Category Archives: Motherboard

AFOX IH81-MA: Minimalis

Buat kamu yang mencari motherboard Intel LGA1150, misalnya untuk mengganti motherboard lama yang rusak, AFOX menawarkan IH81-MA. Mengusung chipset Intel H81, AFOX IH81-MA memang bukan ditujukan untuk kamu yang senang memaksimalkan kinerja sistemnya dengan overclock. Untuk keperluan seperti ini motherboard dengan chipset Intel Z87 atau Intel Z97 tentu lebih sesuai.

AFOX IH81-MA pun bukan diperuntukkan untuk kamu yang membutuhkan berbagai fasilitas ekstra yang ditawarkan beberapa motherboard Intel LGA1150 lain. Tidak ada tambahan terhadap jumlah port interface populer maupun audio dengan komponen khusus di peranti ini.

Fasilitas yang ditawarkan AFOX IH81-MA terbatas pada fasilitas yang diberikan oleh chipset Intel H81. AFOX IH81-MA cocok untuk kamu yang memang membutuhkan motherboad Intel LGA1150 minimalis, yang hadir hanya dengan fasilitas standar chipset Intel H81. Buat apa membayar aneka fasilitas yang tidak akan kamu gunakan.

Datang dengan form factor Micro ATX, AFOX IH81-MA bisa digunakan dengan mudah pada sistem dengan casing yang relatif ringkas. Motherboard dengan form factor Micro ATX sewajarnya memiliki keterbatasan dalam jumlah selot ekspansi yang didukungnya. Begitu pula dengan AFOX IH81-MA. Peranti ini hanya menyediakan satu selot PCI-Express x16.

Sejalan dengan chipset Intel H81 yang digunanakan, AFOX IH81-MA menyediakan 2 kanal SATA 6 Gbps dan 2 kanal SATA 3 Gbps. Kombinasi ini sudah memadai untuk banyak keperluan. Sayangnya tidak demikian halnya dengan LAN yang hanya menggunakan 10/100 Mbps dan belum gigabit. Sementara untuk interface populer lainnya, USB 3.0, AFOX IH81-MA menyediakan dua port.

Untuk keluaran ke displai, motherboard yang belum sepenuhnya menggunakan electrolytic capacitor dengan solid electrolyte ini menawarkan D-Sub 15 pin dan HDMI. Sementara untuk audionya, AFOX IH81-MA menggunakan enam kanal HD Audio.

Kesan minimalis juga hadir pada manual tercetak dan software yang disertakan pada paket AFOX IH81-MA. Tidak ada aplikasi khusus yang ditawarkan AFOX, misalnya untuk hardware monitoring.

Uniknya, motherboard yang mendukung sampai Intel Core i7 ini memiliki Setup BIOS yang dilengkapi dengan banyak opsi. Namun, sebagian dari opsi tersebut tidak cocok dengan AFOX IH81-MA ini. Misalnya pada pengaturan SATA, AFOX IH81-MA menampilkan enam port. Padahal jelas-jelas port SATA-nya hanya ada empat. Seharusnya menu Setup BIOS ini bisa dioptimalkan untuk peranti bersangkutan.

 

www.afox-corp.com
Berca Cakra Teknologi
(021) 2316352
Rp –

 

AFOX IH81-MA menyediakan satu selot PCI-Express x16 yang bisa digunakan untuk menampung kartu grafis tambahan.

 

Selain HDMI, motherboard minimalis ini sudah menyertakan dukungan terhadap USB 3.0.

