Category Archives: Asesoris

HK Gaming GK61, Keyboard Mekanik Type-C dan Bluetooth

Buat para gamers, keyboard mekanik merupakan sebuah kewajiban. Contohnya seperti GK61, wireless mechanical 60% keyboard dari HK Gaming. Untuk model ini, ada dua pilihan keyboard yang disediakan oleh HK Gaming, yaitu warna putih dan hitam, kedua keyboard ini datang dengan switch gateron optical atau mechanical berwarna red, blue, brown, black, silver, dan yellow.

Di paket penjualannya, HK Gaming menyertakan braided USB-C cable yang cukup Panjang. Ada juga metal keycap puller untuk mencabut tombol keyboard. Dan sesuai namanya, Skyloong GK61 ini merupakan mechanical gaming keyboard berukuran 60% dari keyboard PC desktop konvensional. Jika Anda pegang, keyboard yang satu ini terlihat solid, bukan kaleng-kaleng. Cukup berat tapi terasa mantap.

Ia memiliki 61 buah multi color RGB illuminated LED backlit key dan juga macro yang bisa kita akses dari software-nya. Seperti halnya customized mechanical keyboard lainnya, ia bisa menggunakan keycaps custom yang dijual di pasaran sesuai dengan keinginan penggunanya. Tentunya ini sangat menyenangkan buat Anda yang gemar melakukan modifikasi terhadap gaming gear Anda. Seperti apa keyboard yang satu ini?

Baca selengkapnya…

Review Audio Technica ANC500BT, Bluethooth Headset 1,5 jutaan dengan Fitur ANC

Tidak banyak bluethooth headset dengan rentang harga di bawah Rp 1,5 juta yang menawarkan fitur Active Noise Cancellation. Audio Technica adalah salah satu dari sedikit brand yang menawarkan headset berfitur ini melalui produknya yaitu ATH-ANC500BT.

Baca Juga: Tujuh Headphone Audio-Technica Terbaru Unggulkan Kualitas Suara Bass

Sempat dibuat bingung karena budget saya yang serba nanggung untuk membeli sebuah headset sebagai peneman work from home, atas saran seorang kawan akhirnya saya meminang ANC500BT dari official store nya di Tokopedia.

Ketika saya melakukan pembayaran saya sudah siap andai ekspektasi saya terhadap ANC500BT tidak sesuai realita. Meskipun ya begitu saya tetap saja harap-harap cemas. Selengkapnya mengenai review tentang ANC500BT bisa dibaca di: https://jarwadi.me/2020/06/26/review-audio-technica-anc500bt-bluethooth-headset-active-noise-cancelling/

Review Choetech C0027, Charger Kompak Buat 3 Perangkat

Kamu yang suka traveling pasti tau, nyawa utama untuk perangkat komunikasi adalah charger. Bawa charger buat 3 perangkat bisa jadi bikin ribet. Tapi kalau punya charger seperti milik Choetech ini, urusan isi ulang perangkat mobile jadi beres.

PCplus juga punya masalah yang sama dengan traveler tadi. Buat jurnalis, kerja di luar sudah mesti membekali diri dengan charger yang andal dan bisa bekerja untuk mengisi ulang baterai dengan cepat. Itulah kenapa, uji kali ini, PCplus mencoba perangkat charger baru milik Choetech.

Baca Juga: Kenali Charger yang Bagus Untuk Smartphone

Mungkin sebagian besar dari kamu baru dengar merek Choetech ya. Buat perkenalan aja, Choetech adalah perusahaan elektronik asal China yang punya spesialisasi di bidang komputerisasi, komunikasi dan perangkat elektronuk konsumen (consumer electronic). Produknya beragam, mulai dari charger nirkabel, kabel, pelindung ponsel (casing, cover), audio sampai gadget rumahan. Kalau mau tahu produk apa yang dijual di Indonesia, kamu bisa mampir ke toko online resmi mereka di Shopee atau Tokopedia

Chaotech charger 3 perangkat
Desain Choetech kompak dan mewah. Gak bikin malu saat dibawa-bawa.
Spesifikasi yang oke

Kebetulan yang PCplus coba kali ini adalah CHOETECH 3-Ports USB Wall Charger LED display seri C0027. di Shopee dijual seharga Rp. 133.794, diskon 49% dari harga awal Rp. 259.803. Ada 2 pilihan warna yang tersedia di sana, Putih dan Hitam. PCplus punya yang warna putih, elegan, cantik, mirip gebetan PCplus dulu deh. Dan yang paling penting, ukurannya kompak, gak terlalu besar untuk ukuran charger untuk 3 perangkat. Ini perbandingannya dengan ponsel 6 inci.

Perbandingan Choetech dengan ponsel 6 inci
Ukuran Choetech dibandingkan ponsel 6 inci.

Dari spesifikasinya tertulis, ia punya arus maksimal 3 ampere, serta daya total 5 volt. Ada 3 port USB tersedia di sana, dan masing-masing port itu bisa mengalirkan arus maksimal 2,4 ampere. Nah biar tidak salah paham, PCplus jelaskan sedikit buat yang bingung dengan spesifikasi tadi ya.

Arus maksimal 3 ampere adalah arus total yang bisa dialirkan perangkat ini. Andaikata kamu cuma memakai salah satu dari ketiga port itu, dan perangkat kamu bisa menarik arus sampai (misalkan) 3 ampere, maka Choetech akan menyuplai 2,4 ampere ke perangkat kamu. Nilai ampere ini akan berubah sesuai kebutuhan perangkat ya. Yang pasti dia tidak akan melebihi 2,4 ampere per portnya.

Sekarang kalau kamu pakai 2 port untuk mengisi ulang perangkat yang mampu menarik arus sampai 3,4 ampere, maka Choetech akan menyuplai arus sekitar 1,5 ampere di masing-masing port tadi. Demikian pula jika kamu mau melakukan charger 3 perangkat, maka setiap port akan mendapat jatah masing-masing 1 ampere. Jadi, makin banyak perangkat yang kamu colok, makin kecil pembagian arus antar port.

Bingung? Jangan!. Sebab ia menyediakan LED status untuk menampilkan voltase dan arus yang saat ini sedang dipakainya. Jika saat menyambungkan charger ke ponsel dan kamu melihat LED biru dengan angka 5V (misalnya), itu berarti Chaotech sedang bekerja di voltase 5 volt. Lalu LED akan berubah menjadi warna hijau dengan angka tertentu pada petunjuk. Nah angka itu adalah arus listrik yang sedang dipakai Chaotech. Mudah kan.

LED penunjuk arus dan tegangan di Choetech charger
Lampu indikator dan layar LED digital untuk menunukkan Tegangan dan Arus.

Oh ya, kebetulan 2 dari 3 port ini mendukung teknologi Fast Charging. Entah kenapa, port ketiga, setelah PCplus coba dengan berbagai kabel dan ponsel, tidak dapat mengeluarkan fitur Fast Charging di ponsel yang mendukungnya. Jadi pastikan kamu menghubungkan kabel ke port pertama (dekat dengan status LED) dan kedua jika mau pakai fitur Fast Charging.

