ASTARK Luncurkan Football Trading Card Games Berbasis Augmented Reality

foto-3

PT Astar Asia Global (ASTARK)—perusahaan start-up lokal di bidang game development—bersama PT ARE Teknologi Kreasi (AR&Co) meluncurkan mobile gaming app ASTARK: Football, baru-baru ini di Jakarta.

Menurut ASTARK, mobile gaming app ini merupakan aplikasi game pertama sepak bola yang menggunakan konsep augmented reality (AR) trading cards. Dengan teknologi AR trading cards tersebut, ASTARK menyatakan mampu menghadirkan permainan sepak bola online menjadi lebih nyata.

Pesepak bola Indonesia sekaligus Founder ASTARK, Arthur Irawan mengatakan aplikasi ASTARK hadir untuk menghubungkan penggemar sepak bola di tanah air dengan pemain sepak bola favoritnya. “Kami ingin membuat sebuah wadah interaksi yang unik untuk pengemar sepak bola di Indonesia melalui augmented reality (AR) trading cards game serta channel online ASTARK,” katanya.

Arthur menambahkan bahwa pengguna dapat mengunduh aplikasi ASTARK secara gratis di Google Play dan membeli trading cards di situs resmi ASTARK (www.astark.co) dan di seluruh gerai Alfamart di Jabodetabek. Ia menambahkan bahwa satu paket kartu terdiri dari satu kartu player, satu kartu training dan satu kartu booster dengan harga hanya Rp19.900.

Menurut ASTARK, aspek AR merupakan teknologi terbaru yang belum pernah diterapkan pada mobile gaming app sepak bola. Inti dari seluruh permainan ini adalah berkompetisi melawan pengguna lain untuk membuktikan siapa yang mampu membangun dan melatih tim terbaik serta memiliki taktik yang terbaik. Lawan akan dipilih secara acak, tetapi pemain dapat melawan pemain lain yang ada di daftar pertemanan mereka.

Teknologi AR pada ASTARK dikembangkan oleh AR&Co, perusahaan pengembang teknologi inovasi dan AR di Asia. Teknologi AR saat ini diprediksi akan menjadi daya tarik di industri teknologi di tahun mendatang.

ASTARK menyatakan bahwa pasar online gaming di Indonesia saat ini tengah berkembang pesat. Menurut statisitik Newzoo di tahun 2015, sebanyak 52 persen pasar game di Indonesia didominasi mobile game. Selain itu, berdasarkan laporan App Annie 2015 Retrospective, jumlah pemain mobile game aktif merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dengan 30,7 pengguna. Dari seluruh pemain mobile game tersebut, sebanyak 49 persen menghabiskan uang untuk game, lebih besar dari seluruh wilayah Asia Tenggara dengan rata-rata 45 persen.

“Melihat pasar game online yang menjanjikan, kami sangat optimis ASTARK dapat tumbuh menjadi aplikasi yang diminati masyarakat Indonesia. Kami juga akan terus berinovasi untuk memastikan aplikasi ini menggunakan teknologi terbaru untuk mendukung keseruan para pemain,” ujar Peter Shearer (Co-Founder AR&Co dan AR Group).

Tanggapan Kamu

komentar