All posts by Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer

Mudahkan PSC, Astragraphia Kenalkan Solusi Kligme

JAKARTA, PCplus – Perlu print, scan atau copy (PSC) dokumen di kampus, tapi tak punya akses ke printer multifungsi saat itu? Ah tak usah resah.

Kamu kini bisa melakukan ketiga kegiatan itu dimana saja dan kapan saja. Tinggal sambangi mesin multifungsi Fuji Xerox yang sudah mendukung solusi Kligme di lokasi tertentu. Lalu koneksikan USB flash disk-mu di satu dari empat port yang tersedia.

Nah di layar mesin yang mirip ATM itu kamu bisa memilih dokumen yang mau dicetak/fotokopi. Tentukan sumber file, ukuran kertas, jumlah cetakan. Lalu akan muncul nomor job yang nanti harus dimasukkan ke layar mesin printer. Kamu juga akan mendapatkan informasi harga yang harus dibayar.

O ya, pembayarannya bisa nontunai alias cashless transaction secara mandiri. Kalau punya kartu Flazz BCA kamu bisa langsung tempel kartumu dan ongkos cetak langsung dipotong. Hasil cetak baru bisa diambil setelah pembayaran lunas loh.

Tidak punya kartu Flazz? Tidak masalah. Kamu bisa gesek sebarang kartu debit atau selipkan kartu kreditmu di mesin EDC BCA yang terpasang.

Solusi cetak Kligme ini terdiri dari mesin multifungsi Fuji Xerox dan kiosk/anjungan cetak berlayar sentuh. Kligme sendiri adalah aplikasi cetak besutan Astragraphia Document Solution yang sudah malang melintang di ajang solusi dokumen perkantoran sejak 1971.

“Saat ini industri printing sudah memasuki era digital, hal ini menuntut kami untuk selalu berada di garda terdepan sebagai perusahaan yang selalu peduli dan berkomitmen untuk menghubungkan mesin printing ke semua peranti mulai dari laptop, kamera hingga smartphone,” kata Arifin Pranoto (Direktur PT Astra Graphia Tbk).

Lalu di mana mesin cetak solusi Kligme ini bisa ditemui? Hmm, salah satunya di kampus Bina Nusantara di Bandung. Mungkin juga di hotel- hotel di kawasan wisata seperti Bali.

Tuh, Ada Lipstik “OLLA by Olla Ramlan” di JD.ID

JAKARTA, PCplus – Bagi perempuan, lipstik menjadi salah satu alat kecantikan yang tidak bisa ditinggalkan. Banyak sih merek lipstik yang tersedia di toko konvensional maupun toko online. Namun yang satu ini eksklusif hanya tersedia di JD.ID.

Mereknya “OLLA by Olla Ramlan”. Produk lipstik OLLA by Olla Ramlan menjadi signature brand beauty JD.ID untuk wanita modern, urban dan aktif di segala suasana dan kesempatan.

“Bibir menjadi salah satu pesona kecantikan wanita sejak jaman dulu, merupakan simbol kecantikan yang melekat pada seorang wanita dan juga menjadi pusat perhatian. Pemilihan kosmetik yang tepat pada bibir saja sudah bisa mengubah penampilan kita secara keseluruhan. Jadi, beauty at all times itu tidak sulit, kuncinya ada di bibir. Itu juga sebabnya aku memutuskan untuk meluncurkan produk lipstik terlebih dahulu.” jelas Olla Ramlan.

Segmen market JD.ID, kata Olla, menyasar kaum urban menengah ke atas yang sesuai dengan brand OLLA. “Semoga hal ini bisa membantu penggemar lipstik dalam membeli produk lipstik aku.” katanya.

Lipstik matte liquid OLLA ditawarkan dalam 5 pilihan warna: Velvet Red, Rose Brown, Seductive Nude, Candy Blush, dan Chiffon Pink.

O ya, kategori Beauty belum lama dibuka di JD.ID. Namun menurut Arief Nuary (Head of Merchandiser kategori Beaty JD.ID), kontribusinya kian signifikan buat perusahaan. “Kami targetkan sampai akhir tahun bisa tumbuh di atas 30 persen sehingga lebih banyak wanita Indonesia yang bisa menikmati kemudahan menjadi cantik bersama JD.ID,” katanya.

Sebagai ‘the new online beauty destination’, JD.ID saat ini menjual beragam jenis produk kecantikan mulai dari Premium Skin Care, Regular Skin Care, Make Up & Perfume, Hair Care, Body Care, sampai Alat Kecantikan.

Tiga Tips Aman Belanja Online

JAKARTA, PCplus  – Suka belanja online? Tapi kuatir ditipu penjual, misalnya barang yang dikirim tidak seindah yang ditampilkan di etalase Internet? Atau kecewa dengan promo yang digembar-gemborkan?