Pengujian Isi Ulang Baterai

Penasaran dengan kinerja Chaotech, PCplus mencoba mengisi ulang 4 jenis ponsel yang 3 diantaranya mendukung Fast Charging dengan model koneksi USB Type-C. Ponsel keempat adalah ponsel biasa dengan antarmuka micro USB (tidak mendukung Fast Charging). PCplus mencoba beberapa skenario untuk melihat bagaimana kecepatan isi ulang dan pengaturan arus yang bisa dilakukan perangkat ini.

Skenario 1: Ponsel A, mendukung Fast Charging diisi selama 30 menit.
Skenario 2: Ponsel B & C, mendukung Fast Charging diisi selama 30 menit.
Skenario 3: Ponsel B, C (mendukung Fast Charging) dan D (Tidak Fast Charging) diisi selama 30 menit.

Hasilnya sebagai berikut:

Skenario 1 (Voltase: 5.02 & Ampere: 1,94)
PerangkatPortBaterai AwalBaterai AkhirWaktu
Ponsel A111%75%30 menit
Skenario 2 (Voltase: 5.03 & Ampere: 2,86)
PerangkatPortBaterai AwalBaterai AkhirWaktu
Ponsel B15%23%30 menit
Ponsel C25%25%30 menit
Skenario 3 (Voltase: 5.02 & Ampere: 0.95)
PerangkatPortBaterai AwalBaterai AkhirWaktu
Ponsel B15%14%30 menit
Ponsel C25%16%30 menit
Ponsel D35%13%30 menit

Tabel di atas memperlihatkan bahwa saat Choetech dipakai hanya untuk mengisi ulang ponsel Fast Charging tunggal, maka ia bisa menyuplai daya sesuai kebutuhan maksimal dari ponsel. Proses isi ulang juga lebih cepat karena arus yang didapat maksimal.

Sementara jika port lain mulai diberi beban, charger ini langsung membagi suplai arus maksimal sesuai spesifikasi miliknya. Alhasil proses isi ulang menjadi lebih panjang. Hal ini juga terjadi saat seluruh port dipakai. Total arus yang disuplai terbagi hanya menjadi sekitar 1 ampere di masing-masing port.

Tentunya nilai pada hasil pengujian ini bukan merupakan nilai mutlak mengingat akan ada perbedaan dari kapasitas & jenis baterai, kualitas jaringan listrik rumah serta kualitas kabel yang kalian pakai. Jadi jangan bingung kalau ada perbedaan dengan nilai tadi ya.

Informasi arus saat perangkat dipakai untuk mengisi charger 3 perangkat
LED menunjukkan arus saat perangkat dipakai mengisi ulang ponsel.
Kesimpulan

Untuk charger seharga 130 ribuan (setidaknya saat PCplus beli), Choetech ini bisa jadi pertimbangan kamu yang lagi cari adaptor charger buat traveling dan butuh charger untuk 3 perangkat.

Voltase dan arus yang disuplainya cukup stabil, ditambah ketersediaan layar LED untuk memantau arus yang masuk ke ponsel kamu dan cukup informatif untuk memberitahu berapa daya yang ditarik ponsel.

Chaotech juga mengklaim menambahkan berbagai proteksi di produknya, seperti Surge Protector, Overload Protector, Short Circuit Prevention, Overcurrent Prevention, Overheat Prevention sampai material yang tahan api. Jujur PCplus tidak dapat menguji semuanya karena keterbatasan alat. Namun, untuk overheat prevention sepertinya cukup benar, karena perangkat ini sama sekali tidak mengeluarkan panas berlebih saat dalam beban tinggi di waktu yang cukup lama.

Nah, kalau tertarik memiliki perangkat yang PCplus uji ini, intip saja langsung di Shopee

Review Headphone Plantronics BackBeat Go 810

Plantronics BackBeat Go 810 merupakan headphone wireless dengan fitur active noise cancellation. Ya, fitur utama headphone ini adalah kemampuannya untuk meredam suara bising yang ada di sekeliling kita. Dengan demikian, kita bisa menikmati musik ataupun audio dari film yang kita sedang tonton dengan sangat nyaman.

Buat Anda yang belum pernah dengar merek Plantronics, produsen yang satu ini sebenarnya sudah cukup lama bermain di kancah perangkat audio. Kurang lebih, ia berada di kelas yang sama dengan Sennheiser, JBL, ataupun Bang & Olufsen. Eits, jangan salah, headset Plantronics lah yang digunakan saat manusia pertama kali menginjakkan kaki di Bulan.

Plantronics BackBeat Go 810 sendiri menggunakan konektivitas Bluetooth 5.0. Buat yang membutuhkan, ada pula konektivitas kabel dengan konektor jack audio 3,5 milimeter. Seperti apa headphone ini?

Artikel lengkapnya.

Review Headphone Murah Meriah, Acetech Extra Bass MDR-XB450AP

Acetech headphone extra bass XB450AP merupakan earphone dengan built-in microphone untuk mobile phone ataupun komputer. Ia punya bantalan telinga yang lumayan empuk sehingga relatif nyaman untuk dipakai dalam durasi lama. Ia juga dilengkapi dengan microphone untuk voice ataupun video call.

Dari sisi desain, modelnya juga keren. Meskipun menggunakan material ABS atau plastik, ia nggak terlalu ketara murahnya. Tapi itu saat dilihat. Kalau saat dipegang, ya beda lagi urusannya.

Acetech Extra Bass MDR-XB450AP
Acetech Extra Bass MDR-XB450AP

Unit yang kita bahas kali ini, berwarna hitam, merupakan headphone tipe closed dynamic dengan driver unit jenis dome CCAW voice coil, berukuran 30 milimeter. Frequency response-nya antara 5 sampai 22 ribu Hz dengan power handling 1000 miliwatt dan impedence 24 ohm. Sensitivitasnya mencapai 102 desibel per miliwatt. Seperti apa performanya dan berapa harganya?

Artikel lengkapnya.

Linksys Velop Mesh Router, Menjangkau Seluruh Ruangan

Jakarta, PCplus. Jika berada dalam sebuah bangunan besar dengan banyak ruangan yang disekat-sekat, sinyal Wi-Fi sering akan terpancar secara tidak stabil. Untuk mengatasi hal ini, pengguna bisa mencoba menggunakan Velop Mesh Router buatan Linksys ini.

Linksys Velop Mesh Router sendiri merupakan paket jaringan jala (mesh networking). Dengan sistem ini, sebuah access point akan meneruskan sinyal Wi-Fi ke access point lainnya dalam sebuah jaringan access point. Tujuannya, mendapatkan cakupan sinyal lebih baik untuk mengatasi aneka halangan seperti tembok, benda-benda, atau pepohonan.

