Category Archives: Enterprise dan Korporasi

Ancaman Cyber Kian Tinggi, Kaspersky “KUMA” Hadir Sebagai Solusi

Jakarta, PCplus – Ekonomi digital Indonesia diperkirakan tumbuh sebesar 20 persen pada tahun 2021 menjadi USD 146 miliar pada tahun 2025. Angka ini diprediksi akan terus meningkat. Oleh sebab itu, pengembangan ekosistem digital di Indonesia menjadi perhatian penting. Utamanya dengan menerapkan strategi dan kebijakan yang mendukung inovasi serta membangun infrastruktur yang aman, kokoh, dan terintegrasi. Kaspersky siap dengan solusi “KUMA” miliknya. Apa itu?

Continue reading Ancaman Cyber Kian Tinggi, Kaspersky “KUMA” Hadir Sebagai Solusi

Sharp Class, Dukung Pemerintah Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK

Jakarta, PCplus – Tingkat pengangguran di berbagai kota Indonesia tercatat masih cukup tinggi, termasuk di kota Pasuruan. Tingginya tingkat pengangguran tersebut dikarenakan kurang nya pelatihan kerja serta kurang nya kemampuan soft skill yang dimiliki oleh calon pekerja. Berdasarkan data yang dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka di kota Pasuruan sebesar 5,64% di tahun 2023. Dilatar belakangi hal tersebut Pemerintah giat menyelenggarakan pelatihan kerja untuk masyarakat pra-kerja di seluruh Indonesia. Untuk mendukung program ini Sharp Indonesia menggelar Sharp Class, apa itu

Continue reading Sharp Class, Dukung Pemerintah Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK

ASUS Expert Series 2024, ExpertBook B9 OLED Jadi Andalan

Jakarta, PCplus – Di penghujung Februari 2024, ASUS Expert Series mendapatkan beberapa pembaruan, khususnya di sektor perangkat keras, yaitu prosesor. Ada beberapa lini produk baru yang dihadirkan ASUS tahun ini. Mereka adalah, ExpertBook B3, ExpertBook B5 14 inci, ExpertBook B5 16 inci, Expert Center D9 SFF, Expert Center AiO. Serta laptop yang paling menarik perhatian karena desain dan spesifikasinya, ASUS ExpertBook B9 OLED (B9403).

Continue reading ASUS Expert Series 2024, ExpertBook B9 OLED Jadi Andalan

Voicebot, Manfaatnya untuk Layanan Pelanggan

Jakarta, PCplus – Customer experience, atau pengalaman pelanggan, telah menjadi faktor utama dalam dunia bisnis. Sebanyak 89% perusahaan mengakui bahwa pengalaman pelanggan sangat penting dalam mempengaruhi loyalitas dan retensi pelanggan. Nah, kali ini PCplus mau mengenalkan apa itu Voicebot yang bisa membantu pengalaman pelanggan ini.

Baca Juga: Mengenal Neural Processing Unit (NPU), Chip Khusus AI

Dalam era Society 5.0, persaingan bisnis semakin ketat karena perkembangan teknologi yang pesat mampu mengintegrasikan antara teknologi dan manusia. Transformasi ini membawa teknologi yang dapat membantu bisnis menghadapi berbagai tantangan dengan percaya.

Banyak perusahaan mulai menciptakan nilai tambah untuk meningkatkan layanan pelanggan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Baik dalam bentuk aplikasi maupun perangkat lunak, seperti voicebot, untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan.

Apakah Anda sudah familiar dengan asisten suara seperti voicebot? Mungkin Anda pernah mendengar orang lain menggunakan perintah “Ok Google” pada smartphone mereka, atau Anda sendiri sudah mencobanya.

Asisten suara (Voice Assistant) adalah perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan yang menggunakan teknologi pengenalan suara untuk memahami dan merespons perintah manusia. Sebagai contoh, Google Assistant. Ia adalah salah satu fitur asisten suara yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mencari informasi atau melakukan aktivitas tertentu secara digital.

Misalnya, jika kamu ingin mengetahui perkiraan cuaca hari ini, gunakan saja Google Assistant pada smartphonedengan mengatakan “Ok Google, bagaimana cuaca hari ini?”. Kemudian, Google Assistant akan memberikan informasi tentang perkiraan cuaca hari ini melalui suara dan tampilan layar.

Apa itu Voicebot?

Voicebot adalah bentuk dari teknologi kecerdasan buatan yang menggabungkan pemrosesan bahasa alami (natural language processing, NLP) dan speech recognition. Ini memungkinkan interaksi yang lebih intuitif antara manusia dan mesin. Voicebot dapat diakses melalui berbagai perangkat, mulai dari smartphone dan speaker pintar hingga kendaraan dan peralatan rumah tangga pintar.

Peran Voicebot dalam Kehidupan Sehari-hari

Voicebot adalah program komputer yang dapat merespons perintah suara pengguna. Ia juga bisa melakukan tugas tertentu, atau menyediakan informasi dengan menggunakan teknologi pengenalan suara dan kecerdasan buatan.

