Inilah 5 Racun yang Harus Dihindari di Tempat Kerja

Jika seseorang membiarkan lingkungan kerjanya dikelilingi hal yang negatif (seperti “racun”), itu akan memberikan dampak buruk bagi kehidupannya. Menurut Jobstreet, sebagian besar dari kita pernah mengalaminya di satu titik kehidupan kita. Hal tersebut tidaklah sehat dan pastinya tidak baik untuk emosi dan mental kita. Meskipun orang lain berpikiran berbeda, kita selalu punya sebuah pilihan.

Jobstreet menyatakan bahwa jika kita tidak bahagia di tempat kerja, penting untuk menganalisis alasan di balik semua itu dan melakukan sesuatu untuk itu. Apakah itu semua disebabkan oleh lingkungan kerja yang negatif? Karena itu, Jobstreet menyatakan ada lima hal bagian pada diri kita atau sekitar kita yang dapat terpengaruh oleh “racun” di tempat kerja. Apa sajakah? Inilah lima racun yang harus dihindari di tempat kerja.

  1. Energi Negatif

Menurut Jobstreet, mengeluh adalah hal yang manusiawi, tetapi terlalu banyak mengeluh akan menimbulkan energi yang negatif di tempat kerja. Lebih parah lagi, energi negatif akan menyebar dengan mudah dan cepat. Apakah rekan kerja kita banyak mengeluh namun tidak melakukan sesuatu yang membangun untuk memecahkan masalah? Apakah kita akan melakukan hal yang sama juga hanya supaya diterima?

Ketika suatu masalah muncul, apakah kebiasaan saling tunjuk dan saling menyalahkan terjadi? Menurut Jobstreet, hal itu merupakan sesuatu yang biasa terjadi di organisasi-organisasi besar, dan itu adalah suatu budaya yang menyebarkan racun di tempat kerja. Selain tidak produktif, Jobstreet menyatakan bahwa hal tersebut juga tidak mendorong semangat tim atau akuntabilitas, di mana keduanya merupakan nilai penting dari seorang pekerja.

Ketika seseorang terpapar energi negatif terus-menerus, sulit untuk tidak terpengaruh. Jika kita mengetahui bahwa kita merasa pesimis dan mengkritik pekerjaan kita dan orang-orang yang bekerja dengan kita, ada kemungkinan kita tidak berada dalam lingkungan yang kondusif.

  1. Kurangnya Semangat Tim

Apakah rekan kita bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama, atau mereka sepertinya memunyai agenda pribadi? Apakah menusuk dari belakang sesuatu yang biasa terjadi di tempat kerja kita? Jika iya, Jobtstreet menyatakan bahwa kita mungkin tidak memunyai tingkat kepercayaan yang tinggi di antara kolega dan atasan kita .

Jobtreet menyatakan bahwa kurangnya semangat tim merupakan hal yang buruk bagi perusahaan dan karyawan. Menurut Jobstreet, kita belajar dan tumbuh dengan lebih baik sebagai sebuah komunitas daripada dalam keterasingan.

  1. Manajemen yang Terlalu Mengawasi

Apakah atasan kita percaya kepada penilaian kita dan mendukung kita untuk bekerja secara mandiri, atau atasan kita selalu mengawasi setiap tahap pekerjaan kita? Jika itu yang terakhir, kita dapat merasakannya.

Menurut Jobstreet, bekerja di lingkungan yang selalu dikontrol akan meningkatkan keragu-raguan akan kemampuan diri sendiri dan mengikis rasa percaya seiring dengan berjalannya waktu.

  1. Kurangnya Persahabatan

Sebagai manusia, sebagian besar dari kita membutuhkan untuk terhubung dengan orang lain. Itulah mengapa media sosial menjadi bagian besar dalam kehidupan kita. Kita menikmati hubungan sosial yang bermakna. Apakah Anda mempunyai hubungan yang baik dengan teman-teman dan atasan Anda?

Kita menghabiskan rata-rata 8 jam per hari, 5 hari di tempat kerja. Kedekatan dengan kolega meningkatkan produktivitas dan menjaga kita tetap termotivasi. Jika Anda memunyai masalah pergaulan dengan rekan kerja Anda, Anda tidak akan menikmati waktu di kantor.

  1. Kurangnya Penghargaan

Penghargaan adalah salah satu ciri  kunci lingkungan kerja yang sehat. Kepemimpinan yang gagal untuk menginspirasi penghargaan, pasti akan gagal untuk mempertahankan bakat. Sama halnya, kurangnya penghargaan di antara rekan sekerja akan menimbulkan konflik dan kebencian. Semua itu berkontribusi sebagai racun di tempat kerja.

Apakah kita menghargai orang-orang yang bekerja dengan kita dan sebaliknya? Menurut Jobstreet, jika tidak, mungkin itu bukanlah merupakan tempat kerja yang nyaman.

Jobstreet menyatakan bahwa Anda tidak akan menemukan kantor yang sempurna di mana setiap orang memunyai kesepakatan yang sempurna. Jobstreet menambahkan bahwa bagaimanapun juga, keberagaman adalah ciri penting sebuah perusahaan yang maju. Dengan demikian, meminimalkan drama dan hal negatif seharusnya menjadi fokus dari budaya perusahaan.

Jobstreet menambahkan bahwa jika kita mengungkapkan keprihatinan kita, akan tetapi belum ada peningkatan yang berarti, dan hal tersebut mempengaruhi mental dan emosi kita, mungkin ini saatnya untuk berpindah pekerjaan. Tidaklah penting untuk bertahan di tempat yang menambah stres yang tidak ada gunanya dalam kehidupan kita. Menurut Jobstreet, hidup sudah cukup penuh dengan tantangan.

Tanggapan Kamu

komentar