 

Spesifikasi:

Chipset Intel H81
Soket LGA1150
Dukungan Prosesor Celeron s/d Core i7
Base Clock
Jumlah Kanal/Selot Memori Utama 2/2
Dukungan Memori Utama DDR3-1333 s/d DDR3-1600, sampai 16 GB
Grafis Terintegrasi Pada prosesor
Slot Ekspansi 1 PCI-Express x16
SLI/CrossFireX
Port SATA/Port PATA 2 (6Gbps), 2 (3Gbps)/-
Port eSATA
Audio ALC662
LAN RTL8105E
USB 2.0/FireWire 6/-; 2 USB 3.0
Panel Belakang – USB 2.0 x4

– D-Sub 15 pin

– HDMI Out

– USB 3.0 x2

– RJ-45

– Audio x3

Solid Capacitor Ya (sebagian)
Form Factor Micro ATX

 

Hasil Uji:

 

SYSmark 2014 SE 2.0.0.70

Rating                                     1296

 

SiSoftware Sandra 2016.SP1

Aggregate Arithmetic                        98,42 GOPS

Aggregate Multi-Media                      312,9 Mpixel/s

Aggregate Memory                             20,36 GB/s

 

PCMark 8 Professional Edition 2.7.613

Home Score (Conventional)               3312

Creative Score (Conventional)            3451

Work Score (Conventional)                3590

 

Cinebench R15.038

CPU                715 cb

 

HandBrake 1.0.1 64 bit          46 detik

 

Pazera Lame Front-End 1.8                60 detik

 

3DMark Professional Edition 2.2.3509

Fire Strike Score                     854

 

AvP D3D11 Benchmark 1.03

1920 x 1080 Average (Default)                      11,6 fps

 

LuxMark 2.0               1926000 samples/s

 

+ Ringkas
–  Fasilitas terbatas

Rating: –

 

Review ECS A68F2P-M2

Review-ECS-A68F2PM2-1

Tidak semua pengguna PC desktop membutuhkan komputer dengan spesifikasi yang paling tinggi. Sebagian pengguna memang hanya menggunakan komputernya untuk mengetik, membuat presentasi, mengolah spreadsheet yang tidak berat, mendengarkan musik dan menonton film, berselancar di dunia maya, mengolah foto sederhana, bermain game ringan, dan kegiatan lain yang sejenis. Jika kamu termasuk pengguna yang seperti ini dan sedang mencari motherboard untuk membangun PC desktop baru kamu, ECS A68F2P-M2 bisa dijadikan pilihan.

ECS A68F2P-M2 hadir dengan chipset AMD A68H yang memang ditujukan untuk keperluan seperti yang disebut di atas. Karena merupakan solusi yang lebih terjangkau, AMD A68H menawarkan fitur yang tidak selengkap AMD A78 maupun A88X. Ia hanya menyediakan dukungan terhadap empat port SATA 6 Gbps dengan RAID dan dua port USB 3.0. Namun, khusus port USB 3.0, ECS menambahkan dukungan sebanyak dua sehingga total menjadi empat.

Untuk selot memori utama, sejalan dengan peruntukkannya, motherboard dari ECS ini hanya menyediakan dua selot memori utama DDR3. Sementara, untuk selot ekspansinya, disediakan PCI-Express x16 yang sudah mendukung versi 3.0, PCI-Express x1, dan PCI. Jumlahnya masing-masing satu.

Dari spesifikasi yang telah disebutkan, upgrade di kemudian hari yang mungkin kurang fleksibel adalah bila kamu hendak menambah kapasitas memori utama. Berhubung hanya ada dua selot, bila sebelumnya sudah menggunakan keduanya (agar berjalan secara dual channel), kamu terpaksa untuk menggantinya, tidak bisa menambahkan.

Motherboard ECS yang mendukung AMD APU ini menggunakan CODEC ALC662 untuk audionya. Meski sudah mendukung HD Audio, CODEC ini sebenarnya sudah cukup lawas dan belum mendukung berbagai fitur yang ditawarkan CODEC lebih baru.

Buat kamu yang masih menggunakan monitor lawas yang memanfaatkan interface analog D-Sub 15 pin, tenang saja. ECS A68F2P-M2 masih menyertakan keluaran D-Sub 15 pin. Selain itu, ia menyediakan keluaran HDMI. Sayangnya, tidak demikian dengan DisplayPort maupun DVI, walau yang terakhir ini bisa diambil dari HDMI melalui adapter yang sesuai.