Dari mengatur jadwal hingga menemukan resep masakan, penggunaan voicebot telah memperluas kemungkinan-kemungkinan interaksi manusia dengan teknologi. Berikut ini adalah beberapa cara di mana voicebot telah terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari:

1. Asisten Pribadi dalam Ponsel

Voicebot telah menjadi fitur standar dalam ponsel pintar modern. Melalui perintah suara, pengguna dapat dengan mudah mengakses berbagai fitur seperti pengaturan alarm, pengiriman pesan teks, atau bahkan meminta bantuan navigasi saat mengemudi. Dengan demikian, voicebot berperan sebagai asisten pribadi yang membantu pengguna dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih efisien.

2. Navigasi dan Petunjuk Jalan

Penggunaan voicebot dalam navigasi telah mengubah cara kita berinteraksi dengan sistem GPS. Sekarang pengguna juga dapat memberikan instruksi suara kepada voicebot untuk menemukan rute tercepat atau menavigasi di sekitar kemacetan lalu lintas. Hal ini membantu mengurangi potensi gangguan saat mengemudi dan meningkatkan keselamatan.

3. Pembelajaran dan Informasi

Aplikasi ini juga membuka akses yang lebih mudah ke informasi dan pembelajaran. Pengguna dapat dengan cepat mencari definisi kata, fakta, atau bahkan tutorial belajar dalam berbagai bidang, hanya dengan menggunakan suara mereka. Hal ini memfasilitasi pembelajaran mandiri dan mempromosikan akses yang lebih merata terhadap pengetahuan.

4. Pengelolaan Kesehatan

Dalam konteks kesehatan, voicebot dapat menjadi alat yang berguna untuk mengelola jadwal perawatan kesehatan. Termasuk mengingatkan pengguna untuk minum obat, atau bahkan memberikan saran kesehatan berdasarkan gejala yang dilaporkan pengguna. Dengan demikian, voicebot membantu meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan mempromosikan gaya hidup yang lebih sehat.

5. Integrasi Smarthome

Dengan penggunaan teknologi smarthome yang semakin meluas, voicebot telah menjadi antarmuka utama untuk mengendalikan perangkat-perangkat dalam rumah, seperti lampu, termostat, atau peralatan elektronik. Melalui perintah suara, pengguna dapat mengotomatiskan berbagai tugas rumah tangga dan menciptakan lingkungan yang lebih efisien dan nyaman.

Dengan demikian, penggunaan voicebot dalam kehidupan sehari-hari telah membawa berbagai kemudahan dan manfaat bagi pengguna. Meskipun masih ada beberapa tantangan terkait privasi dan keamanan data yang perlu diatasi, perkembangan teknologi ini menjanjikan potensi yang besar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup secara keseluruhan. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, kita dapat mengantisipasi bahwa peran voicebot dalam kehidupan sehari-hari akan terus berkembang. Dan semakin terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

Dalam ranah hubungan dengan pelanggan, penggunaan voicebot telah membuka jalan menuju pengalaman yang lebih personal dan efisien. Melalui interaksi suara yang intuitif, pelanggan dapat dengan mudah mengakses informasi, menyelesaikan masalah, atau bahkan melakukan transaksi tanpa harus menunggu dalam antrean telepon atau mengakses situs web. Voicebot memungkinkan perusahaan untuk memberikan layanan yang responsif dan tersedia 24/7, meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.

Dengan menggunakan teknologi pengenalan suara dan kecerdasan buatan, aplikasi ini dapat belajar dari setiap interaksi untuk memberikan respons yang semakin relevan dan memahami kebutuhan individual pelanggan. Dengan demikian, voicebot tidak hanya menjadi alat untuk mengotomatiskan proses layanan pelanggan, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan perusahaan dengan pelanggan mereka dengan lebih dekat dan lebih efektif.

Tantangan dan Peluang Masa Depan

Meskipun potensi besar, penggunaan voicebot juga menghadapi tantangan. Pemahaman bahasa yang lebih baik, penanganan variasi aksen, dan keamanan data adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan voicebot. Namun demikian, dengan terus berkembangnya teknologi dan peningkatan pemahaman akan kebutuhan konsumen, aplikasi memiliki potensi untuk terus mengukir peran penting dalam dunia layanan pelanggan.

Dengan terus bertambahnya integrasi dengan teknologi lainnya seperti kecerdasan buatan dan Internet of Things (IoT), serta kemampuan untuk menangani tugas-tugas yang lebih kompleks, masa depan ai seperti ini terlihat semakin cerah. Kita mungkin akan melihat voicebot menjadi semakin canggih dan luas dalam penggunaannya. Tidak hanya dalam layanan pelanggan, tetapi juga dalam berbagai bidang lainnya.

Dengan demikian, voicebot bukan hanya merupakan teknologi masa depan, tetapi juga merupakan bagian integral dari transformasi digital yang sedang terjadi di seluruh industri. Dengan mengadopsi dan memanfaatkan teknologi ini secara efektif, perusahaan dapat memperkuat hubungan dengan pelanggan mereka dan memperoleh keunggulan kompetitif di pasar yang semakin kompetitif dan dinamis.

