• Home »
  • Event »
  • Huawei Gelar Jaringan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018

Huawei Gelar Jaringan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018

huawei-olimpiadeSEOUL, PCplus – Pada Februari 2018, diprediksi lebih dari 50.000 orang akan datang ke kota PyeongChang, Korea Selatan, untuk menghadiri acara Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin 2018. Banyak bukan?

Untuk mendukung atlet, pelatih dan penonton di ajang yang mengusung tema “Passion, Connected” itu, Panitia Penyelenggara PyeongChang Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin 2018 (POCOG) telah menunjuk Huawei Korea sebagai penyedia jaringan peralatan resmi.

 

Huawei akan mengakomodir berbagai kebutuhan termasuk transmisi data semua cabang olahraga secara real-time, penyediaan akses broadband untuk pengunjung, dan perlindungan keamanan stadion selama Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018. Selama ajang yang berlangsung dari 9-25 Februari 2018, Huawei akan menyediakan pemeliharaan dan perlindungan jaringan di seluruh arena.

Perjanjian kerjasama telah ditandatangani oleh Lee Hee-beom, President dan CEO untuk Penyelenggara PyeongChang Olimpiade dan Palalimpiade Musim Dingin 2018 (POCOG), dan Yan Lida, Presiden Huawei Enterprise Business Group di Seoul (13/12/2016). Lida menjanjikan

Penyelesaian pengantaran dan konstruksi seluruh peralatan dan jaringan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 pada kuartal ketiga tahun 2017.

Huawei memang sering berpartisipasi dalam ajang olahraga. Di Indonesia, Huawei Indonesia mendukung Telkomsel yang menjadi mitra resmi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX, Jawa Barat (17 – 29 September 2016) dalam menyediakan perangkat keras dan jaringan untuk seluruh arena PON XIX. Hal ini dilakukan sejak dua bulan sebelum Upacara Pembukaan PON XIX 2016 agar pengalaman nyata broadband (True Broadband Experience) melalui jaringan 3G dan 4G LTE terbaik bisa dinikmati oleh seluruh pelanggan Telkomsel.

Saat Indonesia ICT Carnival di Jakarta (25/8/2016), Huawei Indonesia bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pemerintah DKI Jakarta, dan Komite Olimpiade Indonesia, juga membahas peluang-peluang untuk menciptakan pengalaman digital terbaik, terutama pada acara-acara olahraga yang akan datang.

Tanggapan Kamu

komentar