Empat Aplikasi Android Ini Cocok untuk Hadapi Bencana

Bencana bisa datang kapan saja. Meskipun di Indonesia tidak ada badai seperti di negara-negara lainnya, bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi masih sering menjadi ancaman serius yang mau tidak mau harus dihadapi.

Kita memang tidak bisa mencegah terjadinya bencana. Namun, kita bisa bersiap diri menghadapi bencana dengan melakukan persiapan-persiapan yang diperlukan. Salah satu langkah persiapan ini misalnya saja memasang aplikasi yang cocok untuk menghadapi aneka bencana tersebut di smartphone atau komputer tablet Android kita.

Nah, inilah empat aplikasi penting yang akan bisa membantu kita menghadapi bencana

  1. Google Maps

Google Maps merupakan aplikasi yang cukup penting untuk menghadapi aneka bencana baik bencana alam maupun aneka bencana yang diakibatkan oleh ulah manusia seperti kecelakaan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan arah dan panduan jalan yang bisa dilalui. Hal ini khususnya berguna saat terjadi bencana seperti banjir atau gempa bumi di mana banyak jalan terputus.

Aplikasi ini juga akan memberikan petunjuk tentang jalur evakuasi yang disarankan untuk menjauh dari area bencana. Aplikasi ini juga mampu menunjukkan lokasi-lokasi bantuan terdekat yang dibutuhkan seperti kantor polisi, rumah sakit, dokter, pemadam kebakaran, atau lokasi penting lainnya. Aplikasi ini juga bisa memberikan informasi lain seperti nomor telepon lokasi-lokasi penting tersebut sehingga memudahkan pengguna meminta bantuan.

Google Maps juga memiliki kemampuan untuk menyimpan data peta secara offline. Hal ini sangat berguna saat koneksi internet tidak tersedia, misalnya saat terjadi gempa bumi. Di saat semacam itu, biasanya banyak infrastruktur komunikasi terputus termasuk di dalamnya koneksi internet. Dengan menyimpan data secara offline, aplikasi ini tetap bisa dipakai karena hanya mengandalkan GPS untuk menentukan lokasi pengguna.

  1. The Weather Channel

The Weather Channel merupakan salah satu aplikasi yang cukup berguna saat bencana menerjang. Aplikasi ini akan memberikan informasi cuaca dalam bentuk prakiraan cuaca, suhu udara, serta pantauan kondisi cuaca saat ini. Selain itu, aplikasi ini juga menampilkan aneka informasi terbaru tentang cuaca khususnya saat terjadi bencana di suatu kawasan.

Aplikasi ini juga akan menampilkan analisis cuaca dari kantor meteorogi setempat dan aneka informasi lain yang dibutuhkan saat bencana terjadi. Aplikasi ini bahkan dilengkapi dengan aplikasi tambahan yang bisa melacak badai atau fenomena alam lainnya. Dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna akan bisa menentukan kapan harus keluar dari rumah untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman atau tetap bertahan sampai bantuan datang atau sampai bencana mereda.

  1. Zello Walkie Talkie

Zello Walkie Talkie menjadi populer akhir-akhir ini saat terjadi badai Harvey di Amerika Serikat. Dikabarkan, banyak tim penyelamat di AS menggunakan aplikasi ini untuk saling berkomunikasi dalam melakukan proses evakuasi dan penyelamatan korban bencana.

Aplikasi ini mendukung metode push-to-talk dan bisa difungsikan sebagai walkie talkie. Ini memungkinkan anggota tim penyelamat korban bencana menggunakan smartphone-nya sebagai alat komunikasi yang mudah dan praktis.

Aplikasi ini juga mendukung chatrooms yang bisa diikuti sampai 2.500 peserta. Dan yang lebih membantu adalah aplikasi ini gratis sehingga pengguna bisa memasang dan menggunakannya tanpa direpotkan oleh biaya pemakaian.

  1. Aplikasi Berita dan Siaran Radio

Keberadaan aplikasi berita dan aplikasi penerima siaran radio juga merupakan bekal penting untuk menghadapi bencana. Dengan aplikasi berita yang terpasang, pengguna akan bisa mengikuti perkembangan yang terjadi saat bencana datang. Sebagai tambahan, aplikasi penerima radio (khususnya yang berbasis hardware menggunakan frekuensi radio) akan membantu pengguna mendengarkan arahan atau informasi tentang bencana dari pemerintah dan badan lain.

Sementara jika koneksi internet tersedia, aplikasi streaming radio bisa dipakai untuk mendapatkan informasi terkini secara langsung, yang biasanya akan terhubung juga ke media sosial. Dengan demikian, pengguna akan bisa melakukan interaksi secara langsung dengan pendengar lain atau bahkan mengirim laporan langsung tentang situasi bencana yang dialaminya. (PCplus)

 

Tanggapan Kamu

komentar