Ah tak perlu kuatir. Berbagai lembaga survei mulai meneliti kinerja perusahaan di Indonesia dari segi kenyamanan berbelanja, citra perusahaan dalam hal popularitas dan nama baik,
kepercayaan publik terhadap situs, sampai kualitas produk dan layanan yang ditawarkan kepada konsumen. Sejumlah perusahaan yang sudah go public, seperti Indofood dan Blue Bird,  lalu diberi penghargaan kinerja dan kualitas perusahaan.

Tapi kalau untuk eCommerce ada tidak ya? Ada kok.  eCommerce MatahariMall.com baru-baru ini masuk ke dalam jajaran pemenang penghargaan ‘Most Admired Company’ kategori
start-up. Ini sekaligus membuktikan MatahariMall.com berhasil menghadirkan rasa aman dan terpercaya bagi konsumen setianya dalam berbelanja online.

Nah, agar kamu tidak ragu-ragu belanja online, simak beberapa tips berikut:

 

  1. Pilih situs online yang telah bekerjasama dengan bank-bank terpercaya. Sebelum belanja online, ada baiknya kunjungi situsnya dulu. Cek sistem pembayaran sampai pengirimannya untuk memastikan keamanan transaksi. Jangan lupa  cek bank yang bermitra dengan eCommerce tersebut
  2. Cari tahu induk perusahaan yang mendirikan eCommerce tersebut.
  3. Pilih situs eCommerce yang sudah mendapat sertifikasi dari lembaga survei lain

Jika cermat, kamu akan mendapatkan keuntungan yang tak kalah dengan berbelanja di toko-toko biasa. Nah, selamat belanja online.

Untuk Lindungi UKM, Kasperky Tawarkan KSOS

JAKARTA, PCplus – Belum lama ini dunia IT heboh dengan isu ransomware yang menyandera data dari dua rumah sakit besar di tanah air, RS Harapan Kita dan RS Kanker Dharmais. Memang tebusan yang diminta tak banyak, US$ 300, tapi tak ada jaminan bukan kalau file yang dikunci akan utuh dikembalikan? Atau kejadian serupa tidak berulang lagi?

Kalau perusahaan besar yang punya tim TI dan ratusan komputer saja bisa diserang bagaimana dengan perusahaan kecil menengah (UKM – usaha kecil menengah) yang tak punya orang TI? Ingat, semua orang bisa diserang loh. Bukan cuma perusahaan besar, tapi siapa pun yang suka menerima e-mail atau ber-Internet.

Lalu bagaimana mengamankan diri? Untuk UKM dengan 5 – 50 komputer, Kaspersky Lab punya produk khusus. Namanya Kaspersky Small Office Security (KSOS). Versi baru ini dilengkapi fitur anti-ransomware pada komponen System Watcher. Fitur ini tidak hanya memblokir upaya enkripsi berbahaya, tapi memicu backup dan pemulihan otomatis. Ini pasti akan memberikan rasa aman bagi pelaku UKM.

Fitur lannya adalah Safe Money yang telah disempurnakan. Fitur ini memberikan perlindungan atas transaksi keuangan dari aksi penipu online yang menggunakan fungsi clipboard atau screen grab untuk mencuri data bisnis dan keuangan.

Para pelaku UKM juga dimudahkan dalam memantau status keamanannya. Via konsol berbasis cloud khusus,  bisa ditampilkan status perlindungan semua perangkat di jaringan, mulai dari PC,   server file sampai perangkat mobile (notebook, smartphone, tablet). Info ini bisa diakses kapan saja dan dari mana saja selama terhubung ke Internet. Pengaturan perlindungan pun bisa diaktifkan atau dibuah seperlunya.

“Fitur-fiturnya lebih canggih dari (Kaspersky Lab) versi ritel, tapi harganya terjangkau untuk UKM yang menggunakan 5 – 25 PC. UKM di Indonesia kebanyakan memiliki 5 – 10 PC,” tegas jubir dari PT Optima Solusindo Informatika, distributor KSOS di Indonesia.   

Di Indonesia, KSOS didistribusikan dalam bentuk CD. Kamu bisa membelinya dengan harga kisaran Rp 100 ribu – Rp 300 ribu per user per tahun, tergantung jumlah user yang dipilih. KSOS tersedia dalam pilihan 5, 10, dan 20 user. Masing-masing paket dilengkapi antivirus gratios untuk perangkat mobile dan file server.

Eksis 110 Tahun, Ericsson Ajak Mahasiswa Urai Kemacetan Jakarta

JAKARTA, PCplus – Bagi sebagian orang, Ericsson bukan nama asing. Handset Ericcson sekitar 20 tahun lalu sangat beken, dan menurut menteri komunikasi dan informatika Rudiantara yang hadir dalam acara Ericsson Smartnovation Indonesia Hackathon 2017, salah satu yang terbaik saat itu.

