WD My Cloud Pro Suguhkan Kemudahan Setup

 

wd-my-cloud-pro-depanJAKARTA, PCplus – Ditujukan pada para profesional yang mencari kapasitas tertinggi, akses yang gegas, dan kekuatan untuk hardware transcoding dan streaming dari format-format populer, seperti video 4K, WD menghadirkan My Cloud Pro PR2100 dan PR4100. Dimensi perangkat NAS (network attached storage) kompak: 19,2×23,2×17 cm untuk PR4100 dan 14,78×21,61×10,86 cm untuk PR2100. Kotaknya berwarna hitam pekat, cocok buat diletakkan di kantor atau di rumah.

Kamu bisa membelinya secara kosongan alias tanpa disk (diskless), maupun terisi hard disk. Jika memilih yang kedua, kamu bisa memilih kapasitas 4, 8, 12 atau 16 TB untuk PR2100. Atau 8, 16, 24 atau 32 TB untuk PR4100. O ya, kalau beli yang sudah terisi disk, garansinya tiga tahun. Tapi kalau beli kosongan, garansinya dua tahun.

wd-my-cloud-pro-openDi bagian depan WD My Cloud Pro ada pintu-pintu (dua untuk PR2100, empat untuk PR4100) yang jika dibuka mengungkap lokasi hard disk. Tidak perlu alat apa pun untuk memasukkan hard disk ke slotnya. Tinggal dorong masuk saja ke slot tersebut. Juga tidak perlu rel apa pun.

Di bagian depan panel hadir satu konektor USB 3.0 dan dua tombol. Tombol pertama adalah one-touch copy untuk secara cepat mentransfer konten dari perangkat USB yang terkoneksi. Tombol satunya adalah tombol power, yang berwarna biru ketika segala sesuatunya oke, dan berwarna merah ketika NAS perlu diperhatikan.

wd-my-cloud-pro-belakangDi bagian belakang PR2100, kamu akan melihat sebuah kipas pendingin dan port USB 3.0 lain, dual Gigabit Ethernet dan dua konektor power yang mendukung auto failover. Juga ada  Kensington lock. Dalam kemasannya disertakan satu kabel Ethernet dan sebuah power supply eksternal kecil dan kabel.

Untuk mendukung kecepatan dan kehandalan kinerja, WD My Cloud Pro dipersenjatai dengan prosesor quad-core Intel Pentium N3710 1,6GHz dengan memori DDR3 4GB. Khusus untuk PR4100, memori bisa ditambah.

Menurut Merry Tjhin (Territory Channel Sales Manager, WD Indonesia) dalam media briefing di Jakarta (11/10/2016), setup NAS ini sangat mudah, termasuk bagi mereka yang tidak punya banyak pengalamanan jaringan. “Tinggal pilih-pilih,” katanya.

Setup awalnya memang sederhana. Cuma perlu tancapkan power adapter, koneksikan kotak ke jaringan, tekan tombol power dan merujuk web browser di jaringan PC-mu ke mycloud.com/setup. NAS otomatis akan dideteksi oleh GUI berbasis web, dan setup wizard dimulai.

Begitu setup selesai, kamu akan melihat home screen My Cloud. Kontrol dan opsinya ditata dengan baik. Fitur My Cloud menyertakan dukungan untuk banyak grup dan pengguna, backup lengkap PC dan Mac ke USB, remote atau cloud, pilihan konfigurasi storage JBOD, RAID 0 atau RAID 1, maupun built-in media, iTunes, FTP, dan download servers.

Disertakan pula app mobile My Cloud dan website MyCloud.com yang menyediakan akses remote via Internet. Untuk PR2100, sudah tercakup pula dukungan untuk Dropbox, WordPress dan Plex Media Server. Integrasi dengan  Adobe Creative Cloud pun tak ketinggalan.

Tanggapan Kamu

komentar