SAP Fashion Management Bantu Antisipasi Perubahan Pasar

(ilustrasi: linkedin)

SAP baru-baru ini mengumumkan berjalan live-nya solusi SAP Fashion Management di The Rockport Group. Menurut SAP, The Rockport Group sendiri merupakan salah satu pembuat sepatu dunia, dan menggunakan solusi SAP Fashion Management untuk menyatukan saluran grosir, retail, dan jaringan bisnis yang dimilikinya dan untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan pasar.

SAP menyatakan bahwa The Rockport Group beralih ke SAP untuk menjangkau khalayak global yang lebih luas dan mendukung jalan masuk ke pasar baru, seperti Tiongkok, dan untuk memperkuat kehadirannya di pasar yang sudah ada seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Korea, Portugal dan Spanyol. Menurut SAP, Rockport memiliki tiga merek – Rockport, Aravon dan Dunham – dan lebih dari 300 lokasi di lebih dari 60 negara. SAP menambahka bahwa perusahaan ini juga telah berjalan live dengan aplikasi SAP Customer Activity Repository dan solusi SAP Hybris untuk memberikan ruang analisis untuk mempelajari pelanggan secara global.

SAP menyatakan bahwa SAP Fashion Management, yang diluncurkan pada bulan Januari 2014, merupakan sebuah aplikasi fesyen (fashion) multikanal (multichannel) yang terintegrasi secara vertikal yang menyatukan proses bisnis grosir, retail, dan manufaktur dalam satu sistem software tunggal. Menurut SAP, dibangun melalui kerja sama dengan empat pelanggan, termasuk adidas Group, SAP Fashion Management, saat ini mendukung lebih dari tujuh puluh pelanggan di seluruh dunia termasuk Benetton, Brooks Brothers, dan banyak lagi.

SAP menguraikan juga bahwa SAP Fashion Management, digabungkan dengan SAP Customer Activity Repository dan solusi SAP Hybris, memungkinkan Rockport mengelola respons perusahaan terhadap aktivitas pelanggan dan pemenuhan pesanan dalam lingkungan retail multikanal yang bertumbuh kian kompleks. SAP menambahkan bahwa secara khusus, solusi retail yang terintegrasi secara vertikal memungkinkan perusahaan merek retail untuk:

  1. Mendasarkan rencana dan prediksi bisnis mereka berdasarkan wawasan pelanggan secara real-time
  2. Memecah silo data dan memungkinkan akses data, visibilitas dan analitik secara real-time dengan perangkat lunak dan teknologi dari SAP.
  3. Mengantisipasi kebutuhan setiap pelanggan, mengembangkan promosi, pernak-pernik dan program yang meningkatkan pangsa pasar, serta mengoptimalkan pengalaman pelanggan di seluruh saluran;
  4. Menggabungkan saluran digital dan fisik untuk memberikan para pelanggan suatu analisis tunggal terhadap sebuah merek

Tanggapan Kamu

komentar