Linksys Velop Mesh Router terdiri dari antenna station dan paket catu daya. Produk ini mendukung standar 802.11ac dengan transmisi AC6600. Selain berfungsi sebagai wireless access point router, produk ini juga mampu dipakai sebagai switch dalam jaringan kabel, atau sebagai bridge.

Dilengkapi dengan dua buah port LAN gigabit, Linksys Velop Mesh Router dilengkapi dengan dukungan MU-MIMO, QoS, serta enkripsi sebesar 128 bit. Produk ini juga mendukung frekuensi 2,4 dan 5 GHz. Dengan desain yang berbentuk mirip speaker komputer, siapa pun tidak akan menyangka bahwa Linksys Velop Mesh Router merupakan perangkat jaringan nirkabel.

Harga: US$199 (satu access point)/US$499 (tiga access point)

Situs web: www.linksys.com/us/velop

Kelebihan: menghilangkan blank spot di ruangan, dukung standar 802.11ac

Kekurangan: port LAN gigabit hanya tersedia dua buah.

GEMINI Speakers, Musik di Mana Saja

Jakarta, PCplus Saat sedang berada di rumah atau sedang berada bersama keluarga dan teman-teman, kamu mungkin ingin berbagi musik yang ada dalam smartphone kamu Hal ini bisa dicapai dengan menggunakan speaker eksternal yang bisa mereproduksi suara atau musik dari perangkat kamu dengan hasil yang cukup baik.

Salah satu speaker yang bisa dipakai untuk tujuan itu adalah GEMINI Speakers. Produk ini merupakan sepasang speaker eksternal yang bisa dibawa dan dipasang di mana saja mengikuti aktivitas kamu. Speaker berbasis Bluetooth ini memiliki lapisan magnet di belakangnya yang membuatnya bisa menempel di permukaan metal.

Ini memudahkannya dipasang di berbagai bagian rumah. Produk ini dilengkapi dengan baterai yang mampu menghidupkan perangkat ini secara terus-menerus selama delapan jam. Pembuatnya mengklaim bahwa baterai produk ini hanya membutuhkan waktu pengisian selama lima puluh menit saja.

Produk ini juga dilengkapi dengan stiker magnet. Fungsinya, memungkinkan permukaan nonmetal seperti plastik dapat dipasangi speaker ini. Selain itu, dengan adanya fitur True Wireless Stereo, produk ini diklaim akan bisa menghasilkan suara stereo layaknya yang dihasilkan speaker berbasis kabel. (Ristianto W)

Harga: US$49

Situs web: www.gomoft.com/geminispeakers/

Kelebihan: praktis, nirkabel (wireless), mudah dibawa ke mana saja, mudah ditempel di mana saja.

Kekurangan: tidak tahan air atau debu.

LookOut Charger, Kamera Pengawas dan Charger dalam Satu Perangkat

 

(https://lookoutcharger.com)

Jakarta, PCPlus. Charger untuk smartphone saat ini merupakan perangkat yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan manusia. Pasalnya, manusia makin tergantung kepada smartphone dan termasuk di dalamnya pengisi daya (charger) baterai smartphone.

Hal ini telah memberi ide akan hadirnya sebuah kamera pengawas dalam pengisi daya baterai, salah satunya adalah LookOut Charger. Produk ini bukan saja bisa merekam aneka aktivitas melainkan juga bisa mengisi ulang baterai perangkat.

Karena berbentuk pengisi daya baterai, LookOut Charger tidak akan menimbulkan kecurigaan saat dipasang di tempat tertentu dalam ruangan. Lensa kameranya bahkan tersembunyi dengan baik sehingga tidak terlihat dari jarak tertentu.

Meskipun demikian, perangkat ini memiliki memori internal sebesar 16 atau 32 GB. Produk ini juga bisa merekam secara berulang (loop) dengan kualitas gambar full HD yang dilengkapi suara.

Untuk merekam, pengguna tinggal menancapkan perangkat ini di colokan listrik. Saat merekam, perangkat ini juga bisa mengisi ulang baterai smartphone layaknya charger umumnya. Untuk mentransfer video hasil perekaman, pengguna tinggal mencolokkan kabel data dari komputernya ke LookOut Charger.

Harga: US$90

Situs web: https://lookoutcharger.com

Kelebihan: praktis, mungil, mudah dipakai

Kekurangan: tidak tersedia selot micro-SD

Qwerkywriter Bluetooth Mechanical Keyboard

Banyak orang yang menggunakan keyboard nirkabel, baik berbasis Bluetooth maupun Wi-Fi, untuk menjalankan aktivitas di perangkatnya. Pasalnya, menggunakan keyboard nirkabel dipandang lebih memudahkan dan praktis dibandingkan menggunakan keyboard berbasis kabel.

Salah satu keyboard nirkabel semacam itu adalah Qwerkywriter BlueTooth Mechanical Keyboard. Memiliki 84 tombol, Qwerkywriter merupakan sebuah keyboard nirkabel berbasis Bluetooth. Yang unik adalah, produk ini merupakan sebuah keyboard mekanis dengan tampilan ala mesin ketik lawas.

Jadi, pengguna harus menekan tombol pada keyboard ini layaknya menggunakan mesin ketik mekanis. Pengguna diklaim akan merasakan sensasi mengetik yang sama seperti saat menggunakan mesin ketik lawas tersebut.

Qwerkywriter dilengkapi dengan tombol yang menyerupai tombol mesin ketik lawas, wadah komputer tablet terintegrasi, dan sebuah kabel USB yang bisa dilepas pasang dengan mudah. Kabel USB ini dapat dipasang pada perangkat ini via port micro-USB yang tersedia.

Wadah komputer tablet pada Qwerkywriter bisa menampung komputer tablet dengan berbagai ukuran, sampai ketebalan maksimal 1,6 cm dan ukuran layar 12 inci. Dengan dimensi 30,48 x 19,5 x 8,89 cm, produk ini memiliki bobot 1,3 kg. (PCplus)

Harga: US$249

Situs web: www.qwerkywriter.com/

Review PhotoFast CR-8800 Hello Kitty dan PhotoFast i-FlashDrive Max Hello Kitty

Seperti yang sudah kamu ketahui, perangkat iPhone dan iPad memang tidak dilengkapi dengan selot kartu memori eksternal untuk menambah kapasitas simpannya. Hal ini membuat kamu perlu cermat untuk memilih kapasitas yang tepat untuk memenuhi kebutuhan kamu.

Apabila kamu terlanjur memiliki iPhone atau iPad dengan kapasitas yang kecil, kamu perlu mengatur penggunaan penyimpanannya dengan baik agar tidak cepat penuh.

Atau, jika kamu ingin menambah kapasitas penyimpanan iPhone atau iPad kamu, kamu bisa menggunakan perangkat flash drive dengan konektor Lightning yang memang didesain khusus untuk perangkat Apple. Hadirnya perangkat tersebut tentu akan membantu kamu tak hanya untuk menambah kapasitas simpan, tapi juga memudahkan dalam melakukan transfer data dari dan ke iPhone atau iPad kamu.