Port lain yang disediakan di panel belakang motherboard dengan soket FM2+ ini juga terbatas. PCplus menilai paling tidak port USB 2.0 harusnya lebih banyak. Kamu tentunya bisa menambahkan port ini melalui header yang disediakan.

Meski minim fitur lain seperti kemudahan diagnosis, fitur khas ECS yang sudah hadir selama ini tentunya turut dihadirkan.. Fitur itu seperti eSF (ECS Smart Fan) dan eBLU (ECS BIOS Live Update). Fitur eSF memudahkan kamu untuk mengatur kecepatan kipas menurut suhu, sedangkan eBLU memudahkan kamu untuk mengupdate BIOS.

 

www.ecs.com.tw
ECS Indonesia
(021) 6282048
±Rp850.000,-
5 Tahun

 

 

Review-ECS-A68F2PM2-2
Dengan chipset AMD A68H, ECS A68F2P-M2 menyediakan hanya empat port SATA 6 Gbps.

 

Review-ECS-A68F2PM2-3
ECS A68F2P-M2 menyediakan port D-Sub 15 pin bagi yang masih membutuhkannya, selain menghadirkan port HDMI.

 

 

Spesifikasi:

 

Chipset AMD A68H
Soket FM2+ (dukung juga APU FM2)
Dukungan Prosesor A4-4000 s/d A10 PRO-7850B
Base Clock
Jumlah Kanal/Selot Memori Utama 2/2
Dukungan Memori Utama DDR3-1066 s/d DDR3-2133, sampai 16 GB
Grafis Terintegrasi Pada prosesor
Slot Ekspansi 1 PCI-Express 3.0 x16, 1 PCI-Express 2.0 x1, 1 PCI
SLI/CrossFireX
Port SATA/Port PATA 4 (6Gbps) RAID/-
Port eSATA
Audio ALC662
LAN RTL8111G
USB 2.0/FireWire 6/-; 4 USB 3.0
Panel Belakang – PS/2 Mouse- PS/2 Keyboard

– HDMI Out

– D-Sub 15 pin

– USB 3.0 x2

– RJ-45

– USB 2.0 x2

– Audio x3

Fitur Andalan – eBLU- eDLU

– eSF

– ECS GUI EUFI BIOS

Solid Capacitor Ya
Form Factor Micro ATX

 

 

Hasil Uji:

 

SYSmark 2014 1.0.1.21

Rating                                     893

 

SiSoftware Sandra 2014.SP3e

Aggregate Arithmetic                        42,83 GOPS

Aggregate Multi-Media                      82,61 Mpixel/s

Aggregate Memory                             13,55 GB/s

 

PCMark 8 Professional Edition 2.2.282

Home Score (OpenCL)                       3037

Creative Score (OpenCL)                   3269

Work Score (OpenCL)                        4035

Storage Score                                      4848

 

Cinebench R15

CPU                302 cb

 

Expression Encoder 4 SP2 4.0.4276.0            1079 detik

 

Pazera Lame Front-End 1.8                94 detik

 

3DMark Professional Edition 1.4.778

Fire Strike Score                     958,7

 

S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat Benchmark 1.6.00

1920 x 1080 Average (Ultra DX 11)              23,62 fps

 

AvP D3D11 Benchmark 1.03

1920 x 1080 Average (Default)                      13,63 fps

 

LuxMark 2.0               232000 samples/s

 

+ Ringan di kantong
–  Fasilitas terbatas

Rating: 7,4

 

Review ECS Z87H3-A2X Extreme

UjiAgustus-ECSZ87H3A2XExtreme-Gbr1
(foto: Aphons)

Pertama kali melihat ECS Z87H3-A2X Extreme, mata PCplus langsung tertuju pada 2 buah item yang menonjol ke luar pada panel belakang. Selidik punya selidik keduanya adalah Bluetooth 2.0 dongle dan Wi-Fi 802.11a/b/g/n dongle. Buat kamu yang memerlukan kedua perangkat ini, hal tersebut tentunya menjadi nilai tambah tersendiri.