Ericsson memang bukan pendatang baru. Perusahaan teknologi asal Swedia ini sudah 110 tahun berkiprah di tanah air. Sebagai bagian perayaannya, Ericsson menantang 60 mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Indonesia untuk membuat solusi berbasis ICT yang dikemas dalam ajang Ericsson Smartnovation Indonesia Hackathon 2017. Tepatnya solusi untuk mengurai kemacetan lalu lintas Jakarta.

Mengapa solusi untuk kemacetan Jakarta yang dipilih? Karena di Jakarta, menurut data Polda Metro Jaya 2015 yang dirilis BPS, ada lebih dari 17 juta kendaraan sehingga kemacetan pasti tak terelakkan.

Selama 20 jam (22 – 23 Mei 2017), 12 tim dari UI, ITB, Universitas Telkom dan Universitas Bina Nusantara, diminta mendesain dan mendemokan konsep IoT (Internet of Things) dan Smart City. “Ini yang pertama di Indonesia (bagi Ericsson)”, jelas Ulf Ewaldsson (Senior Vice President and Head of Business Area Digital Services, Ericsson).

Pemenangnya dihadiahi uang total Rp 50 juta. Mereka juga berkesempatan mengikuti program magang Ericsson Indonesia.

Lalu siapa yang menang? Adalah tim no.6 dari ITB. Tim beranggotakan lima orang itu
membuat aplikasi mobile untuk transportasi umum, seperti metromini, yang bisa menunjukkan rute kendaraan. Alasannya, transportasi publik menghabiskan waktu karena suka ngetem (menunggu penumpang) dan menaikkan tarif seenaknya.

Maka dibuat aplikasi dengan interface yang mirip Uber atau Grab. Calon penumpang bisa melakukan booking dan melacak rute kendaraan. Aplikasi juga bisa menunjukkan berapa kursi tersisa dalam kendaraan. Aplikasi disebutkan juga memanfaatkan machine learning untuk mempelajari kebiasaan pengemudi.

Grab Indonesia Janjikan Cetak Lima Juta Wirausahawan Mikro

(ki-ka) John Riady, Director Lippo Group, Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, Albert Lucius, CEO & Co-founder Kudo, Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Anthony Tan, Group CEO & Co-founder Grab, dan Agung Nugroho, COO & Co-founder Kudo berfoto bersama di konferensi pers Grab 4 Indonesia.

JAKARTA, PCplus – Visi Digital Economy 2020 sebagai kekuatan Indonesia di masa depan yang dicetuskan presiden Joko Widodo tentu bukanlah angan-angan belaka. Guna mewujudkan visi tersebut, menurut menteri komunikasi dan informatika Rudiantara, masyarakat dan sektor swasta harus bekerjasama.

Salah satunya dilakukan oleh Grab Indonesia. Menggandeng (baca: akuisisi) perusahaan startup lokal Kudo, Grab menargetkan bisa melahirkan lima juta wirausahawan mikro di tanah air pada 2018 nanti.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk membangun sumberdaya manusia dan membantu lebih  banyak lagi masyarakat Indonesia menikmati manfaat dari ekonomi digital,” kata Anthony Tan (Group CEO & Co-founder, Grab). “Kami akan menciptakan periuk nasi baru bagi sekitar 5 juta orang di Indonesia,” janjinya dalam jumpa pers di Jakarta (18/5/2017). Grab, tuturnya, menginvestasikan US$ 100 juta untuk teknologi yang dipakai di tanah air.

Eh, siapa sih Kudo sampai bisa diakuisisi oleh Grab? Kudo adalah perusahaan startup lokal yang membesut aplikasi kios untuk  dagang online. Beroperasi di  seluruh Indonesia, Albert Lucius (CEO & Co-founder, Kudo) menyebutkan Kudo memiliki 400.000 agen resmi dengan kategori UKM (usaha kecil mikro) yang bertransaksi secara tunai. 

Lalu apa peran Kudo dalam visi Grab untuk melahirkan 5 juta wirausahawan pada tahun 2018 nanti? Begini, setelah Kudo resmi diakuisisi Grab Indonsia, ke-400 ribu agen resmi Kudo juga menjadi bagian dari Grab di Indonesia. Menggunakan modul onboarding di aplikasi Kudo, mereka akan menjadi penyambung tangan Grab dalam merekrut mitra pengemudinya di daerah-daerah.

“Dengan Kudo, Grab hadir di lebih dari 500 kota di Indonesia, karena jumlah agen Kudo sangat masif,” jelas Ridzki Kramadibrata (Managing Director, Grab Indonesia) dalam jumpa pers di Jakarta (18/5/2017). Cara ini disebutkan menjadi ekspansi massal basis mitra pengemudi Grab di seluruh Indonesia.