PhotoFast, sebuah produsen aksesoris dan memori, menghadirkan beberapa perangkat untuk membantu kamu dalam meningkatkan kapasitas penyimpanan iPhone atau iPad kamu. Beberapa di antaranya adalah PhotoFast CR-8800 dan i-FlashDrive Max.

PhotoFast CR-8800 dan i-FlashDrive Max yang PCplus uji kali ini kebetulan merupakan edisi khusus Hello Kitty hasil kerja sama dari PhotoFast dan Sanrio. Kedua perangkat ini juga tersedia dalam versi standar.

PhotoFast CR-8800

PhotoFast CR-8800 merupakan sebuah card reader microSD dengan konektor Lightning. Perangkat ini memiliki bentuk yang sangat ringkas sehingga sangat mudah untuk kamu bawa kemana-mana. Edisi khusus Hello Kitty memiliki desain dengan karakter Hello Kitty di bodinya.

Dengan card reader ini, maka kamu bisa melakukan transfer data dari iPhone ke kartu memori microSD atau sebaliknya dengan lebih mudah. Misalnya memindahkan hasil foto dari kamera ke iPhone atau iPad. Kamu hanya perlu mencabut kartu memorinya dan memasangnya ke card reader ini lalu menghubungkannya ke iPhone atau iPad.

PhotoFast sendiri tidak merinci berapa kapasitas maksimum kartu memori microSD yang didukung oleh CR-8800 ini. Namun, perangkat ini seharusnya mendukung kapasitas microSD hingga 256 GB. PCplus sendiri mencoba memasangkan microSD berkapasitas 64 GB dan dapat dikenali dengan baik.

PhotoFast i-FlashDrive Max

Sedangkan PhotoFast i-FlashDrive Max adalah sebuah USB flash disk yang memiliki ukuran cukup kompak. Perangkat ini memiliki konektor di masing-masing ujungnya. Ujung yang satu memiliki konektor Lightning untuk perangkat iPhone atau iPad. Sedangkan ujung satunya memiliki konektor USB 3.0 Type-A sehingga kamu juga bisa menggunakannya di komputer atau notebook kamu. Kedua ujungnya juga memiliki tutup yang melindunginya saat kamu membawanya kemana-mana.

Sama seperti CR-8800, i-FlashDrive Max yang PCplus uji kali ini juga memiliki desain Hello Kitty. Kapasitas yang PCplus terima sebesar 32 GB, namun perangkat ini juga tersedia dalam pilihan kapasitas lain yaitu 64 GB dan 128 GB.

Kinerja PhotoFast i-FlashDrive Max menurut PCplus cukup lumayan. PCplus mencoba perangkat ini dengan menggunakan iPhone 6S dan kinerja terbilang bagus dan cepat. Saat dicoba dengan komputer pun, perangkat ini memiliki kecepatan yang cepat karena menggunakan antarmuka USB 3.0.

Aplikasi Lengkap

Untuk menggunakan kedua perangkat ini, PhotoFast menyediakan aplikasi khusus yaitu PhotoFast Hello Kitty. Aplikasi tersebut bisa kamu gunakan untuk membaca file yang tersimpan di microSD dengan menggunakan CR-8800, atau membaca file yang tersimpan pada i-FlashDrive Max.

Selain untuk membaca file yang tersimpan di media simpan eksternal, aplikasi ini juga bisa kamu gunakan untuk melakukan backup dan menyalin konten yang ada di dalam iPhone atau iPad kamu.

Selain menggunakan aplikasi PhotoFast Hello Kitty, PhotoFast CR-8800 dan PhotoFast i-FlashDrive Max juga bisa digunakan dengan aplikasi PhotoFast One. Aplikasi ini bisa digunakan untuk perangkat iPhone dan iPad dengan sistem operasi minimal iOS 8. PhotoFast One menawarkan fungsi yang lebih lengkap. Selain melakukan backup konten yang tersimpan di iPhone dan iPad, kamu juga bisa melakukan backup terhadap foto-foto yang tersimpan di akun media sosial seperti Facebook dan Instagram, serta layanan cloud seperti Google Drive dan Dropbox.

Jadi, jika kamu membutuhkan perangkat media simpan eksternal untuk melakukan backup atau menambah kapasitas media simpan untuk melakukan perpindahan data yang mudah dengan iPhone atau iPad, kamu bisa menggunakan card reader PhotoFast CR-8800 atau USB flash drive i-FlashDrive Max ini sebagai pilihan. Berbagai fitur tambahan yang tersedia pada aplikasinya juga bisa membantu kamu dalam melakukan backup dari berbagai akun media sosial dan cloud.

Spesifikasi PhotoFast CR-8800 Hello Kitty

Konektor: Lightning
Dimensi: 33,1 x 18 x 9,1 mm
Bobot: 3,5 gram

Spesifikasi PhotoFast i-FlashDrive Max Hello Kitty

Konektor: USB 3.0 & Lightning
Kapasitas: 32 GB
Dimensi: 48,4 x 22,5 x 7,5 mm
Bobot: 6,3 gram

Review PhotoFast MemoriesCable Gen 3

Perangkat mobile dari Apple seperti iPhone atau iPad tidak memiliki fitur untuk menambah memori eksternal seperti mayoritas perangkat Android yang beredar di pasaran. Makanya, kamu perlu memikirkan dengan masak-masak kapasitas memori internal yang bisa menampung seluruh kebutuhan kamu.

iPhone atau iPad dengan kapasitas memori internal 16 GB saat ini bisa dibilang tidak lagi memadai untuk menampung berbagai file. Selain ukuran aplikasi serta resolusi foto yang makin besar, berbagai file multimedia yang berdefinisi tinggi juga membuat kapasitas memori tersebut kurang memadai lagi di jaman sekarang.

Jika kamu kebetulan memiliki iPhone atau iPad dengan kapasitas memori yang kecil seperti 16 GB atau mungkin 32 GB, kamu perlu mengelola kapasitas tersebut dengan efisien agar kamu bisa menggunakan berbagai aplikasi yang biasa kamu gunakan, sambil tetap bisa menampung berbagai file multimedia yang sering kamu nikmati.

Atau, kamu juga bisa menggunakan memori eksternal untuk memberikan kapasitas tambahan buat iPhone atau iPad. Memori eksternal yang dimaksud di sini bukan kartu memori microSD seperti yang biasa digunakan, tapi berupa flash drive dengan konektor Lightning yang digunakan oleh iPhone atau iPad.

PhotoFast MemoriesCable Gen 3 hadir sebagai solusi memori penyimpanan USB on-the-go (OTG) untuk iPhone dan iPad. Dengan konektor Lightning di ujung yang satu dan konektor USB 3.1 Gen 1 di ujung satunya, PhotoFast MemoriesCable Gen 3 ini juga bisa digunakan sebagai flash drive biasa di komputer.