Tidak hanya urusan wireless, motherboard Z87 Express dari ECS ini juga menyediakan 2 buah ethernet yang mendukung fungsi teaming. Sekadar mengingatkan, teaming yang dimaksud di sini adalah bahwa kamu bisa menggunakan kedua ethernet tersebut secara sekaligus, bahu-membahu.

Kelebihan yang ditawarkan pun tidak hanya sampai di situ. ECS Z87H3-A2X Extreme juga memberikan sejumlah fitur lain seperti slot Mini PCI-Express/mSATA, port eSATA 6Gbps, port DisplayPort, port debug, dan voltage measure point. Bagusnya lagi, tampilan dari port debug ini tidak hanya untuk menampilkan kode POST. Ia bisa diatur untuk menampilkan suhu, tegangan, dan daya dari prosesor dengan menekan tombol yang sesuai. Selain kemudahan troubleshooting dan informasi dengan hadirnya port debug itu, ECS Z87H3-A2X Extreme juga dilengkapi dengan tombol mudah clear CMOS di panel belakang.

Buat kamu yang gemar bermain game, ECS pun memperhatikan hal ini. Ia menyediakan 3 slot PCI-Express 3.0 x16 (x16 x8 x4) plus dukungan multi kartu grafis ala SLI dan CrossFireX. Namun, dukungan resmi SLI hanya sampai 2 kartu grafis. Dihadirkan pula Sound Blaster Cinema untuk menemani. Jadi kamu bisa bermain game 3D masa kini dengan detail visual tinggi secara lancar sambil menikmati audio yang lebih realistik.

Bicara audio, selain menggunakan HD Audio CODEC seperti layaknya motherboard lain, ECS Z87H3-A2X Extreme juga menggunakan ALC5505. Menurut manual dari ECS, chip ini digunakan sebagai DSP eksternal. Sayangnya tidak ada detail lebih lanjut mengenai manfaatnya pada motherboard ini.

Tak ketinggalan tentunya sejumlah fitur yang telah menjadi ciri khas dari ECS seperti eBLU dan eDLU. Fungsi dari kedua fitur ini mirip yakni sama-sama memudahkan pengguna untuk melakukan live update: eBLU untuk BIOS, sementara eDLU untuk driver.

Sayang, berbagai fasilitas yang dimiliki ECS Z87H3-A2X Extreme membuat kamu harus membayarnya dengan harga yang agak tinggi. Dua kekurangan lainnya adalah tidak adanya keluaran analog ke display dan FireWire. Namun, yang terakhir ini kelihatannya mulai menjadi “norma” di para produsen motherboard.

 

www.ecs.com.tw
ECS Indonesia
(021) 6282048
±US$265
5 Tahun

 

UjiAgustus-ECSZ87H3A2XExtreme-Inset1
ECS Z87H3-A2X Extreme menawarkan sejumlah tombol mudah. Salah satunya bisa membuat port debug menampilkan informasi selain kode POST. (foto: Alphons)
UjiAgustus-ECSZ87H3A2XExtreme-Inset2
Meski slot PCI-Express 2.0 x1-nya terbatas, namun ECS ECS Z87H3-A2X Extreme punya kelebihan lewat 1 slot Mini PCI-Express/mSATA. (foto: Alphons)

 

Spesifikasi:

Chipset Intel Z87 Express
Soket LGA1150
Dukungan Prosesor Celeron G1820T s/d Core i7-4790K
Base Clock 99,54 s/d 300 MHz
Jumlah Kanal/Slot Memori Utama 2/4
Dukungan Memori Utama DDR3-1066 s/d DDR3-3000 (OC), sampai 32GB
Grafis Terintegrasi Pada prosesor
Slot Ekspansi 3 PCI-Express 3.0 x16, 1 PCI-Express 2.0 x1, 1 Mini PCI-Express, 1 PCI
SLI/CrossFireX (x8 x8)/(x8 x8), (x8 x4 x4)
Port SATA/Port PATA 5 (6Gbps) RAID, 2(6Gbps)/-
Port eSATA 2 (6Gbps)
Audio ALC1150+ALC5505
LAN 2 RTL8111G
USB 2.0/FireWire 8/-; 6 USB 3.0
Panel Belakang – Bluetooth Dongle