Kerjasama Grab dengan Kudo, kata Rudiantara, memang diharapkan juga bisa mendorong kemajuan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Apalagi, tambah Albert, mitra pengemudi Grab juga dapat menjadi agen Kudo dan berjualan barang secara online melalui aplikasi Kudo.

Saat ini, Grab yang beroperasi di 11 kota di Indonesia mengklaim sudah memiliki 870 ribu mitra pengemudi. Sementara Kudo memiliki 400 ribu agen resmi.

Kudo juga memiliki nyaris 150 engineer lokal, yang sekarang menjadi bagian dari pusat R&D Grab Jakarta. Pusat R&D Grab yang diakuisisinya dari Kudo disebutkan akan mengembangkan inovasi-inovasi untuk membuat ekonomi digital lebih nyaman, terjangkau dan aman digunakan. 

Akuisisi Kudo, Grab Indonesia Bangun Pusat  R&D di Indonesia

JAKARTA, PCplus – Tahu Grab dong ya. Ia adalah perusahaan teknologi yang menyediakan layanan transportasi darat: motor, mobil, kurir barang, jasa pesan makanan.

Tiga bulan lalu Grab yang di Indonesia mulai beroperasi sejak 2014 itu mengumumkan master plan Grab 4 Indonesia 2020. Salah satu janji Grab saat itu, tutur Ridzki Kramadibrata (Managing Director, Grab Indonesia) dalam jumpa pers di Jakarta (18/5/2017), adalah membuka pusat R&D di tanah air dalam kurun waktu dua tahun.

Tak sampai dua tahun, janji itu telah digenapi. Setelah mengakuisisi perusahaan startup Kudo, Grab kini memiliki pusat R&D di kawasan Kebayoran, Jakarta. Nyaris 150 engineer Kudo pun langsung bergabung dalam tim R&D Grab Indonesia.

Sampai akhir 2017, kata Ridzki, pusat R&D Jakarta itu menargetkan akan memiliki lebih dari 200 engineer lokal. Mereka akan berkantor di kompleks seluas 4500 meter persegi. Para engineer lokal ini bertugas menciptakan inovasi-inovasi layanan Grab di Indonesia, mulai integrasi layanan mitra ke aplikasi Grab, fitur baru untuk solusi pembayaran mobile GrabPay, dan fitur-fitur yang memudahkan proses pembayaran mitra pengemudi dan pemesanan melalui aplikasi.

“Kami yakin dapat berbagi beragam inovasi yang diciptakan pusat R&D kami di Jakarta secara global,” tukas Ridzki.

“Sebagai perusahaan teknologi global, tidak sebatas modal, kami juga memiliki tanggung jawab untuk berbagi keterampilan teknologi terdepan dan membentuk talenta engineering lokal yang mumpuni, yang kemudian akan menciptakan jutaan wirausahawan mikro,” ucap Anthony Tan (Group CEO & Co-founder, Grab) .

Pusat R&D Jakarta, jelas Anthony Tan, adalah pusat R&D Grab yang ke-6. Sebelumnya Grab sudah membangun pusat R&D globalnya di lima negara:  India (Bengalore), Tiongkok (Beijing), Vietnam (Ho Chi Minh City), AS (Seattle), dan Singapura.

Dual Camera untuk Coolpad Duo

JAKARTA, PCplus – Mayoritas smartphone terbaru umumnya menggembar-gemborkan kemampuan kamera yang disematkan. Tak terkecuali Coolpad.

Model terbarunya, Coolpad Duo, bahkan menyodorkan dua kamera belakang. Masing-masing beresolusi 13MP. Kedua kamera akan bekerjasama untuk menghasilkan gambar terbaik.

Ya, fungsi kedua kamera dengan kecepatan otofokus 0,1detik itu beda. Yang pertama, kamera RGB, untuk menghasilkan warna gambar. Sedangkan yang kedua akan bekerja menangkap gambar hitam putih (monokrom). Maka lensa monokrom akan membantu lensa RGB dalam menangkap detil, sekaligus menyerap lebih banyak cahaya di kondisi kurang cahaya.

Coolpad country manager Kim Chen menyebutkan, teknologi dual camera membuat gambar lebih jelas 20%, mengurangi noise 8% dan menaikkan kecerahan 20%.

Efek bokeh pada kamera SLR pun dihadirkan melalui software. Kamu bisa mengubah fokus setelah mengambil gambar. Caranya simpel, potret sejumlah foto dengan kedua kamera, dan gunakan software-nya untuk memroses foto-foto menjadi satu foto.

Mau foto selfie menjadi 3D pun bisa. Coolpad menyediakan fiturnya. Eh untuk selfie, gunakan kamera depan yang 8MP.

Apalagi fiturnya? Tunggu ya..

