PhotoGrid 6.0 Resmi Hadir di Indonesia

Berawal sebagai aplikasi penyunting foto, PhotGrid akhirnya bertransformasi menjadi sebuah aplikasi dengan tambahan fungsi baru. Dengan tetap mengedepankan fungsi sebagai aplikasi pembuat kolase foto, PhotoGrid 6.0 kini bukan hanya sebagai aplikasi pembuat kolase foto, namun juga sebuah aplikasi berbasis komunitas sosial kreatif untuk pengguna.

Pengguna dapat membagikan momen berharga sehari-hari melalui fitur sosial pada aplikasi tersebut. Dengan memasuki pasar Indonesia, PhotoGrid menyatakan menjajaki kesempatan besar untuk memperkenalkan versi teranyar dari aplikasinya kepada pengguna aktif Internet dan sosial media.

“PhotoGrid menyediakan komunitas sosial berbasis sharing foto yang sekaligus berfungsi sebagai perangkat untuk pengambilan dan penyuntingan foto. Selain itu, dengan lebih dari 100 juta pengguna aktif, Indonesia adalah negara dengan jumlah pengguna PhotoGrid terbanyak. Itu sebabnya kami memilih Indonesia sebagai negara pertama untuk memberikan informasi terbaru ini,” ujar Jeremy Peng (Head of Product PhotoGrid).

“Yang membedakan PhotoGrid dari aplikasi penyunting foto lain adalah fitur sosial komunitas kreatifnya. PhotoGrid mengajak pengguna untuk meninggalkan proses penyuntingan foto tradisional dan menjajaki kemungkinan pembuatan gambar paling ekstrim. Kecenderungan terhadap komunitas kelompok kepentingan membantu kami untuk mengidentifikasi dan mengembangkan sebuah pengalaman global bagi orang-orang untuk mengekspresikan diri, menemukan aspirasi sama, dan tetap terhubung melalui kegiatan bercerita secara visual (visual storytelling),” tambah Jeremy.

PhotoGrid mengklaim telah diunduh sebanyak 300 juta kali secara global dan 15 juta foto disunting per hari. Versi teranyar PhotoGrid hadir dengan fitur-fitur menarik, seperti, Grid, Scrapbook, Filmstrip dan Share-to-Social.

Tanggapan Kamu

komentar