Selain itu, kalau kamu mencolokkan kedua konektor tersebut, perangkat ini juga bisa difungsikan sebagai kabel charger. Hanya saja ukuran panjang kabelnya hanya sekitar 18 cm yang rasanya terlalu pendek untuk sebuah kabel charger, kecuali kabel biasanya disertakan dengan power bank.

Kualitas kabelnya juga tergolong baik. Apalagi ditambah dengan lapisan braided yang membuatnya makin tangguh. Untuk memudahkan membawanya kemana-mana, ada juga penjepit kabel yang terintegrasi.

Untuk menggunakan PhotoFast MemoriesCable Gen 3 ini, PhotoFast juga menyediakan aplikasi PhotoFast One. Cara penggunaannya pun mudah. Setelah menjalankan aplikasinya, kamu hanya perlu mencolok perangkat ini ke port Lightning. Kemudian aplikasi akan mendeteksi secara otomatis dan menginformasikan kapasitas memori yang tersedia.

Aplikasi PhotoFast One menyediakan banyak fungsi. Selain fungsi utama untuk backup dan memindahkan data dari iPhone ke MemoriesCable Gen 3 atau sebaliknya, aplikasi ini juga menyediakan beberapa fungsi tambahan.

Salah satunya adalah pemutar musik dan video bawaan. Dengan begitu kamu bisa menikmati musik dan video koleksi kamu tanpa perlu melakukan sinkronisasi iTunes lebih dulu.

Lalu ada juga fungsi backup untuk foto, kontak, kalender, atau semuanya sekaligus. Tersedia opsi backup ke layanan cloud seperti Google Drive dan OneDrive.

PhotoFast MemoriesCable Gen 3 yang kami uji kali ini memiliki kapasitas 32 GB yang bisa menjadi kapasitas tambahan yang lumayan jika kamu menggunakan iPhone atau iPad berkapasitas 16 GB. Tapi, perangkat ini juga bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan berbagai file kamu apabila kamu tidak ingin terlalu direpotkan dengan proses sinkronisasi iTunes di komputer.

Dengan menggunakan koneksi USB 3.1 Gen 1, kecepatan transfer data PhotoFast MemoriesCable Gen 3 ini terbilang baik. Saat digunakan di iPhone dan iPad pun proses transfer datanya berlangsung cepat. Aplikasi PhotoFast One juga tergolong responsif dan mudah digunakan.

Oh ya, PhotoFast MemoriesCable Gen 3 dan aplikasinya mensyaratkan perangkat iPhone atau iPad dengan konektor Lightning seperti iPhone 5 ke atas, iPad Air ke atas, iPad Mini ke atas, iPad Pro, dan iPod touch 6 dengan sistem operasi minimal iOS 8.

Plus:

  • Ringkas
  • Penggunaan Mudah
  • Koneksi USB 3.1 Gen 1 dan Lightning
  • Multi fungsi

Minus:

  • Harga cukup tinggi

 

Spesifikasi PhotoFast MemoriesCable Gen 3

Konektor: USB 3.1 Gen 1 & Lightning
Kapasitas: 32 GB
Dimensi: 183 x 16.7 x 8,3 mm
Bobot: 10 gram
Website: www.photofast.com
Harga (kisaran): US$99

Review Logitech Bluetooth Multi-Device Keyboard K480

Banyak di antara kita punya tiga gadget atau lebih:  notebook dengan OS Windows, smartphone dan  tablet dengan OS Android,  atau iPad dan iPhone dengan OS iOS. Kita biasanya mengetik bergantian di masing-masing perangkat. Jadi pindah-pindah keyboard: keyboard fisik di notebook dan virtual di gadget. Repot juga ya.

logitechk480-allKerepotan ini ditiadakan oleh Logitech yang menghadirkan keyboard Bluetooth bernama Bluetooth Multi-Device Keyboard K480. Sesuai namanya, Multi-Device, keyboard Bluetooth ini bisa dikoneksikan sekaligus dengan beberapa perangkat, baik yang ber-OS Windows, ChromeOS, iOS, MacOS atau Android.

Awalnya sih PCplus meragukan fungsionalitas ini. Namun lama-kelamaan, PCplus jatuh hati juga menggunakan keyboard Logitech tersebut. Dengannya, PCplus bisa berpindah-pindah mengetik di dua perangkat berbasis Bluetooth: tablet Android dan notebook Windows, dari keyboard yang sama. Sebenarnya juga bisa di iPhone, atau iPad tapi PCplus tidak memiliki perangkat Mac tersebut.

logitechk480-roda putarKalau mau mengetik di tablet Android, tinggal putar tombol putar di sisi kiri ke angka 2. Kalau mau pindah ke notebook putar tombol ke angka 3. (Angka 1 untuk perangkat Mac.) O ya tentu harus lakukan pairing terlebih dulu sebelum perangkat bisa terkoneksi ke keyboard. Pairing-nya mudah kok.

Pertama-tama balikkan keyboard KB480. Lihat di bagian bawah itu ada switch. Hmm kamu tidak perlu menggeser-nya sih, karena Logitech sudah menyetelkannya agar aktif begitu kemasan keyboard dibuka. Kita cukup menarik lepas kertas kuning yang terjuntai agar kontak baterai di dalam keyboard terpapar.

logitechk480-baterai aaaBegitu kertas kuning terlepas, keyboard bisa dipakai. Tak usah pasang baterai. Logitech sudah berbaik hati memasangkan 2 baterai AAA yang diklaim bisa bertahan sampai 2 tahun.

Untuk melakukan pairing, sisipkan smartphone atau tablet ke ‘lubang’ di bagian atas keyboard. Lubang ini bisa menampung smartphone Android dan tablet iPad sekaligus jika keduanya diposisikan vertikal. Namun kalau tablet kamu posisikan horisontal, lubang itu tidak bisa menampung smartphone.

logitechk480-tabletSatu lagi, kalau tabletmu tebal, seperti milik PCplus (Lenovo B6000-HV), kamu hanya bisa menempatkannya dalam satu posisi: horisontal. O ya, begitu ditempatkan di lubang, posisi tablet/smartphone akan condong ke belakang – kemiringannya menurut PCplus pas. Lubang penempatan smartphone dan tablet ini sekaligus menghemat tempat di meja loh.

logitechk480-connect buttonKembali ke proses pairing. Setelah smartphone atau tablet duduk di ‘lubang’ keyboard, aktifkan Bluetooth pada smartphone atau tablet. Berikutnya, tekan tombol kecil bertuliskan ‘pc’ di sisi  kanan keyboard sampai lampu biru menyala berkedip-kedip. Tombol ini untuk pairing perangkat Android, Windows dan ChromeOS. Kalau perangkatmu iOS atau MacOS, tekan tombol sebelahnya.

logitechk480-pairingSetelah itu, putar tombol roda di sisi kiri ke angka 1, 2 atau 3 sampai perangkatmu terkoneksi. Jika terkoneksi, di layar perangkatmu akan muncul password. Ketikkan password itu di keyboard Logitech. Nah, sejak saat itu kamu bisa mengetik apa pun di keyboard fisik Logitech dan menampilkannya di layar perangkatmu.