– USB 2.0 x4

– eSATA 6Gbps x2

– Clear CMOS Button

– DisplayPort Out

– HDMI Out

– Wi-Fi Dongle

– RJ-45 x2

– USB 3.0 x4

– Audio x5

– Optical S/PDIF Out

Fitur Andalan – Sound Blaster Cinema

– Dual LAN with Teaming

– Motherboard Intelligent BIOS X

– EZ Charger

– Easy Button

Solid Capacitor Ya
Form Factor ATX

 

Hasil Uji:

 

SYSmark 2012 1.5.2.295 (64bit)

Rating                                     236

 

SiSoftware Sandra 2014.SP1a

Aggregate Arithmetic                        92,25 GOPS

Aggregate Multi-Media                      228,4 Mpixel/s

Aggregate Memory                             21,3 GB/s

 

PCMark 8 Professional Edition 2.0.204

Home Score (OpenCL)                       4433

Creative Score (OpenCL)                   4030

Work Score (OpenCL)                        4599

Storage Score                                      4920

 

Cinebench R15

CPU                755cb

 

Expression Encoder 4SP2 4.0.4276.0            518 detik

 

Pazera Lame Front-End 1.8                60 detik

 

3DMark Professional Edition 1.2.250

Fire Strike Score                     2525

 

S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat Benchmark 1.6.00

1920 x 1080 Average (Ultra DX 11)              71,82 fps

 

AvP D3D11 Benchmark 1.03

1920 x 1080 Average (Default)                      39,6 fps

 

LuxMark 2.0               504000 samples/s

 

HandBrake svn6094 (Intel Quick Sync)        43 detik

 

+ Banyak fitur.
–  Harga agak tinggi, tanpa keluaran analog ke display, tidak ada FireWire.

Rating: 7,6

 

Review MSI Z87M Gaming

UjiAgustus-MSIZ87MGaming
(Foto: Alphons)

Masih ingat dengan MSI Z87-G45 Gaming yang pernah PCplus bahas di sini? Jika ya, maka MSI Z87M Gaming mirip dengan saudaranya itu, namun dengan ukuran yang lebih ringkas. Bila MSI Z87-G45 Gaming hadir dengan form factor ATX, maka MSI Z87M Gaming menggunakan form factor micro ATX.

Berhubung menggunakan form factor yang lebih kecil, tentu saja jumlah slot ekspansi yang ditawarkan berkurang. MSI Z87M Gaming hanya menawarkan 4 slot dibandingkan 7 tujuh slot plus mSATA pada saudara ATX-nya itu. Begitu pula urusan slot PCI-Express x16 yang berkurang dari 3 menjadi 2. Namun, dukungan akan multi kartu grafis ala SLI dan CrossFireX untuk para pemain game tetap hadir.

Walau lebih ringkas, MSI Z87M Gaming juga menawarkan sejumlah fitur yang tidak hadir di MSI Z87-G45 Gaming. Misalnya port debug yang bisa memudahkan kamu untuk melakukan troubleshooting bila ada masalah, begitu pula tombol fisik dari OC Genie 4, On/Off dan Reset. Bahkan, MSI menambahkan eSATA pada Z87-G45 Gaming ini, walau tetap tidak menghadirkan FireWire.

Selain tombol mudah untuk clear CMOS, sejumlah fitur khas MSI seperti U-Key dan Super RAID pun turut disertakan. U-Key mampu menggantikan password untuk akses ke komputer, sedangkan Super RAID memudahkan penggunaan sejumlah fitur Intel.

Seperti beberapa motherboard MSI dengan embel-embel Gaming yang pernah mampir sebelumnya, MSI Z87M Gaming dilengkapi dengan Killer E2205, Gaming Device Port, dan Sound Blaster Cinema.

