Gandeng BNI, PT Jualan Online Indonesia Hadirkan Personal Intelligent Banking Berbasis AI

Jakarta, PCplus. PT Jualan Online Indonesia (pembuat platform percakapan berbasis AI, Bjtech) belum lama ini meluncurkan Cinta. PT Jualan Online Indonesia menyatakan bahwa Cinta merupakan sebuah produk chatbot kerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI).

Didukung oleh teknologi machine learning, PT Jualan Online Indonesia menyatakan bahwa platform BJtech yang dipakai dalam Cinta dapat diimplementasikan di aplikasi perpesanan (messaging apps) dan kanal populer lainnya.

PT Jualan Online Indonesia menyatakan bahwa Cinta akan memungkinkan pelaku bisnis maupun individu untuk mengembangkan sendiri chatbot-nya pada aplikasi perpesanan, aplikasi mobile, situs web, maupun platform populer lainnya.

PT Jualan Online Indonesia menyatakan bahwa didukung oleh machine learning technology, platform BJtech akan memberi solusi bagi penggunanya untuk bisa terhubung ke semua orang dalam satu waktu secara bersamaan melalui cara komunikasi yang paling mudah yakni chatting, dan juga dapat dikelola pengguna tanpa kemampuan bahasa pemograman seperti coding.

Cinta sebagai Personal Intelligent Banking menurut PT Jualan Online Indonesia dapat membantu nasabah dalam mengelola keperluan perbankan BNI mulai dari sharing info, registrasi produk-produk BNI, hingga aktivitas transaksi UnikQu menjadi lebih mudah dan cepat hanya melalui chatting.

PT Jualan Online Indonesia menyatakan bahwa chatbot Cinta kini sudah tersedia pada Facebook Messenger dan Twitter. Selain Cinta, PT Jualan Online Indonesia menyatakan bahwa produk chatbot yang sudah terlebih dulu menggunakan platform percakapan berbasis AI BJtech adalah Bang Joni, yakni teman virtual yang dapat membantu penggunanya dalam menjalani aktivitas harian seperti pembelian pulsa, info cuaca dan tol, hingga pembelian tiket pesawat. Saat ini produk chatbot Bang Joni bisa diakses melalui LINE.

“Platform BJtech menawarkan solusi bagi pengguna yang ingin menciptakan dan mengembangkan chatbot sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing. Bagi pelaku bisnis misalnya, chatbot bisa digunakan sebagai marketing channel, customer service support, menyebarkan info produk, pemesanan produk, asisten pribadi, hingga diintegrasikan ke dalam sistem internal perusahaan. Sementara non-bisnis atau individu bisa belajar mengembangkan produk chatbot mereka sendiri untuk aktivitas percakapan sehari-hari maupun hiburan seperti pengembangan chatbot kuis, hiburan, dan gaming,” ujar Diatce G. Harahap (CEO PT Jualan Online Indonesia).

Untuk bisa menjangkau pengguna yang lebih luas dan beragam, PT Jualan Online Indonesia menyatakan bahwa AI Conversation Platform BJtech tidak mengharuskan skill pemograman tertentu. Pengguna hanya perlu memerhatikan langkah-langkah teknis yang relatif sederhana.

Tanggapan Kamu

komentar