Microsoft Dorong Teknologi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Lewat Gelaran Pekan Kreatif bersama PBB dan Bumilangit

Hari Disabilitas Internasional jatuh setiap tanggal 3 Desember. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia bersama dengan Bumilangit mengadakan Pekan Kreatif untuk Penyandang Disabilitas pada tanggal 6-10 Desember 2023 di Bloc Bar 2 (exfoya) MBloc Jakarta. Dengan moto “Kita bisa! Kita mampu! Kita sama!”, acara yang didukung oleh Microsoft ini menyoroti bakat dan cerita luar biasa penyandang disabilitas melalui pameran seni, talkshow, dan lokakarya. Rangkaian acara yang digelar juga sejalan dengan tema besar Hari Disabilitas Internasional, yakni “Bersatu dalam aksi untuk menyelamatkan dan mencapai SDGs untuk, dengan, dan oleh penyandang disabilitas,” guna mencerminkan urgensi percepatan upaya inklusif menuju Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Continue reading Microsoft Dorong Teknologi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Lewat Gelaran Pekan Kreatif bersama PBB dan Bumilangit

Laptop dan PC Desktop Bisnis Terbaru ASUS Dengan Intel vPro

Jakarta, PCplus -. ASUS memperkenalkan deretan perangkat teknologi terkini yang didukung oleh platform Intel vPro. Laptop dan PC kelas bisnis terbaru ASUS tersebut tersedia mulai dari convertible mobile workstation pertama di dunia dengan chip grafis NVIDIA Quadro RTX. Salah satunya ExpertBook B6 Flip. Ada juga laptop bisnis dengan layar OLED, ExpertBook B5 OLED, serta desktop PC minimalis ExpertCenter D9. Semuanya hadir sebagai solusi perangkat komputasi kelas bisnis yang dapat membantu meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.

Baca Juga: ASUS ExpertBook P1 (P1412), Laptop Pertama ASUS Produksi Indonesia

Teknologi Intel vPro Permudah Tugas IT

Intel vPro merupakan platform teknologi yang dikembangkan oleh Intel untuk meningkatkan manajemen dan keamanan pada perangkat komputer khususnya PC bisnis. Platform ini bukan hanya sekadar prosesor, tetapi lebih merupakan kombinasi dari fitur-fitur hardware dan teknologi yang bekerja bersama-sama untuk memberikan solusi yang lebih terintegrasi. Intel vPro dirancang untuk memenuhi kebutuhan IT perusahaan. Utamanya dalam menghadapi tantangan manajemen dan keamanan yang semakin kompleks di era digital saat ini.

Manfaat utama dari penggunaan perangkat dengan Intel vPro adalah kemampuannya dalam manajemen jarak jauh. Dengan teknologi ini, tim IT dapat mengakses, memperbaiki, dan memperbarui sistem komputer tanpa harus berada di lokasi perangkat. Hal ini sangat berguna, terutama untuk perusahaan dengan banyak cabang atau untuk pekerja yang sering bekerja di luar kantor. Selain itu, fitur keamanan yang ditingkatkan pada platform vPro membantu melindungi data dan aset perusahaan dari ancaman seperti malware dan serangan phishing.

Intel vPro juga mendukung teknologi virtualisasi. Ini memungkinkan pemisahan sumber daya komputer supaya bisa menjalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan di mesin. Perusahaan jadi lebih mudah saat menguji aplikasi atau sistem operasi baru tanpa harus mengganggu operasional sehari-hari. Dengan demikian, perangkat dengan Intel vPro tidak hanya menawarkan kinerja yang tinggi, tetapi juga solusi manajemen dan keamanan yang canggih untuk memenuhi kebutuhan bisnis modern.

Convertible Workstation yang Powerful

ExpertBook B6 Flip (B6602) merupakan convertible mobile workstation pertama di Dunia yang ditenagai chip grafis NVIDIA Quadro RTX. Perangkat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional yang memerlukan performa tinggi dalam form factor yang fleksibel. Di dalamnya disematkan CPU Intel Core HX Series dan dukungan Intel vPro. Dengan prosesor itu ExpertBook B6 Flip menawarkan kecepatan dan efisiensi baik. Utamanya untuk pengguna yang menangani tugas-tugas berat seperti rendering grafis, simulasi, dan analisis data dengan mudah.

ExpertBook B6 Flip menawarkan kapasitas RAM hingga 128GB dan opsi penyimpanan hingga 2TB. Lebih dari cukup untuk seluruh operasional bisnis. Ini memungkinkan penggunanya untuk bekerja dengan beberapa aplikasi berat secara bersamaan tanpa mengalami penurunan performa. Menjadikannya pilihan yang solid untuk para profesional yang memerlukan banyak ruang untuk data dan aplikasi.

