Verisign: Ada 334,6 Juta Nama Domain di Kuartal Kedua 2016

VRSN_DNIB_16Q2-Infographic_INDONESIA

 

VeriSign, Inc,. penyedia nama domain dan keamanan internet, belum lama ini mengumumkan bertanbahnya sekitar 8,6 juta nama domain internet selama kuartal kedua di tahun 2016. Dengan demikian, kini terdapat sekitar 334,6 juta top level domains (TLDs) yang telah terdaftar hingga 30 Juni 2016. Hal ini berdasarkan data dari Ikhtisar Industri Nama Domain atau Domain Name Industry Brief (DNIB).

Peningkatan nama domain secara global tersebut menandai pertumbuhan sebesar 2,4 persen dibandingkan kuartal pertama pada tahun 2016. Jumlah registrasi domain secara global telah tumbuh sebanyak 38,2 juta atau 12,9 persen dari tahun ke tahun.

Domain tingkat atas atau TLD yang menggunakan .com dan .net mengalami pertumbuhan pada kuartal kedua di tahun 2016. Jumlah keduanya mencapai sekitar 143,2 juta nama domain. Jumlah ini menandai pertumbuhan sebesar 7,3 persen dari tahun ke tahun. Hingga 30 Juni 2016, jumlah nama domain berbasis .com telah mencapai 127,5 juta nama sedangkan jumlah domain .net mencapai 15,8 juta nama.

Terdapat sekitar 8,6 juta nama domain berbasis .com dan .net baru selama kuartal kedua tahun 2016. Pada kuartal kedua 2015, terdapat pertambahan nama domain berbasis .com dan .net baru sebesar 8,7 juta.

Selama kuartal kedua tahun 2016, rata-rata permintaan (request) harian ke Sistem Nama Domain atau  Domain Name System (DNS) Verisign mencapai sekitar 130 milliar permintaan di seluruh TLD yang dioperasikan oleh Verisign, dengan angka tertinggi hampir mencapai 179 miliar.

Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, rata-rata permintaan harian ini meningkat 4,9 persen dan peningkatan paling tinggi mencapai 5 persen. Setiap tahunnya, rata-rata permintaan harian meningkat 17,0 persen dengan angka peningkatan tertinggi mengalami penurunan sebesar 1,5 persen.

Verisign sendiri telah menerbitkan Ikhtisar Industri Nama Domain. Ikhtisar ini berisi data statistik dan analitik hasil riset mengenai industri nama domain untuk seluruh pengguna Internet di dunia.

Tanggapan Kamu

komentar