Ini Dia Spesifikasi Dell Inspiron 15 Gaming

 

ki-ka: Martin Wibisono (Consumer Country Director, PT Dell Indonesia), Catherine Lian (Marketing Director Indonesia, Dell EMC) dan William Hartoyo (Product Marketing Manager, PT Dell Indonesia) memamerkan notebook gaming Dell Inspiron 15 Gaming

JAKARTA, PCplus – Dell baru saja memperkenalkan notebook gaming terbarunya di tanah air. Hadir dalam empat pilihan model (dibedakan oleh spesifikasi prosesor dan kapasitas memori), Inspiron 15 Gaming model 7567 itu diklaim tidak panas saat diajak bermain game kelas berat seperti Forza Motosport 6 Apex atau Battlefield 1.

Agar notebook yang memiliki backlit keyboard full size ini tetap adem walaupun lama diajak bermain game aksi atau balapan, Dell menggunakan thermal cooling. Selain itu di bagian belakang terdapat ventilasi. 

“Juga menggunakan dual fan untuk mengontrol panas dan tidak bising. Pipa cooling-nya lebih panjang. Temperatur bisa lebih rendah, sampai 21 derajat Celcius,” ungkap William Hartoyo (Product Marketing Manager, PT Dell Indonesia) dalam acara peluncuran Dell Inspiron 15 Gaming di Jakarta (4/4/2017).

Baterai notebook berlayar LED anti-glare 15,6” FHD dengan ketebalan badan kurang dari 1 inci itu pun diklaim terbesar untuk notebook gaming saat ini dengan kapasitas 74 Watt Hours. “Bisa bertahan 9 – 13 jam,” kata William.

O ya, notebook yang dibandrol dengan harga mulai Rp 12 jutaan itu (tergantung spesifikasi) juga mendukung fitur NVidia BatteryBoost. Fitur ini akan mengatur kinerja dari GPU GeForce agar menyediakan power dalam jumlah yang tepat agar alur game berlangsung mulus. Ia juga yang akan mengatur frame rate sesuai dengan kebutuhan gaming saat kamu memainkan game aksi.

“Bisa sampai 3 jam 28 menit dengan Battery Boost aktif. Kalau tidak, 58 menit,” terang William menunjukkan grafik baterai saat game GRID Autosport 1 dimainkan pada setelan 1080p High, 30fps.

Notebook yang datang dengan Windows 10 dengan Cortana ini mudah di-upgrade. Kamu tinggal memutar dan melepas satu sekrup untuk meng-upgrade memori maupun hard disk. Dell sudah memasangkan hard disk 1TB. Namun tersedia opsi dua storaga dengan SSD 128/256 GB. Sementara untuk memori DDR4, terpasang 8/16 GB, yang bisa ditambah sampai 32GB.

Untuk prosesor, Dell memasangkan Intel Core i7 quad-core generasi ke-7 (KabyLake) dan i5. Sedangkan konektivitas difasilitasi melalui tiga port USB 3.0, satu HDMI, port RJ-45 slot SDcard 2-in-1, jack mikropon/headphone, fitur nirkabel Bluetooth 4.2 dan Wi-Fi 802.11 ac. Lubang pengaman Kensington Lock pun hadir.

Sedangkan untuk suara yang bertenaga, dipasanglah dua front firing speaker dengan subwoofer. Sebuah Webcam 720p tak lupa ditanamkan.

Keunggulan kompetitif Inspiron 15 Gaming, tutur Catherine Lian (Marketing Director, Indonesia, Dell EMC), dihadirkan tidak hanya pada harga yang terjangkau. Tapi juga pada layanan purna jual. “Premium support dengan Support Assist yang memberikan pesan otomatis ketika hardware mengalami masalah. Teknisi juga datang on-site untuk memperbaiki. Atau bisa mengontak hotline.”

O ya, kamu bisa memilih warna casing Dell Inspiron 15 Gaming. Tersedia dua pilihan warna: hitam dan merah.

Bikin Ngiler, Potensi Pasar Gaming Indonesia

JAKARTA, PCplus – Main game secara serius itu butuh duit banyak. Bagaimana tidak.  Agar game berjalan mulus dan komputer (PC atau notebook) tidak panas, jeroannya haruslah yang terbaik. Prosesor kalau bisa yang tercepat, memori besar, storage lega, sistem pendingin oke, speaker bagus. Mouse pun spesial. Pokoknya semua kalau bisa papan atas.

Pasar gaming terlihat terbatas, tapi potensi bisnisnya ternyata menggiurkan loh. “Pasar gaming dunia tumbuh eksponensial. Akan tembus 35 mliar dollar (AS) pada tahun 2018. Yang butuh gaming, butuh spesifikasi tinggi”, papar Martin Wibisono (Consumer Country Director, PT Dell Indonesia) saat memperkenalkan notebook gaming terbaru Dell Inspiron 15 Gaming di Jakarta (4/4/2017).  