Laptop Bisnis berLayar OLED
Laptop bisnis ASUS terbaru ExpertBook B5 (B5602) (PCplus/Maseko)

ExpertBook B5 (B5602) merupakan laptop bisnis ultra-portable berlayar OLED. Layar OLED di laptop ini merupakan fitur penting bagi para profesional yang membutuhkan kualitas visual terbaik. Reproduksi warna yang tajam dan tingkat kontras yang tinggi, sangat cocok untuk kebutuhan presentasi konten, mulai dari grafik bisnis hingga multimedia.

ExpertBook B5 (B5602) juga sangat protabel. Dengan bobot hanya 1,4Kg dan ketebalan 19.95mm, laptop ini menjadi pilihan yang tepat untuk para profesional yang sering bepergian. Bobot ringan dan desain yang ringkas memudahkan pengguna untuk membawa laptop ini ke mana saja, tanpa harus mengorbankan performa atau daya tahan baterai.

ExpertBook B5 (B5602) ditenagai prosesor 13th Gen Intel Core dan dukungan Intel vPro. Laptop bisnis terbaru ASUS ini mampu menangani berbagai tugas bisnis dengan efisien. Kombinasi antara layar OLED, desain ultra-portable, dan performa yang solid, ExpertBook B5 (B5602) menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi berbagai kebutuhan bisnis modern.

Desain Minimal, Produktivitas Maksimal
Desktop bisnis terbaru ASUS ExpertCenter D9 SFF (PCplus/Maseko)

ExpertCenter D9 SFF (D900) adalah sebuah desktop PC dengan desain ringkas dan minimalis. Meskipun tampil minimalis, namun perangkat ini menawarkan fitur keamanan kelas enterprise yang memastikan data dan informasi bisnis tetap aman. Selain itu, dukungan untuk berbagai software bersertifikasi ISV (Independent Software Vendor) menambah keandalan sistem ini dalam menjalankan aplikasi bisnis yang spesifik.

Performa ExpertCenter D9 SFF (D900) ditenagai prosesor Intel Core generasi ke-13 dan dukungan Intel vPro. Desktop bisnis ini dirancang untuk menangani beban kerja yang berat sekalipun. Tidak cuma itu, desktop PC ini juga hadir dengan kartu grafis NVIDIA GT1030 atau T600. Menjadikannya pilihan yang solid untuk menjalankan aplikasi bisnis yang membutuhkan pemrosesan grafis ekstra.

Keunggulan ExpertCenter D9 SFF (D900) adalah konektivitasnya yang sangat lengkap. Dengan berbagai pilihan port dan konektor, memungkinkan penggunanya untuk menghubungkan berbagai perangkat tambahan tanpa masalah. Selain itu, desktop ini juga dirancang untuk mudah di-upgrade. Baik itu memori, penyimpanan, atau komponen lain, tim IT bisa dengan mudah menambah atau mengganti sesuai kebutuhan, memastikan bahwa sistem ini bisa tetap up-to-date dengan kebutuhan bisnis.

Seluruh perangkat ASUS Expert Series ini dapat dimaintain secara optimal melalui ASUS Control Center. Dengan ini tim IT bisa mengawasi kondisi seluruh perangkat Expert series yang terdapat di perusahaan meski tersebar di seluruh kantor cabang.

GajiGesa, Solusi Menghindari Jeratan Pinjol Ilegal

Jakarta, PCplus – Maraknya kasus gagal bayar akibat terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal belakangan ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama pihak yang bergerak di bidang finansial. Mayoritas korban pinjaman online adalah kaum gen z, karyawan, ibu rumah tangga, bahkan guru. Mengapa bisa terjadi hal seperti ini? Dan bagaimana GajiGesa hadir membawa solusi?

Baca Juga: Ayoconnect Gagas Pembayaran Ramah Lingkungan

Menurut analisa, perubahan pola transaksi dan kebutuhan atas koneksi internet, memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman uang secara cepat. Namun hal ini tidak diimbangin dengan pengetahuan finansial yang memadai, sehingga layanan pinjol ilegal semakin menjamur. Mengapa pinjol ilegal menjadi pilihan bagi mayoritas masyarakat yang memerlukan dana cepat? Hal ini tidak lain karena sulitnya mereka mendapatkan layanan finansial yang sama di bank resmi yang terjamin legalitasnya. Dan berdasarkan data yang diperoleh, masyarakat yang terjerat pinjol ilegal terbanyak berada pada rentang usia 19 hingga 40 tahun.

Maraknya kasus gagal bayar pada pinjol ilegal tak lepas dari sifat masyarakat yang semakin konsumtif. Bahkan belakangan, banyak yang memanfaatkan pinjol ilegal untuk perjudian online. Berdasarkan kata kunci yang sering dicari di internet, ada kaitan erat antara zeus dengan pinjaman online. Ini menandakan kedua kata tersebut menjadi yang paling banyak dicari oleh masyarakat.

