melakukannya. Kamu tinggal masuk ke Settings>Apps, pilih aplikasinya dan tekan Uninstall untuk menghapus. Atau beberapa cara dihadirkan dengan lebih mudah. Tinggal tekan dan geser aplikasi ke bagian atas layar untuk ditempatkan ke piihan uninstall. Beberapa bloatware ada yang tidak bisa dihapus, untuk itu kamu memang tidak bisa memiliki pilihan lain kecuali mematikan fitur update agar tidak selalu mengalami pembaruan yang bisa memakan cukup banyak memori.

Bersihkan file sampah

Setiap aplikasi yang digunakan, akan menyimpan file temporari. File ini berguna agar pengguna bisa mengakses aplikasi dengan lebih cepat. Dan seiring penggunaannya, ukuran file ini akan terus bertambah dan bisa memenuhi media simpan. Meski bertujuan mempercepat proses penggunaan, file temporari cukup aman jika dihapus. Pengaruh kinerjanya pun tidak akan berubah secara drastis. Oleh karena itu, lakukan pembersihan secara rutin. Untuk cara sederhananya, kamu bisa melakukan tanpa bantuan aplikasi tambahan. Caranya, masuk ke Settings>Apps, dari sini tekan Clear cache dan Clear data. Lakukan ini pada tiap aplikasi yang memakan banyak penggunaan memori. Jika ingin lebih praktis, banyak tersedia aplikasi di Google Play yang akan mempermudah proses tersebut, misalnya Clean Master, CCleaner, dan masih banyak lainnya.

 

Tanggapan Kamu

komentar