Martin menyebutkan bahwa Asia Pasifik merupakan pasar gaming yang paling besar. Kalau Indonesia? Dari daftar 20 negara di dunia, Indonesia yang populasi online-nya 56,7 juta itu duduk di peringkat 17 untuk revenue game. Nilai revenue totalnya US$ 704,4 juta.  Di urutan pertama adalah Tiongkok (US$ 24.368,8 juta) dengan populasi online 788,8 juta.  

Namun di kawasan Asia Pasifik, tahun lalu Indonesia menjadi nomor satu. Malaysia ada di urutan 18 dengan revenue US$ 539,5 juta dan populasi online 22,8 juta. Sedangkan Thailand yang memiliki populasi online 28,7 juta berada di nomor 20.

Pasar gaming di Indonesia, kata Martin, besar. “Terbesar kedua di Asia Tenggara dengan total revenue di tahun 2017 untuk hardware, software gaming di Indonesia diperkirakan mencapai 841,8 juta. Untuk mobile, revenue-nya 524,4 juta dengan CAGR 40%. Cukup signifikan,” tambahnya menyitir laporan newzoo.

Menurut newzoo, tahun ini nilai pasar gaming di Indonesia diproyeksikan mencapai US$ 465 juta. Atau kedua terbesar di Asia Tenggara setelah Thailand.

“Indonesia banyak event gaming,” terang Martin. Apalagi pemerintah juga mulai menggenjot sektor game, antara lain dengan mencanangkan Hari Game Indonesia setiap 8 Agustus. Tahun 2020, pemerintah mentargetkan pengembang game lokal akan mendominasi 40% – 50% industri game di Indonesia. Pengembangan game pun dijadikan salah satu dari tiga subsektor prioritas (selain film dan aplikasi) oleh Bekraf.

Besarnya pasar gaming inilah yang juga membuat Dell tak ragu-ragu memasarkan notebook gaming terbarunya, Inspiron 15 Gaming, di tanah air tahun ini. Notebook tersebut dibandrol dengan harga kisaran mulai Rp 12 juta – Rp 18 juta.

Tak Main-main, Dell Sodorkan Notebook Gaming ‘Murah’

 

Dell Inspiron 15 Gaming

JAKARTA, PCplus – Notebook gaming biasanya identik dengan harga mahal. Maklum komponennya dipilih yang kelas atas. Tapi tawaran terbaru Dell ternyata cukup terjangkau loh.

Namanya Inspiron 15 Gaming. “Desainnya banyak peningkatan, dari masukan para pengguna, termasuk Indonesia,” ungkap William Hartoyo (Product Marketing Manager, PT Dell Indonesia) dalam acara peluncuran di Jakarta (4/4/2017) tentang model terbarunya, 7567.

Agar mulus memainkan game-game berat, Dell mempersenjatai Inspiron 15 Gaming Model 7567-nya dengan prosesor Intel quad-core i7 H-series generasi ke-7, grafis diskrit NVidia GeForce GTX terbaru, memori DDR4  sampai 16GB dengan hard disk standar 1TB dengan sistem operasi Windows 10 dengan Cortana, serta layar anti-silau 15,6” Full HD.

“Untuk yang ingin upgrade dimungkinkan, memori bisa sampai 32GB. Kapasitas penyimpanan ada pilihan dual drive dengan SSD 128GB atau 256GB, tergantung pilihan spesifikasi,” jelas William.

Tersemat pula fitur nirkabel Wi-Fi 802.11 ac. Tapi kalau kamu mau main online pakai kabel Ethernet, masih tersedia port RJ-45. Slot SDcard 2-in-1, 3 port USB 3.0, port HDMI dan jack mikropon pun hadir.

Hmm, bagaimana dengan daya tahan baterai? Jangan kuatir. Dijelaskan William, Model 7567 ini menggunakan baterai dengan kapasitas 74 Watt Hours 6-cell. “Terbesar untuk gamer yang ada di pasaran saat ini. Bisa bertahan 9 – 13 jam,” tuturnya bangga.

Untuk mendongkrak kinerja baterai saat tidak tercolok ke jala-jala listrik, Dell memanfaatkan teknologi NVidia Battery Boost. Ini agar kamu tidak harus cepat-cepat mengisi ulang daya baterai saat sedang bermain. Kalau fitur Battery Boost kamu aktifkan, Dell mengklaim kamu akan bisa bermain 3x lebih lama dibandingkan jika fitur ini dimatikan.

“Bisa sampai 3 jam 28 menit dengan Battery Boost aktif. Kalau tidak, 58 menit,” terang William menunjukkan grafik baterai saat game GRID Autosport 1 dimainkan pada setelan 1080p High.