Ulangi cara yang sama untuk perangkat lain, misalnya notebook. Kalau tombol 2 sudah dipakai untuk perangkat Android, berarti sisa tombol 1 dan 3 untuk perangkat Windows dan iOS. O ya, cuma tiga perangkat yang bisa terkoneksi ya. Dan hanya satu per OS. Jadi tidak bisa dua perangkat Android bersamaan dikoneksikan. Hanya bisa satu Android, satu Windows/ChromeOS, dan satu iOS/MacOS.

Kalau sudah sekali di-pairing, kamu tidak usah melakukan pairing lagi di masa datang. Jadi kalau tablet dilepaskan dari keyboard pada siang hari, lalu malamnya kamu memasukannya lagi, kamu tak perlu pairing dengan password lagi. Bisa langsung pakai setelah menekan tombol ‘pc’.

Awalnya PCplus harus membiasakan diri mengetik dengan keyboard K480. Perlu menekan agak kuat di tuts-tutsnya yang mengeluarkan suara klik-klik keras saat ditekan. Namun sejalan dengan waktu, keyboard terasa enak dipakai mengetik. Tombol-tombolnya yang agak membulat itu mungkin agak rapat bagi mereka yang berjemari besar. Akan tetapi nyaman buat PCplus.

logitech k480-shortcutKeyboard ini punya beberapa tombol shortcut yang biasa ditemukan di cover keyboard tablet. Ini misalnya tombol Home untuk semua OS mobile dan tombol multitasking (F2). Juga ada tombol Back dan Search, maupun tombol kontrol multimedia seperti Previous, Pause/Play, Forward, Mute/Unmute dan pengatur Volume.

Sayangnya 3 tombol yang umum ada di keyboard komputer, yakni Page Up/Down, Print Screen dan Scroll Lock, tidak hadir di sini. Namun tombol Start Windows dan tombol Mac OS Command ada sih.

Saat mencoba, PCplus mengoneksikan tablet Lenovo B6000-HV yang menjalankan OS Android 4.4.2, dan tablet Gigabyte dengan OS Windows 7. Keduanya bisa terkoneksi dengan baik. PCplus tidak merasakan lag saat mengetik di keyboard.

***

Singkat kata, keyboard K480  berfungsi dengan baik, memudahkan berpindah-pindah device dengan cepat. Kamu bisa menggunakan K480 untuk mengetik di komputer dan dengan nyaman juga memindahkan fungsionalitas keyboard ke smartphone-mu tanpa perlu memegang smartphone.

Saat mengetik review ini, PCplus menggunakan K480 dengan tablet Lenovo B6000 HV.  Eh iya, kamu bisa mengoneksikan perangkat Android lain ke KB480. Tapi ini perlu pairing lagi ya. PCplus sukses mencobanya (bergantian) dengan smartphone jadul Motorola Razr XT910, juga tablet Huawei MediaPad.

Andai saja Logitech menanamkan satu fitur lagi yakni slot microSD , ah akan sempurna rasanya fungsionalitas Logitech Bluetooth Multi-Device Keyboard K480 ini.

Hmm, terpikir untuk membawa-bawanya saat berpergian? Boleh saja kalau kamu tidak keberatan dengan bobotnya yang 820 gram dan ukurannya yang tidak terlalu kompak (keyboard ini tebal loh, 2cm). Maklum Logitech mendesain keyboard-nya ini untuk ditempatkan di meja, bukan untuk dibawa berpergian.

 

Plus: Kompatibel dengan banyak platform, bisa pindah ke berbagai perangkat dengan mulus, keyboar nyaman dipakai.

Minus: Tidak kompatibel dengan Windows Phone OS, fisik besar, berat, tombol-tombolnya tidak selengkap pada keyboard full-size

PCplus Rating: 4/5

 

SPESIFIKASI Logitech Bluetooth Multi-Device Keyboard K480

Koneksi: Bluetooth sampai 10 meter

Dukung OS:

  • PC: Windows 7, Windows 8, Windows 10
  • Mac: Mac OS X atau versi di atasnya
  • Chrome OS
  • iPad atau  iPhone: iOS 5 atau versi di atasnya
  • Tablet atau smartphone Android: Android 3.2 atau versi di atasnya

Baterai: 2 AAA (terpasang), tahan sampai 2 tahun, ada indikator baterai

Fitur: – tombol on/off

Dimensi: 19,5 x 29,9 x 2 cm

Bobot: 820 gram

Garansi: 1 tahun

Warna: putih dan hitam

 

Review Proyektor BenQ W1080ST

benq-w1080stKalau dengar kata proyektor film, apa yang ada di benak kamu? Sebuah kamar yang luas yang telah diubah menjadi bioskop pribadi dengan kursi-kursi kulit nan empuk dan hanya bisa dinikmati orang-orang berduit? Harga proyektor yang luar biasa mahal?

Ah itu kan jaman dulu! Sekarang kamu juga bisa punya proyektor film pribadi di rumah, termasuk di kamar tidurmu. Sudah banyak kok proyektor dengan harga terjangkau. Jadi tak perlu nunggu menang undian berhadiah untuk bisa merasakan nikmat dan nyamannya sebuah bioskop pribadi.

Ya, proyektor home video kini bukan hanya milik orang-orang kaya yang punya kamar luas. Kalau pilih proyektor BenQ W1080ST, kamu tidak perlu bingung mau taruh di mana proyektor ini. Sebab proyektor DLP ini cuma butuh jarak 1 meter dari bidang proyeksinya (bisa tembok atau layar putih khusus) untuk bisa memproyeksikan gambar setinggi 65 inci. Pada demo di Jakarta beberapa waktu lalu, Kok Lian (Product Manager, BenQ Indonesia) menunjukkan bagaimana penempatan berjarak 1,5 meter dari layar bisa menghasilkan proyeksi gambar 100 inci.

Kemampuan inilah yang membuat BenQ mencantumkan huruf ST di belakang nama model proyektornya. ST berarti Short Throw, alias berjarak tembak pendek. Berkat kemampuan lensa yang bisa memproyeksikan gambar besar dari jarak dekat ini, kamu tak perlu duduk dekat-dekat dengan proyektor. Bahkan kalau mau, kamu bisa meletakkannya di belakangmu saat main game Wii Nintendo. Kamu juga tidak harus nonton saat duduk tepat di depan proyektor, tapi ketika duduk di bagian samping.

Dua port HDMI tersedia di bagian belakang, bersama port-port lainnya
Dua port HDMI tersedia di bagian belakang, bersama port-port lainnya

O ya, film HD bisa kamu nikmati melalui koneksi port HDMI (tersedia dua). Film 3D? Bisa juga dengan via sistem DLP Link, tapi kacamata 3D harus kamu beli terpisah. Selain koneksi di atas, tersedia koneksi port component video, composite, S-Video, dan PC input dengan audio-in/out.

