Tujuh Mesin Pencari yang Kini Dilupakan

Kecepatan  teknologi bisa mengerikan. Kalau dipikir-pikir, banyak yang dulu kita gunakan setiap hari, seperti monitor CRT, modem dial-up, kabel LAN, sudah hilang dimakan jaman.

Mesin pencari (search engine) pun begitu. Ada yang kini tak lagi dipakai. Berikut tujuh mesin pencari yang tinggal kenangan.

  1.  AltaVista

Sampai akhir 90-an, Altavista yang berdiri tahun 1995, adalah raja mesin pencari. Namun kehadiran Google menenggelamkan popularitasnya.

Yahoo, yang juga dihantam oleh Google, akhirnya membeli AltaVista pada tahun 2003. Alamat we dan nama AltaVista dipertahankan Yahoo, tapi pencarian AltaVista diarahkan melalui engine Yahoo. Akan tetapi di pertengahan 2013, Yahoo kemudian mengalihkan alamat AltaVista ke Yahoo Search.

6. HotBot

HotBot awalnya diluncurkan oleh majalah Wired. Idenya, yang muncul sektiar 1996, adalah ia meng-update database lebih sering daraipada para pesaingnya, sehingga akan menjadi nilai tambah bagi para pemasar yang sedang mencari bisnis.

Namun ini adalah ketika search engine menjanjikan update yang lebih cepat dibandingkan apa yang bisa dilakukan manusia, dan sebelum algoritma Google hadir. Pada 1998, HotBot dibeli oleh Lycos, dan berubah bentuk. Akhirnya pada tahun 2011 ia menjadi portal marketing untuk situs-situs Lycos lain: memberikan hasil pencarian generik melalui tautan-tautan marketing.

  1. Lycos

lycos

Hmm, nasib Lycos sendiri bagaimana? Proyek kecil Michael Loren Mauldin saat berada di Carnegie Mellon University ini mengalahkan hampir semua mesin pencari lain pada 1994. Tahun 1999, Lycos menjadi website yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Kehadiran Google membuat Lycos dijual ke Telefónica pada 2000. Empat tahun kemudian, Lycos berpindahtangan ke Daum Communications Corporation dari Korea Selatan.

Daum mengubah Lycos dari pencarian standar ke aksi komunitas berbasis hub, lalu memperkuat fitur mail-nya  dan menambahkan Lycos Phone yang mirip Skype.Sayang semua ini tidak membawa kesuksesan. Tahun 2012, Lycos diakuisisi oleh perusahaan marketing web India Ybrant Digital.

Lycos masih ‘hidup’ saat ini.

 

  1. Ask Jeeves

ask jeeves

Ask Jeeves pernah menjadi mesin pencari yang disukai kebanyakan orang. Ini terjadi di akhir 1990-an ketika tiba-tiba setiap orang menemukan kehebatan Internet dan merasa nyaman dengan ide bertanya langsung ke seorang ‘pelayan’ yag ramah. Ini mirip ‘bot’ yang dijagokan Microsoft dan Facebook sekarang, tetapi 20 tahun lebih tua.


Berganti nama menjadi Ask.com pada 2006, situs ini kalah bersaing dengan Google dan kembali ke awal model tanya-jawab.

Ask.com masih ada, dan mengombinasikan algoritma ‘ask’ dengan jawaban-jawaban real dari orang sesungguhnya (dengan bantuan ASKfm, yang diakuisisinya pada 2014), meng-outsourcing pencarian web-nya ke pihak ketiga dan sukses menjalankan app yang menghasilkan 20 ribu pertanyaan per menit.

3. Dogpile

dogpile

Arti namanya tidak menyenangkan. Namun dogpile adalah sebuah mesin pencari dengan logo anjing yang lahir pertengahan 1990-an. Dogpile mengagregasikan hasil pencarian dari Google, Yahoo dan Yandex

2. AstaLaVista

astalavista

AstaLaVista didirikan tahun 1994, dan banyak dipakai oleh mereka yang ingin mendapatkan aplikasi yang disandi dengan tidak baik untuk mencoba melakukan DDoS, spam atau tindakan mengganggu lain.

Saat ini, AstaLaVista menjuluki dirinya sebagai “”the search engine for security related websites”, tetapi juga secara terang-terangan menawarkan kotak pencarian untuk “divx/dvd subtitles’ dan ‘cd/dvd/pc/console covers’.

 

1 .WebCrawler

web crawler

Lahir tahun 1994, WebCrawler menjadi mesin pencari pertama yang menyediakan pencarian full-text. Tahun 1995, ia dibeli oleh AOL dan Excite pada  1997. Saat ini WebCrawler berurusan dengan hasil-hasil pencarian dari mesin-mesin pencari lain.

Tanggapan Kamu

komentar