Tren kata kunci terkait pinjol dan judi online
Tren kata kunci terkait pinjol dan judi online (PCplus/Maseko)

GajiGesa Solusi Cegah Karyawan Terjerat Pinjol Ilegal
Solusi EWA GajiGesa tingkatkan kesehatan keuangan
Solusi EWA GajiGesa tingkatkan kesehatan keuangan (PCplus/Maseko)

GajiGesa merupakan platform manajemen finansial dengan produk bernama Earned Wage Access. Platform ini bekerjasama dengan perusahaan agar karyawan memiliki kontrol dan akses terhadap gaji yang sudah mereka hasilkan. Ia juga memiliki misi untuk meningkatkan literasi finansial karyawan Indonesia. Seperti yang kita ketahui bersama, seiring maraknya kasus yang disebabkan oleh pinjol ilega, banyak HRD perusahaan yang melakukan BI checking dan pinjol checking dalam proses rekrutmen pegawainya. Hal ini disebabkan karena ada hubungan erat antara karyawan yang terjerat pinjol ilegal dengan tingkat produktivitasnya.

Menurut survey yang pernah dilakukan, sebanyak 42% pekerja Indonesia yang memiliki penghasilan di bawah 5 juta rupiah per bulan, menyatakan tidak bisa menabung atau berinvestasi. GajiGesa bekerjasama dengan perusahaan, membantu para karyawan untuk bisa menyisihkan penghasilan mereka untuk berinvestasi atau bahkan dana darurat. Melalui aplikasi GajiGesa, karyawan memiliki kendali penuh terhadap penghasilan mereka sekaligus menjaga penghasilan mereka dari godaan pinjol ilegal.

Literasi keuangan yang sehat ala GajiGesa
Literasi keuangan yang sehat ala GajiGesa (PCplus/Maseko)

Berbicara soal investasi, ternyata masyarakat Indonesia masih meyakini emas sebagai instrumen investasi yang solid. Ya, sebanyak 35% pekerja Indonesia melakukan investasi emas. Hal ini pula yang membuat GajiGesa memasukan instrumen investasi emas ke dalam aplikasinya, bekerjasama dengan Treasury yang diawasi oleh BAPPEBTI.

Salah satu fitur investasi GajiGesa
Salah satu fitur investasi GajiGesa (PCplus/Maseko)

Skema bisnis GajiGesa berfokus pada B2B dengan harapan mampu menjangkau masyarakat pekerja Indonesia yang lebih luas. Sistemnya juga membangun kerjasama dengan perusahaan-perusahaan berbagai skala.

Meski kehadiran Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018 mampu menutup sekitar 7000 usaha pinjaman online dan investasi ilegal, namun masih banyak pengaduan mengenai hal tersebut hingga tahun 2023 ini. Oleh karena itu, GajiGesa bisa jadi solusi yang konkrit bagi pekerja dan karyawan di Indonesia. Alsan utamanya tak lain agar mereka bisa lebih melek finansial. Termasuk melakukan perencanaan keuangan dengan lebih baik, serta mengembangkan investasi agar dapat dimanfaatkan di masa depan.

FICO Cloud Platform, Solusi Pengambilan Keputusan dengan Teknologi AI untuk Bisnis Modern

Jakarta, PCplus – Teknologi yang hadir di FICO Cloud Platform siap mendukung proses bisnis. Dengan menyediakan analisis tingkat lanjut dan kemampuan kecerdasan buatan untuk meningkatkan pertumbuhan, memperkuat hubungan dengan pelanggan, dan memungkinkan transformasi perusahaan.

Baca Juga: Helios Gandeng Microsoft Luncurkan Layanan Cloud

Didirikan tahun 1956, perusahaan ini merupakan pelopor penggunaan analisis prediktif, AI, dan ilmu data untuk memperkuat pengambilan keputusan operasional. Dengan lebih dari 200 hak paten di Amerika Serikat dan luar negeri, FICO menawarkan teknologi yang mampu meningkatkan profitabilitas, kepuasan pelanggan, dan pertumbuhan bisnis di berbagai bidang. Utamanya jasa keuangan, manufaktur, telekomunikasi, perawatan kesehatan, ritel, dan industri lainnya.

Survey preferensi bisnis di Indonesia (PCplus/Maseko)

Berdasarkan survey yang pernah diselenggarakan, meningkatkan pengalaman pelanggan/nasabah masih menjadi prioritas tertinggi saat ini. Angkanya mencapai 74% di kalangan pengambil kebijakan bisnis di Indonesia. Namun, sebagian besar perusahaan bisnis masih menghadapi kesulitan dalam menganalisa dan menentukan kebijakan yang harus diambil. Membutuhkan waktu berbulan-bulan hanya untuk memutuskan satu kebijakan saja. FICO platform, mampu membantu perusahaan. Melalui kemampuan untuk melakukan perubahan dengan cepat (ability of changing rapidly) dengan semangat memahami pelanggan/nasabah (understanding your customers).

Prioritas di pengalaman pelanggan

Menurut studi Forrester Consulting yang baru-baru ini diprakarsai oleh FICO dan dikenal sebagai studi ‘Current State of Advanced Analytics Adoption’. Meningkatkan pengalaman pelanggan merupakan prioritas utama bagi tiga dari empat pengambil keputusan industri di Indonesia. Studi ini juga mengungkapkan bahwa lembaga jasa keuangan yang telah menerapkan atau memperluas penggunaan teknologi analisis tingkat lanjut cenderung mengalami peningkatan akuisisi pelanggan, peningkatan profitabilitas, dan peningkatan pemenuhan kepatuhan.