Sekadar mengingatkan, kartu jaringan Killer E2205 diklaim mampu menekan latency dan membuat game online yang dimainkan berjalan lebih mulus. Sedangkan, Gaming Device Port merupakan port PS/2 dan USB tertentu yang telah dioptimalkan untuk mouse yang memiliki polling rate tinggi (agar lebih responsif). Sementara, Sound Blaster Cinema adalah software yang bisa memberikan suara yang lebih realistik pada berabagai kondisi termasuk game.

Bicara suara, motherboard ini pun menggunakan Audio Boost. Solusi audio terintegrasi dengan headphone amplifier tersebut diklaim bisa memberikan suara yang lebih oke dan mampu menggerakan headphone yang memiliki impedansi tinggi.

Oh ya, buat kamu yang masih menggunakan monitor dengan masukan analog (D-Sub 15pin) sebagai satu-satunya masukan, MSI Z87M Gaming tidak menawarkan keluaran analog untuk ke display. Hal ini tentunya bisa jadi masalah bila kamu berencana menggunakan grafis terintegrasi dahulu, baru nantinya menambahkan kartu grafis tambahan.

 

www.msi.com
Alfa Artha Andaya
(021) 62200000
±US$195
3 Tahun

 

 

UjiAgustus-MSIZ87MGaming-Inset1
MSI Z87M Gaming menyediakan tombol fisik dari OC Genie 4 yang memudahkan kamu untuk menjalankan overclock terhadap sistem. (Foto: Alphons)
UjiAgustus-MSIZ87MGaming-Inset2
Tidak hanya bisa menawarkan suara yang lebih baik, Audio Boost juga mampu menggerakkan headphone dengan impedansi tinggi. (Foto: Alphons)

 

 

Spesifikasi:

Chipset Intel Z87 Express
Soket LGA1150
Dukungan Prosesor Celeron G1820T s/d Core i7-4790K
Base Clock 90 s/d 300 MHz
Jumlah Kanal/Slot Memori Utama 2/4
Dukungan Memori Utama DDR3-1066 s/d DDR3-3000 (OC), sampai 32GB
Grafis Terintegrasi Pada prosesor
Slot Ekspansi 2 PCI-Express 3.0 x16, 2 PCI-Express 2.0 x1
SLI/CrossFireX (x8 x8)/(x8 x8)
Port SATA/Port PATA 6 (6Gbps) RAID/-
Port eSATA 2 (6Gbps)
Audio ALC1150
LAN Killer E2205
USB 2.0/FireWire 6/-; 8 USB 3.0
Panel Belakang – PS/2 Keyboard/Mouse- USB 2.0 x2

– Clear CMOS Button

– RJ-45

– USB 3.0 x6

– Optical S/PDIF Out

– HDMI Out

– DisplayPort

– eSATA 6Gbps x2

– Audio x6

Fitur Andalan – Killer E2205- Gaming Device Port

– Sound Blaster Cinema

– OC Genie 4

– USB Audio Power

Solid Capacitor Ya
Form Factor Micro ATX

 

 

Hasil Uji:

 

SYSmark 2012 1.5.2.295 (64bit)

Rating                                     238

 

SiSoftware Sandra 2014.SP1a

Aggregate Arithmetic                        91,76 GOPS

Aggregate Multi-Media                      228,2 Mpixel/s

Aggregate Memory                             21 GB/s

 

PCMark 8 Professional Edition 2.0.204

Home Score (OpenCL)                       4435

Creative Score (OpenCL)                   4028

Work Score (OpenCL)                        4596

Storage Score                                      4924

 

Cinebench R15

CPU                757cb

 

Expression Encoder 4SP2 4.0.4276.0            515 detik

 

Pazera Lame Front-End 1.8                60 detik

 

3DMark Professional Edition 1.2.250

Fire Strike Score                     2545

 

S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat Benchmark 1.6.00

1920 x 1080 Average (Ultra DX 11)              71,96 fps

 

AvP D3D11 Benchmark 1.03

1920 x 1080 Average (Default)                      39,7 fps

 

LuxMark 2.0               498000 samples/s

 

HandBrake svn6094 (Intel Quick Sync)        42 detik

 

 

+ Tersedia banyak fitur termasuk yang ditujukan khusus untuk kenyamanan bermain game.
–  Tidak ada keluaran analog ke display, tanpa FireWire.