Andai gambar terlihat kurang besar, silakan lakukan zoom optikal. Agar proyeksi gambar tampil pas di ruang yang sempit tanpa bikin penggunanya repot, BenQ menggunakan kaki drop-down di bagian depan dan wind-down di bagian belakang. Jadi kamu tak perlu repot menaik-turunkan proyektor secara manual, misalnya dengan mengganjalnya pakai tumpukan buku.

Eh tapi bagaimana dengan suara filmnya? Perlu speaker eksternal? Tidak juga, sebab W1080ST sudah ditanami speaker 10W. Dan karena biasanya proyektor ditempatkan di depan posisi tempat duduk, suara speaker bisa terdengar seakan-akan datang dari dalam film, seperti saat didemokan oleh pihak BenQ Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kualitas gambar yang dihasilkan saat itu pun terlihat tajam, dengan warna hitam yang pekat. BenQ mengklaim proyektor home video-nya dengan tingkat terang 2000 lumens ini punya contrast rasio tinggi: 10.000:1. Contrast ratio yang tinggi ini penting untuk menikmati film, apalagi film-film yang berlatar belakang remang-remang/gelap. Dengan W1080ST, kamu tidak akan melihat gambar berwarna kehijauan yang seharusnya berwarna hitam.

Kalau perlu mengeset warna, kamu bisa melakukannya dari on-screen menu. Menu ini menampilkan colour management system; three lamp settings (Normal, Eco, and Smart Eco, yang terakhir juga berfungsi sebagai opsi dynamic contrast); colour temperature adjustment; noise reduction; gamma adjustment; dan on/off toggle untuk menaikkan saturasi warna dengan BrilliantColour DLP processing.

Jadi kalau kamu menginginkan proyektor home video untuk nonton film HD dan 3D, BenQ W1080ST boleh jadi pertimbangan. Seting-nya tak ribet. Proyeksinya bisa dari jarak dekat, tetapi tajam dan detail. Speaker built-in-nya bersuara kuat. Kalau mau nonton streaming nirkabel, ada dukungan MHL yang opsional, jadi kamu bisa putar film dari perangkat di ruangan lain, sampai sejauh 20 meter. Satu lagi yang paling penting, harga proyektor home video BenQ W1080ST cukup bersahabat, yakni sekitar Rp 17 juta.

Review Mobile Wi-Fi Huawei Jumper E5330

Hanya ada port microUSB di  badan Mi-Fi iHuawei Jumper E5330
Hanya ada port microUSB di badan Mi-Fi iHuawei Jumper E5330

Fisiknya kompak seperti kebanyakan router Mi-Fi (mobile Wi-Fi) lainnya. Persegi empat dengan ujung-ujung badan yang melengkung. Ia ringan dan pas dalam genggaman tangan.

Badan modem Huawei E5330 yang PCplus terima ini putih bersih. Sebuah jendela kecil berada di bagian tengah, memamerkan lima ikon (yang menyala) ketika modem bekerja. D lokasi sama terdapat pula tombol on/off. Di bawah jendela ini tertera gambar ‘kipas abu-abu’ dengan logo Huawei di bawahnya.

Sekujur badan router 3G ini bersih. Hanya ada sebuah port miniUSB di sisi bawah. Di ujung kanan ada ‘segaris’ lubang untuk menyelipkan kuku saat kamu ingin melepas cover perangkat ini. Tak ada apa-apa lagi.

Untuk menyalakan E5330 ini, masukkan dulu baterai dan SIMcard ke bagian belakang unit. Tapi sebelumnya jangan lupa mencatat SSID dan Wi-Fi key yang dituliskan Huawei di bagian dalam cover. Huawei E5330 mengemaskan baterai 1500mAh (5,6Wh). Dalam kondisi penuh, baterai disebutkan mampu diajak bekerja sampai enam jam.

Huawei menyebutkan, router Mi-Fi-nya mampu menyajikan kecepatan sampai 21Mbps. Ia bisa dikoneksikan dengan maksimal 10 perangkat. Huawei membundelkan kartu SIMcard Telkomsel (gratis 36GB selama 3 tahun, dengan kuota per bulan 3GB, yakni 2Gb data 3G dan 1Gb untuk GPRS) bersama Mi-Fi-nya dengan nama paket Huawei Jumper E5330.

Cover belakangnya mudah dicungkil. Di bagian dalam cover tercantum SSID dan WiFi key yang perlu dimasukkan ke perangkat yang akan dikoneksikan dengan E5330
Cover belakangnya mudah dicungkil. Di bagian dalam cover tercantum SSID dan WiFi key yang perlu dimasukkan ke perangkat yang akan dikoneksikan dengan E5330

PCplus mencoba paket ini pada beberapa perangkat: tablet Huawei Mediapad 7, tablet Advan T5A, smartphone Motorola RAZR XT910 dan netbook MSI Wind. Selain netbook yang ber-OS Windows XP, perangkat lainnya menggunakan OS Android. Tak ada kesulitan apa pun mengoneksikan semua perangkat ini secara bersamaan ke E5330.

PCplus menyalakan E5330 dengan menekan tombol on/off di pinggiran jendela. Saat dinyalakan lima lampu LED menyala hijau di jendela E5330.  E5330 lalu otomatis akan menciptakan hotspot Wi-Fi di sekitar unit. Berikutnya, PCplus mengaktifkan Wi-Fi di semua perangkat yang akan dikoneksikan. Semua perangkat diletakkan tidak berjauhan (dalam radius dua meter).

Setelah password dimasukkan di setiap perangkat, koneksi Wi-Fi pun terjalin dengan E5330 dan PCplus bisa berselancar di semua perangkat sekaligus.  O ya, sebelumnya ke smartphone Motorola RAZR XT910 PCplus sudah mengunduh software Huawei Mobile WiFi 2 dari Google Play Store. App ini bisa dipakai untuk memantau aktivitas Wi-Fi pada modem, seperti jumlah perangkat yang terkoneksi, jumlah data yang sudah dipakai, kapasitas baterai yang tersisa, dan kapasitas storage, dan lain-lain.

Menu Huawei WiFi2 app
Menu Huawei WiFi2 app

Ke masing-masing perangkat yang terhubung, PCplus mengunduh beberapa app dari Play Store. Kecepatannya lumayan,  kendati tak secepat klaimnya. Koneksi pun cukup stabil selama semua perangkat berada dalam jarak yang berdekatan. Sebab ketika PCplus menggeser salah satu perangkat di luar jarak dua meter dari E5330, sinyal Wi-Fi mulai timbul tenggelam, dan bahkan lenyap.

PCplus menyayangkan kapasitas baterai yang 1500mAh. Sebab sedang enak-enaknya streaming radio atau nonton film saat di jalan, baterai tahu-tahu melemah. Andai saja Huawei bisa mengemaskan baterai berdurasi lebih lama sehingga PCplus tidak harus mengecas baterai setiap lima jam. Apalagi pengisian ulang daya baterai melalui port mini USB-nya cukup memakan waktu.