Solusi Fico Cloud Platform (PCplus/Maseko)

Platform FICO® yang beroperasi di Amazon Web Services (AWS), menawarkan banyak fitur yang mampu membantu bisnis dalam memenangkan persaingan/kompetisi. Keamanan menjadi prioritas dengan protokol enkripsi canggih dan kontrol akses yang ketat, memastikan perlindungan maksimal terhadap data sensitif. Infrastruktur komputasi awan mutakhir dari platform ini memfasilitasi pengolahan dan analisis secepat kilat terhadap volume data yang sangat besar. Dan memungkinkan bisnis untuk mengambil keputusan secara real-time. Dengan infrastruktur yang dapat disesuaikan dan kemampuan komputasi yang kuat, Platform FICO® memastikan agar perusahaan dapat memanfaatkan potensi penuh dari kecerdasan buatan dan analisis tingkat lanjut untuk tetap unggul di pasar yang kian kompetitif.

Implementasi solusi di banyak negara

Dengan menggunakan solusi FICO, bisnis di hampir 120 negara dapat menangani berbagai hal. Mulai dari melindungi 2,6 miliar kartu pembayaran dari penipuan, meningkatkan inklusi keuangan, sampai meningkatkan ketahanan rantai pasokan. Bahkan, skor FICO® digunakan oleh 90% pemberi pinjaman terkemuka di Amerika Serikat. Ini menjadikannya ukuran standar risiko kredit konsumen di Amerika Serikat dan negara-negara lain, sehingga mampu meningkatkan manajemen risiko, akses kredit, dan transparansi.

FICO menegaskan komitmennya di Indonesia setelah lebih dari satu dekade melayani pasar dengan solusi on-premise dan hosted yang canggih. Dengan hadirnya FICO cloud platform, diharapkan klien-klien terdahulu dapat mengadopsi peningkatan layanan yang ditawarkan oleh FICO saat ini. Bukan hanya itu saja, potensi peluang bisnis baru untuk bergabung dengan FICO cloud platform ini juga masih sangat terbuka luas.

Bahkan, Superbank, bank baru yang didukung oleh Grab, Emtek, dan Singtel–telah memilih Platform FICO® untuk meningkatkan layanan digitalnya dan memperluas jangkauan layanannya. Superbank ingin memanfaatkan sumber daya data, teknologi, dan jaringannya yang luas untuk melayani masyarakat yang tidak memiliki rekening bank di Indonesia dengan menyediakan produk keuangan yang sederhana, transparan, dan fleksibel.

Hadirnya solusi FICO cloud computing, khususnya untuk bisnis yang berorientasi pada pelanggan/nasabah, akan mampu menambah tingkat kepercayaan, baik dari sisi perusahaan, maupun dari sisi pelanggan/nasabah yang menggunakan jasa layanan pada bisnis tersebut.

Alasan Anak Muda Sebaiknya Bekerja di Startup

Jika kamu sedang sibuk membuat resume untuk melamar pekerjaan, pertimbangkan untuk melamar pekerjaan di sebuah startup. Di masa sekarang ini, dengan semakin bermunculan perusahaan startup baik yang bergerak di bidang teknologi informasi maupun di bidang financial technology. Tentunya ini adalah sebuah peluang untuk generasi muda yang ingin mencoba mendapatkan pengalaman dengan bergabung dalam team startup.

Sebagai perusahaan rintisan, startup cukup menarik minat generasi muda untuk mengolah softskill dan hardskill mereka dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi dalam perusahaan. Berbeda dengan corporate yang biasanya lebih stabil, startup masih melakukan penyesuaian untuk mendapatkan bentuk terbaik mereka.

Alasan Anak Muda Bekerja di Startup

Ada alasan mengapa anak muda sebaiknya memilih bekerja di startup, atau setidaknya memulai perjalanan karir mereka di perusahaan startup

Kepuasan pada Kontribusi Kamu

Di banding bekerja di corporate atau di manufaktur, bekerja di startup akan membuatmu terbiasa memberikan dampak pada perusahaan tempatmu bekerja. Mengingat jumlah pekerja di startup tidak sebanyak corporate maupun manufacture, maka keputusan yang diambil oleh tim-tim kecil dalam startup akan terasa memberikan perubahan. Kamu akan lebih mudah mendapatkan kepuasan dan kepercayaan diri bahwa kamu sudah bekerja dengan baik, dengan melihat bagaimana perusahaan berkembang perlahanke arah yang diharapkan.

Busana Kerja Casual

Di masa muda orang tua kita, mungkin saat itu, pekerja berseragam dengan tampilan rapi dan necis menjadi pilihan utama. Sebut saja, menjadi PNS, tentara, pegawai bank atau bahkan sekedar menjadi buruh pabrik. Hampir semuanya dikenali dari seragam kerja yang mereka gunakan sesuai dengan peraturan perusahaan tempat mereka bekerja.