Rating: 8,1 – Hot

 

Review MSI Z77A-G45 Gaming

UjiFebruari-MSIZ77AG45Gaming-Gbr1
(Foto: Alphons)

Meskipun prosesor desktop terkini Intel telah beralih ke LGA1150, bukan berarti di pasaran sudah tidak tersedia prosesor Intel generasi sebelumnya yang menggunakan LGA1155. Bahkan di sejumlah toko online, pilihan prosesor Intel LGA1155 masih jauh lebih banyak dari adeknya itu. Masih ramainya prosesor Intel LGA1155 ini tentunya membuat masih banyak pula motherboard LGA1155 yang ditawarkan para produsen. Lagipula, selain untuk sistem baru, motherboard seperti ini juga bisa digunakan menggantikan motherboard LGA1155 lama kamu yang rusak atau dirasa sudah kurang mumpuni. Salah satu motherboard LGA1155 yang hadir di PCplus adalah MSI Z77A-G45 Gaming.

Mengusung kata gaming, sewajarnya seseorang berpikir bahwa motherboard ini ditujukan untuk mereka yang gemar bermain game. Jika kamu berpikiran seperti itu, kamu tidak salah. Motherboard dari MSI ini memang ditujukan untuk itu. Dua yang segera menegaskan hal ini adalah hadirnya kartu jaringan terintegrasi Killer E2205 dan Gaming Device Port. Kartu jaringan Killer telah dikenal bertujuan untuk menekan latency dan membuat game online kamu berjalan mulus. Begitu pula halnya dengan E2205. Sementara, Gaming Device Port yang mencakup port PS/2 dan port USB tertentu telah dioptimalkan untuk mouse dengan polling rate tinggi (500Hz sampai 1000Hz). Polling rate tinggi tersebut bertujuan agar mouse menjadi lebih responsif.

Selain kedua hal ini, MSI melengkapi Z77A-G45 Gaming dengan Sound Blaster Cinema. Solusi software dari Creative ini bisa memberikan suara yang lebih realistik sehingga dapat pula membantumu saat bermain game, di luar menonton film dan mendengarkan musik.

Untuk dukungan kartu grafis sendiri, MSI Z77A-G45 Gaming memiliki dua slot PCI-Express 3.0 x16 (x16 x8) yang mendukung penggunaan dua kartu grafis sekaligus secara CrossFireX maupun SLI. Dihadirkan sebuah slot PCI-Express x16 lagi, namun secara kelistrikan hanya pada 2.0 x4.

Buat kamu yang ingin melakukan overclok, MSI menyediakan banyak pengaturan yang bisa kamu utak-atik. Bahkan, dihadirkan OC Genie II yang bila kamu aktifkan akan melakukan overclock secara otomatis sesuai dengan hasil analisanya. Ada juga sebuah tombol mudah untuk clear CMOS di panel belakang. Sayangnya, MSI tidak menyertakan indikator mudah akan proses POST yang bisa memudahkan troubleshooting.

Berhubung masih menggunakan chipset Intel Z77 Express, MSI Z77A-G45 Gaming menyediakan dua port SATA 6Gbps, empat port SATA 3Gbps, empat port USB 3.0, dan sepuluh port USB 2.0. Tidak ada eSATA maupun FireWire, namun keluaran ke displai cukup lengkap: D-Sub 15pin, DVI-D, dan HDMI.