Namum secara keseluruhan, Huawei Jumper E5330 ini menyenangkan. Ia kompak, enak dbawa-bawa, termasuk dalam saku baju atau saku celana. Penggunaannya pun sangat mudah. Bisa menjadi solusi ‘hemat’ ber-Internet, termasuk saat berada di luar negeri.

PLUS: Kompak, pengoperasian simpel, garansi 3 tahun.

 

MINUS: Kapasitas baterai kurang tinggi, paket bundling.

 

 

Rp 599.000 (berikut paket Telkomsel Jumper gratis Internet 36GB selama tiga tahun)

Garansi 3 tahun

www.huawei.com

 

SPESIFIKASI Huawei E5330

 

  • Communication System
UMTS/HSUPA/HSPA+GSM/GPRS/EDGE
  • Kecepatan
HSDPA 21.6Mbps/HSUPA 5.76Mbps
  • Displai
Lampu LED
  • Baterai
3,7 V, 1500 mAhKapasitas kerja maks.: 6 jamWaktu siaga maks.: 300 jam saat Wi-Fi dimatikan
  • Protokol Wi-Fi
802.11b/g/n
  • Jumlah koneksi Wi-Fi
Sampai 10 user/device sekaligus
  • Sistem operasi
Windows XP, Windows Vista,Windows 7,Windows 8,Mac OS X 10.5,Mac OS X 10.6,Mac OS X10.7,Mac OS X10.8
Dimensi (plt) 9,28x6x1,38 cm
Bobot termasuk baterai 120 gram

 

 

Review Power Bank ADATA PV100 4200mAh

adata pv100 w smartphoneMakin banyak produsen memori dan komponen komputer yang turut merilis power bank dengan mereknya sendiri. Ada antara lain ADATA, Cooler Master dan PNY.

Di sini PCplus akan mengulas kemasan baterai cadangan eksternal atau power bank besutan ADATA. Produsen Taiwan ini mengirimi PCplus PV100 yang berkapasitas 4200mAh. ADATA tidak menjelaskan baterai isi ulang Lithium-Polymer dari produsen mana yang dikemaskannya.

 

Fisik Menawan

Dari sisi fisik, PV100 cantik. Finishingnya halus. Badannya berbalut warna putih susu (juga tersedia warna pink, biru muda dan hitam). Sementara bagian belakang dan sisi terbuat dari metal berwarna silver. Fisik power bank ini pun tipis, 8mm. sehingga enak dibawa-bawa, termasuk dimasukkan ke saku baju/celana. Jika disandingkan dengan sebuah smartphone, kamu bisa saja mengira keduanya adalah smartphone.

adata pv100 jendelaDi bagian depan PV100, kamu akan menemukan sebuah ‘jendela’ kecil dengan tulisan Push di atas On/Off, serta sebuah ikon. Jendela ini sesungguhnya adalah jendela LED.

Empat lampu LED berwarna biru akan menyala untuk menunjukkan kondisi baterai yang 100% penuh jika kamu menekan ikon On/Off itu. Per lampu LED mengindikasikan kondisi baterai 25%. Lampu LED juga akan menyala sejenak saat kamu mengoneksikannya ke smartphone yang akan disegarkan daya baterainya.

Di bagian sisi atas kanan unit, kamu akan mendapatkan sebuah port USB. Sementara port microUSB ada di sebelah kiri sisi yang sama. Tidak ada apa-apa lagi di sekujur badan PV100. adata pv100 belakang + port

 

Koneksi Mudah

Koneksikan kabel USB ke port USB PV100 dan kepala microUSB ke port microUSB smartphone-mu saat kamu ingin menyegarkan daya baterai smartphone. Jika ingin menyegarkan daya baterai PV100, koneksinya dibalik – ujung microUSB ke PV100 dan ujung USB ke port USB di colokan listrik atau port USB komputer.

adata pv100O ya, dalam kemasannya ADATA hanya menyertakan kabel dengan dua kepala (USB-microUSB) sepanjang 10cm. Tak ada jenis koneksi lain yang dibundelkan.

Menurut ADATA, produknya bisa digunakan untuk mengisi beragam perangkat mobile: MP4 player, PSP, GPS, smartphone, PDA, kamera digital, juga tablet. ADATA juga mengatakan power bank-nya dibekali empat perlindungan demi kesehatan baterai perangkat yang diisi ulang maupun dirinya sendiri. Saat mengisi baterai, perlindungan itu adalah OTP (Over-Temperature Protection), SCP  (Short Circuit Protection), OVP (Over-Voltage Protection), dan OCP (Overcharge Protection). Sedangkan saat ia diisi ulang, perlindungannya mencakup OCP (over current protection) dan ODP (over discharge protection)

PCplus menggunakan PV100 untuk menyegarkan daya baterai Motorola RAZR XT910 dari posisi 2%. Hanya perlu waktu sekitar dua jam untuk mengisi penuh baterai 1780mAh tersebut. Masih ada dua lampu LED yang menyala saat proses pengisian usai. Berarti PV100 masih bisa dipakai lagi untuk mengisi ulang baterai XT910.  Saat mengisi ulang daya baterai smartphone Motorola RAZR XT910, PCplus merasakan badan PV100 memanas.  Selain Motorola RAZR XT910, daya baterai smartphone Samsung Galaxy juga PCplus coba segarkan dengan PV100.

PCplus pun mengoneksikan PV100 pada tablet Advan (kendati agak sulit karena kabel bawaan Adata pendek). Dan ia terbukti sanggup melakukan tugas pengisian ulang baterai tablet. Ini perlu digarisbawahi karena tidak semua power bank bisa mengisi daya baterai tablet. Namun AData PV100 bisa melakukannya. Ini karena output-nya 2,1A (kebanyakan power bank mengusung output 1A, alias khusus diperuntukkan smartphone).

Pengisian ulang daya PV100 dari kapasitas nol sampai 100% berlangsung sekitar 6 jam. Selama proses, lampu LED akan menyala berkedip-kedip untuk menunjukkan kapasitas yang sedang diisi.

 

***

Jika kamu mencari power bank yang tipis tetapi punya output 2,1A, ADATA PV100 bisa kamu pilih.  Ia elegan, tipis dan mudah dipakai. Jika menurut kamu, 4200mAh kurang memadai, AData punya power bank lain dengan kapasitas 5000mAh dengan kabel 80cm, yakni PC500.

 

Plus: Fisik tipis, mudah dipakai, output 2,1A.

Minus: Hanya satu port USB, kabel USB pendek.

 

 

SKOR: 8 (HOT Product)

 

SPESIFIKASI ADATA PV100

Baterai               :  Rechargeable Li-polymer

Kapasitas        : 4200 mAh ,

Input                : 5V 1.0A (Micro USB)

Output:            5V 2.1A (Type-A USB)

Dimensi (PLT):  67 x 118 x 8mm

Bobot              : 105gr

Garansi           : 1 tahun

Situs                : www.adata-group.com

Harga kisaran: Rp 359 ribu

Distributor  : CV International