Hati-hati, Aplikasi CCleaner Terinfeksi Malware

Jakarta, PCplus. Jika kamu baru-baru ini melakukan instalasi aplikasi CCleaner buatan Piriform, segera scan komputer kamu dan segera update aplikasi tersebut. Pasalnya, versi 5.33.6162 dari aplikasi tersebut ternyata mengandung malware yang bisa mengambil data pribadi kamu.

Avast, induk perusahaan Piriform yang membuat aplikasi CCleaner menyatakan bahwa server mereka mengalami kebobolan di antara tanggal 15 Agustus 2017 saat mereka merilis CCleaner versi 5.33.6162, dan tanggal 12 September 2017 saat mereka melakukan update versi berikutnya. Kemungkinan, peretas membobol server dan menyusupkan aplikasi CCleaner yang telah terinfeksi malware.

Dari tanggal 15 Agustus hingga 12 September, CCleaner versi 5.33.6162 tercatat melakukan pengiriman data ke sebuah server yang terletak di Amerika Serikat. Untungnya, data-data tersebut bukanlah data-data sensitif. Piriform menyatakan, data-data yang diambil meliputi nama komputer, alamat IP, daftar aplikasi yang terpasang, daftar aplikasi yang aktif, dan daftar perangkat jaringan yang terpasang.

Selain mengambil data, CCleaner yang terinfeksi malware tersebut juga diam-diam melakukan instalasi sebuah malware lainnya yang untungnya belum sempet dieksekusi.

Avast dan Piriform menyatakan bahwa malware tersebut menyusup ke CCleaner 5.33.6162 versi 32-bit serta CCleaner Cloud 1.07.3191. Kedua aplikasi tersebut tercatat telah diunduh oleh sekitar 2,27 pengguna.

Piriform sendiri telah merilis update versi terbaru untuk kedua aplikasi tersebut yang diklaim telah bersih dari malware. Avast menyatakan bahwa malware yang terlanjur terpasang juga otomatis akan dihapus saat CCleaner di-update ke versi terbaru.

Jadi kalau kamu kebetulan menggunakan CCleaner versi di atas yang terinfeksi malware, segera update CCleaner kamu dengan mengunjungi situs Piriform atau menggunakan fungsi update pada aplikasinya.

Tanggapan Kamu

komentar