Awas Ada Trojan Menyusup di Aplikasi Guide for Pokemon Go

pokemon-go-apple-hq

Para ahli Kaspersky Lab baru-baru ini menemukan aplikasi baru yang berbahaya di Google Play Store bernama “Guide for Pokémon Go” yang mampu merebut hak akses root pada smartphone Android dan menggunakannya untuk memasang maupun menghapus aplikasi serta menampilkan iklan yang tidak diinginkan.

Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 500.000 kali, dengan setidaknya 6.000 infeksi yang sukses. Kaspersky Lab telah melaporkan Trojan tersebut kepada Google dan aplikasi tersebut telah dihapus dari Google Play.

Fenomena global Pokémon Go mengakibatkan semakin banyak bermunculan aplikasi terkait dan, mau tidak mau, juga meningkatkan minat dari para penjahat siber. Hasil analisis Kaspersky Lab terhadap Trojan “Guide for Pokémon Go” menemukan kode berbahaya yang dapat mengunduh rooting malware, mengamankan akses ke inti Android OS untuk keperluan instalasi aplikasi serta penghapusan dan tampilan iklan.

Trojan ini memiliki beberapa fitur menarik yang digunakan untuk melewati deteksi. Sebagai contoh, Trojan tidak segera beraksi setelah korban membuka aplikasi untuk pertama kalinya. Sebaliknya, Trojan akan menunggu pengguna ketika memasang atau menghapus aplikasi lain, kemudian memeriksa untuk melihat apakah aplikasi tersebut berjalan pada perangkat atau pada mesin virtual.

Jika aplikasi tersebut berurusan dengan perangkat, Trojan akan menunggu selama dua jam sebelum memulai aktivitas berbahayanya. Meskipun demikian, infeksi belum pasti akan diluncurkan. Setelah terhubung dengan command server dan mengunggah rincian perangkat yang terinfeksi, termasuk negara, bahasa, model perangkat dan versi OS, Trojan akan menunggu respon balik. Hanya jika mendengar respon balik maka Trojan akan melanjutkan dengan perintah selanjutnya yaitu mengunduh, menginstal dan mengimplementasi modul malware tambahan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa control server dapat menghentikan serangan yang berlangsung jika diinginkan melewati para pengguna yang tidak ditargetkan, atau yang Trojan curigai misalnya saja sandbox atau mesin virtual. Hal ini memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi malware.

Setelah hak rooting diaktifkan, Trojan akan memasang modul ke dalam sistem folder dari perangkat, diam-diam memasang dan menghapus aplikasi lain dan menampilkan iklan yang tidak diinginkan kepada pengguna.

Analisis dari Kaspersky Lab menunjukkan bahwa setidaknya ada satu versi lain dari aplikasi Pokémon Guide berbahaya yang tersedia di Google Play Store pada bulan Juli 2016. Lebih jauh, para peneliti telah melacak kembali setidaknya sembilan aplikasi lain yang terinfeksi oleh Trojan yang sama yang tersedia di Google Play Store pada waktu yang berbeda sejak Desember 2015.

Data Kaspersky menunjukkan bahwa telah ada lebih dari 6.000 infeksi yang sukses hingga saat ini, termasuk di Rusia, India dan Indonesia. Namun, karena aplikasi ini berorientasi pada pengguna berbahasa Inggris, orang-orang dalam geografi tersebut, dan banyak lagi, juga cenderung menjadi korban.

Tanggapan Kamu

komentar