Di startup, kamu bisa mengenakan busana kerja yang lebih casual, kamu tidak akan nampak seperti pegawai yang bolos kantor dan menikmati secangkir kopi di kafe, kamu juga tidak perlu merasa canggung memasuki mall dengan baju keki. Kamu bisa tampil casual dan nyaman seperti kebiasaan kamu. Dengan penampilan yang tidak jauh berbeda antara sedang bekerja atau sedang dolan, kamu akan merasa lebih nyaman dan santai saat menghadapi pekerjaan.

Shortcut Manajerial

Terkadang dengan jumlah project yang cukup banyak dengan jumlah staff terbatas, para pekerja di startup tidak jarang lebih bersifat fleksibel dalam mengerjakan pekerjaan. Kamu sangat mungkin harus terlibat dalam divisi lain yang bukan tanggung jawab utama kamu untuk menyelesaikan pekerjaan klien.

Disinilah kamu perlu memastikan bahwa kamu dapat mensupport divisi lain dengan tidak meninggalkan tugas utama kamu sebagai seorang staf pada divisimu sendiri. Terkadang, ketidakteraturan sistem yang terasa di startup mengharuskan kamu untuk belajar memiliki kemampuan manajerial dan pembagian waktu agar semua pekerjaan dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Lebih Mudah Berinovasi

Bekerja di perusahaan besar akan membuatmu sulit untuk melakukan inovasi, keteraturan sistem yang sudah dibangun sejak lama, mungkin akan sangat sulit kamu terobos. Bisa saja ide kamu cemerlang, tetapi atasanmu tidak mengijinkan dengan alasan khawatir mempengaruhi sistem kerja perusahaan yang sudah terbangun sekian lama.

alasan anak muda perlu bekerja di startup

Bekerja di startup, lebih memudahkan kamu dalam berinovasi, bahkan bisa dibilang inovasi inilah yang membedakan perusahaan startup dengan perusahaan lain yang lebih besar.

Kesempatan Menerapkan Ilmu Startup saat Berwirausaha

Dalam perusahaan startup, kamu bisa melihat bagaimana perusahaan berkembang dari kecil menjadi besar, bagaimana cara para CEO memberikan lingkungan kerja yang nyaman untuk para pekerja, dan cara mereka mengembangkan perusahaan rintisan ini ke level berikutnya.

Dengan lebih leluasa melihat dinamika pengelolaan usaha yang ada di startup, ilmu ini nantinya bisa kamu jadikan sebagai acuan saat kamu memutuskan untuk berwirausaha nantinya.

Namun sebelum kamu bermimpi bekerja di perusahaan startup, tentunya kamu harus mengenali terlebih dahulu perusahaan startup tujuan kamu, apa line bisnis utama mereka, dan bagaimana keahlian kamu dapat berguna seandainya kamu bergabung di startup tersebut. Kamu harus bisa membuat resume dan lamaran pekerjaan yang kreatif, agar para HRD di startup tertarik untuk mengundang kamu menghadiri sesi wawancara kerja dengan mereka.

Tertarik untuk mencoba?

Mengapa Bisnis Memerlukan Software ERP

Software ERP adalah salah satu jenis software yang sangat krusial dalam perkembangan bisnis perusahaan. ERP atau Enterprise Resource Planning memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki baik berupa infrastruktur, alat, bahan serta sumber daya manusia dalam perusahaan agar dapat digunakan secara efektif dan efisien saat melakukan produksi, maupun penjualan.

Sistem ERP juga berkaitan dengan bagaimana perusahaan mampu secara realtime mendeteksi supply sumber daya yang menipis, untuk kemudian memberikan notifikasi pada divisi purchasing untuk segera melakukan pengadaan bahan. Di sisi penjualan, software ERP dapat dengan mudah menganalisis kebutuhan supply dan demand di tingkat distribusi.

software ERP
Gambaran software ERP

Sementara itu di dalam proses produksi manufaktur, software ERP berperan penting untuk mengalokasikan sumber daya perusahaan dalam pelaksanaan produksi produk, mengorganisir sistem pergudangan secara terpadu dan real time. Software ERP manufaktur terbaik juga mampu memberikan dukungan kepada top management perusahaan untuk mengambil keputusan bisnis berdasarkan data realtime akan kondisi perusahaan.

Lebih lanjut mengenai sistem ERP ini bisa dilihat pada artikel berikut

Tren Bisnis E-commerce B2B di Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Handy Chang, Founder dan CEO Indotrading.com (tengah) bersama Tim.

Pandemi Covid-19 memberi dampak yang signifikan bagi para pemain e-commerce B2B. Banyak industri yang terpukul, tapi ada pula yang bertahan dan justru mengalami pertumbuhan di masa pandemi. Indotrading (Indotrading.com), platform e-commerce B2B (business to business), merilis informasi tentang tren bisnis e-commerce B2B di Indonesia berdasarkan data yang dihimpun dari platformnya.