Menarik ya? Lalu berapa harganya? “Harga terjangkau,” tandas Catherine Lian (Marketing Director Indonesia, Dell EMC). “Mulai dari 12 jutaan,” sebut William.

Harga Rp 12 jutaan berlaku untuk model dengan prosesor Intel Core i5. Sementara untuk model dengan Intel Core i7 dijual dengan harga Rp 15,999 juta (8GB) dan Rp 17,999 juta (16GB). Ya, Dell Inspiron 15 Gaming ini tersedia dalam empat model, dengan perbedaan pada prosesor dan kapasitas memori.

5G, Pintu Masuk Model Bisnis Baru

JAKARTA, PCplus – Teknologi jaringan 5G berkembang pesat. 5G ini bukan revolusi. LTE bahkan adalah fondasi dari 5G.

Apa sih keuntungan 5G? Bagi operator, terang Thomas Jul (Presiden Direktur Ericsson South East Asia and Ocenia), 5G berpotensi mendorong pertumbuhan pemasukan sebesar 34% di 2026 dibandingkan tahun 2016. 

5G, papar Jul, membuka pintu bagi model bisnis baru. Ini khususnya berlaku di dunia yang saling terhubung. Ada empat pintu baru yang dibuka oleh 5G, yakni

  1. Fixed wireless access, yakni rumah-rumah multi gigabit
  2. Factory automation, yakni Industrial IoT (Internet of Things) dengan robot
  3. Connected transport. Melalui kendaraan-kendaraan pintar (smart vehicles) yang saling terhubung ke Internet seperti yang dilakukan oleh Scania di Swedia.
  4. Extreme mobile broadband.  

Dengan 5G, kita akan melihat konektivitas-sebagai-layanan (connectivity as a service) berbasis network slicing. Transaksi bisa lebih aman dan energi diefisienkan untuk menggunakan perangkat IoT yang baterainya 10x lebih awet dibandingkan sekarang.

Lalu apa untungnya 5G bagi konsumen? Konsumen, kata Jul, bisa menikmati aplikasi baru seperti augmented reality dan video streaming 4K, juga layanan kesehatan jarak jauh. Pemutaran video 4K tanpa gangguan butuh kecepatan unduh minimal 15Mbps. Dengan radio 5G, sel jaringan tunggal dapat mendukung pemutaran video 4K oleh ratusan pengguna secara sekaligus. Teknologi ini berpotensi memenuhi meningkatnya permintaan konsumen Indonesia yang lebih dari 20%-nya menggunakan smartphone untuk mengakses video online setiap hari.  

Wah, Indonesia bisa 5G Tahun Depan

LTE atau 4G menjadi fondasi bagi 5G

 

JAKARTA, PCplus – Sejumlah negara sudah bersiap menggelar jaringan 5G. Jepang misalnya siap meluncurkan layanan mobile 5G pada tahun 2020 yang ditargetkan akan sekitar 100x lebih cepat daripada LTE (long term evolution) yang dipakai sekarang, atau 10x lebih cepat daripadanya​ 4G. Selain itu  Eropa, Tiongkok, dan Korea Selatan  juga sudah akan meluncurkan 5G secara komersial.

Apa sih sebenarnya tantangan untuk beralih ke 5G? Menurut Dr. Magnus Ewerbring (Chief Technology Officer, Ericsson Asia Pacific), tantangannya terletak pada radio. “5G intinya adalah tentang delay yang pendek dan bandwidth yang tinggi,” ungkapnya.

Peralihan ke 5G, kata Ewerbring, tergantung kesiapan negara masing-masing dan ketersediaan spektrum yang ada. “Secara produk, sudah siap dikirimkan pada akhir tahun. Tergantung operator kapan (mereka) mau pakai,” jelasnya.

Hmm, jadi bagaimana dengan Indonesia? Menurut menteri komunikasi dan informatika Rudiantara saat berbicara di ajang Demo 5G Ericsson di Jakarta (3/4/2017), pemerintah sebagai regulator sudah mengalokasikan frekuensi 28GHz untuk jaringan 5G. “Sekarang (untuk demo 5G Ericsson) siapkan alokasi frekuensi di 15GHz. Nanti 28GHz, selebar 2GHz.”

Jadi kapan kita bisa mencicipi kecepatan 5G? “Tahun depan juga bisa karena (spektrum) 28GHz kosong, tinggal pakai. (Tapi) Tergantung operator. Untuk 5G, karena frekuensi tinggi hanya bisa (diterapkan) di kota. Untuk rural (pedesaan), jadi mahal karena lokasi BTS (base transceiver station) lebih rapat. Makin tinggi frekuensi, makin pendek jangkauannya. Ini diatur untuk pabrik (otomasi, robot), IoT (internet of things),” ucap Rudiantara.

Bahaya 5G Bagi Operator Telekomunikasi Indonesia

Frekuensi yang dipakai untuk 5G

JAKARTA, PCplus – Berapa sih jumlah operator seluler di tanah air saat ini? Lebih dari jumlah jari di kedua tanganmu! “Sebelas,” ungkap Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika) dalam ajang Demo 5G Ericcson di Jakarta (3/4/2017).

Banyaknya operator ini membuat persaingan memperebutkan konsumen sangat ketat. Padahal konsumen tak pernah loyal. Mereka mudah saja berpindah ketika ada tawaran tarif yang lebih menarik. Karena itulah para operator harus kreatif menawarkan sesuatu yang baru 3G/2G mulai ditinggalkan karena dianggap tidak lagi mampu menghasilkan keuntungan besar bagi operator.

4G lalu digadang-gadang sebagai pengganti 2G/3G. Eh tapi menurut Thomas Jul (Presiden Direktur Ericsson South East Asia and Oceania), sebaiknya jaringan 5G juga disiapkan karena lebih berpotensi mendorong pertumbuhan pemasukan bagi operator. “5G sudah hadir. Tahun 2022 diperkirakan akan ada 550 juta pelanggan 5G di dunia,” kata Jul. “Ini adalah cara untuk berlanjut. Bukan revolusi, tapi bagaimana membuat sesuatu yang berbeda.”

Untuk Indonesia, pembangunan jaringan 5G disebutkan menteri komunikasi dan informatika Rudiantara sebagai bisa membuat jumlah operator seluler banyak berkurang. “Tahun 2020 bisa  ada maksimal lima operator. Sekarang ada yang bayar frequency fee tapi tidak pakai, ada yang bangun BTS (base transceiver station) tapi tidak bayar frequency fee. Operator (nanti) harus konsolidasi atau lisensinya dicabut!.”

Dijelaskan oleh Rudiantara, langkah ini perlu untuk menciptakan sustainability of economy. “Kita (pemerintah) mau ada pertumbuhan dua digit dari industri ini. Jadi harus ada creative policy agar industri berkembang, agar operator juga punya bargaining power.”

Rayakan 110 Tahun di Indonesia, Ericsson Demokan 5G

 

Dalam demo di Jakarta, Ericsson mencapai kecepatan downlink 5,75GBit/s dengan latency 3 milidetik

JAKARTA​, PCplus –  Di Indonesia, jaringan Ericsson pun sudah sejak lama digunakan. Ericcson yang menemukan teknologi Bluetooth, tutur Jul, September tahun ini akan merayakan 110 tahun keberadaaannya di tanah air. Salah satu bentuk perayaannya adalah dengan menghadirkan demo 5G pertama di Jakarta.

Demo 5G itu akan berlangsung selama tiga hari (3 – 5 April 2017). Demo 5G pertama di Indonesia itu mencakup test bed 5G, 5G New Radio (NR) dan contoh penggunaan lain, termasuk video streaming 4K. Khusus untuk demo ini, digunakan frekuensi 15GHz.

Saat demo ditunjukkan bagaimana kecepatan downlink bisa mencapai 5,75 GBit/s dengan delay 10 milidetik. Seberapa cepatkah itu? Kalau cetak kertas A4, jelas Menteri komunikasi dan informatika Rudiantara yang hadir, cuma butuh satu detik.

Tangan robot dikendalikan secara real time dengan gerakan tangan dan jari pengguna

Di ajang ini juga antara lain diperlihatkan bagaimana kita bisa mengendalikan tangan robot melalui gerakan tangan dan jari (motion sensing) secara real time. Aplikasi seperti ini berguna untuk tugas jarak jauh seperti penanganan kecelakaan di jalan dan kondisi yang tidak memungkinkan kehadiran manusia (misalnya dalam kondisi ancaman atau ledakan bom atau kebocoran nuklir).

Diperagakan pula bagaimana sebuah robot gyroscopic yang berdiri di atas dua roda mampu menyeimbangkan badannya agar tidak terjatuh ketika didorong. Robot mengirimkan informasi tentang posturnya melalui jaringan seluler. Ia bisa tetap berdiri tegak, kendati didorong, karena latency (delay) jaringan 5G yang rendah (10 milidetik). Namun saat latency naik sampai 25 milidetik, robot akan kehilangan keseimbangan.

Dalam sambutannya, Menteri komunikasi dan informatika Rudiantara menerangkan, Ericsson adalah implementor jaringan seluler pertama di Batam. Ini, tambah Rudiantara, walaupun switching-nya memakai Siemens. Saat ini, operator selular XL Axiata tercatat sebagai pengguna jaringan Ericsson di wilayah Jakarta.

Selain demo 5G, dalam rangka perayaan 110 tahun di Indonesia Ericsson akan menggelar lomba Hackathon pada bulan Agustus mendatang.