Selama Maret hingga Desember 2020, Indotrading mencatat adanya penurunan permintaan barang paling tajam pada empat kategori usaha, yakni usaha promosi dan periklanan (-84%), hiburan dan pesta (-95,35%), energi (-93,48%), serta penginapan dan perhotelan (-82,24%). Meski begitu, ada pula kategori-kategori usaha yang mengalami peningkatan permintaan barang.

“Peningkatan permintaan barang terjadi pada kategori usaha makanan dan minuman sebanyak 234,74%; pabrik dan industri sebanyak 201,73%; produk kimia dan kesehatan sebanyak 186,49%; serta alat pelindung diri sebesar 222,27%,” ungkap Handy Chang, Founder dan CEO Indotrading.com.

Ia menuturkan, pandemi yang telah berlangsung sekitar 1,5 tahun terakhir telah mengubah kegiatan procurement (pembelian barang) di perusahaan yang sebelumnya banyak dilakukan secara konvensional, menjadi e-procurement yang dapat dilakukan secara online. Selain lebih mudah dan efisien, e-procurement juga bersifat transparan.

Handy meyakini bisnis e-commerce B2B di Indonesia dapat terus tumbuh seiring dengan makin tingginya kesadaran perusahaan, baik supplier maupun buyer, akan manfaat teknologi dalam mendukung dan memudahkan operasional bisnis mereka. Hal ini didukung oleh beberapa temuan yang dihimpun oleh Indotrading melalui platformnya, sebagai berikut:

1. Peningkatan kegiatan e-procurement lebih dari 380% di tahun pertama pandemi

Di tahun pertama pandemi, yakni sejak Maret hingga Desember 2020, Indotrading mencatat kegiatan e-procurement meningkat hingga 380% melalui platformnya, jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.

2. Permintaan pengadaan alat kesehatan dan alat pelindung diri melonjak 973%

Selama pandemi, alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) menjadi barang yang paling banyak dicari. Indotrading mencatat permintaan untuk alat kesehatan dan APD melonjak tajam hingga 973% selama periode Maret hingga Desember 2020. Permintaan tertinggi pada kategori alat kesehatan dan alat pelindung diri, di antaranya untuk barang-barang seperti masker, hand sanitizer, alkohol, dan termometer inframerah.

3. Pertumbuhan jumlah perusahaan supplier yang go digital naik hingga 52,52%

Di masa pandemi, Indotrading mencatat peningkatan pendaftaran supplier baru yang “go digital” melalui platformnya sebanyak 52,52%. Banyak di antara mereka bergerak di industri manufaktur, elektronik, konstruksi, kesehatan dan farmasi, pertambangan, pertanian, makanan, hiburan, transportasi, dan pendidikan.

“Pertumbuhan ini menunjukkan banyak perusahaan dan pemilik usaha mulai menyadari pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung bisnis mereka. Selain memudahkan dan efisien, platform B2B digital juga bisa membantu mereka memperluas jangkauan pasarnya hingga ke luar pulau bahkan ke luar negeri,” ujar Handy.

Hingga saat ini, lebih dari 85.000 perusahaan supplier terdaftar sebagai mitra Indotrading. Mereka berasal berbagai skala usaha dan industri, mulai dari UMKM hingga perusahaan berskala besar dengan beragam produk yang ditawarkan. Sebagai upaya untuk mendorong transformasi digital pada para pelaku usaha, Indotrading juga berkolaborasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian.

“Kami mendukung inisiatif pemerintah dan ikut serta dalam beberapa program mereka yang bertujuan membantu para pelaku usaha. Di antaranya, Gerakan Nasional  Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Festival Joglosemar yang mengangkat UMKM dan industri kecil menengah. Kami juga banyak melakukan kegiatan webinar untuk mengedukasi para pemilik usaha dan berbagi tips tentang pemanfaatan teknologi untuk membantu mereka bertahan di tengah pandemi,” pungkas Handy.

Zoom dan 5 Aplikasi Alternatif Gratis Lainnya

Makin banyak pegawai kantoran yang mesti memindahkan pekerjaannya ke rumah alias Work From Home. Akibatnya aplikasi telekonverensi pun kian diminati. Yang paling populer sih Zoom, tapi ternyata ada 5 aplikasi alternatif yang gak kalah keren.

Continue reading Zoom dan 5 Aplikasi Alternatif Gratis Lainnya

Logitech G Luncurkan Kampanye #PlayAtHome, Dukung Para Gamer untuk Tetap di Rumah

Pandemi penyakit virus corona yang populer disebut COVID-19 membuat masyarakat harus melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Awalnya mungkin terasa menyenangkan, namun lama-kelamaan tidak sedikit orang akan merasa bosan. Maka dari itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencanangkan kampanye #PlayApartTogether, di mana mereka mengajak masyarakat dunia untuk bermain game dari rumah selama situasi global masih belum stabil.

play at home logitech g
Gambar dari dokumen Logitech G.

Untuk mendukung kampanye dari WHO tersebut, Logitech G sebagai produsen perlengkapan gaming kenamaan di dunia meluncurkan sebuah kampanye bertemakan #PlayAtHome. Kampanye ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat, khususnya para gamers, untuk bermain game di rumah saja.

Artikel Lengkapnya.