Tidak ketinggalan sejumlah fitur khas MSI turus disertakan. Dua di antaranya adalah Super Charger yang bisa memberikan arus lebih sehingga peranti mobile kamu dapat diisi ulang lebih cepat dan U-Key yang mampu menggantikan password untuk akses ke komputer.

 

www.msi.com
Alfa Artha Andaya
(021) 62200000
±US$190
3 Tahun

 

 

UjiFebruari-MSIZ77AG45Gaming-Inset1
Killer E2205 adalah salah satu fitur yang membuat MSI Z77A-G45 Gaming ditujukan untuk yang gemar bermain game. (Foto: Alphons)

 

UjiFebruari-MSIZ77AG45Gaming-Inset2
Tidak tanggung-tanggung, MSI menyediakan dua jenis keluaran S/PDIF. (Foto: Alphons)

 

 

Spesifikasi:

Chipset Intel Z77 Express
Soket LGA1155
Dukungan Prosesor Celeron G440  s/d Core i7-3770K
Base Clock 0 s/d 655 MHz
Jumlah Kanal/Slot Memori Utama 2/4
Dukungan Memori Utama DDR3-1066 s/d DDR3-3000 (OC), sampai 32GB
Grafis Terintegrasi Pada prosesor
Slot Ekspansi 2 PCI-Express 3.0 x16, 1 PCI-Express 2.0 x16, 4 PCI-Express 2.0 x1
SLI/CrossFireX (x8 x8)/(x8 x8)
Port SATA/Port PATA 2 (6Gbps) RAID, 4 (3Gbps) RAID/-
Port eSATA
Audio ALC892 (HD)
LAN Killer E2205
USB 2.0/FireWire 10/-; 4 USB 3.0
Panel Belakang – PS/2 Keyboard/Mouse

– USB 2.0 x4

– Clear CMOS Button

– Coaxial S/PDIF Out

– Optical S/PDIF Out

– HDMI Out

– RJ-45

– USB 3.0 x2

– D-Sub 15pin Out

– DVI-D Out

– Audio x6

Fitur Andalan – Killer E2205

– Gaming Device Port

– Sound Blaster Cinema

– OC Genie II

– Click BIOS II

Solid Capacitor Ya
Form Factor ATX

 

 

Hasil Uji:

 

SYSmark 2012 1.5.0.166 (64bit)

Rating                                     227

 

SiSoftware Sandra 2013.SP4

Aggregate Arithmetic                        107,7 GOPS

Aggregate Multi-Media                      267,4 Mpixel/s

Aggregate Memory                             21,4 GB/s

 

PCMark 8 Professional Edition 1.0.0

Home Score (OpenCL)                       5123

Creative Score (OpenCL)                   4293

Work Score                                         5030

Storage Score                                      4792

 

Cinebench R11.529

CPU                7,54 pts

 

Expression Encoder 4 SP2 4.0.4276.0            540 detik

 

Pazera Lame Front-End 1.8                62 detik

 

3DMark Professional Edition 1.1.0

Fire Strike Score                     2514

 

S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat Benchmark 1.6.00

1920 x 1080 Average (Ultra DX 11)              70,04 fps

 

AvP D3D11 Benchmark 1.03

1920 x 1080 Average (Default)                      39,7 fps

 

LuxMark 2.0               501000 samples/s

 

HandBrake svn5747 (Intel Quick Sync)        37 detik

 

 

+ Menggunakan Killer E2205, disediakan Gaming Device Port, ada sejumlah fitur khas MSI.
–  Tanpa eSATA dan FireWire, tidak ada indikator mudah proses POST.

Rating: 8,0 – Hot

 

Review Gigabyte GA-H87M-D3H

GigabyteGAH87MD3H
(foto: Brama)

Jika kamu sedang ingin merakit PC desktop baru menggunakan prosesor Intel Haswell, ada beberapa chipset yang bisa kamu pilih. Intel Z87 Express merupakan varian tertinggi dari sejumlah chipset yang dihadirkan Intel itu. Namun, jika kamu tidak berencana melakukan overclock dan menggunakan dua kartu grafis secara SLI atau CrossFireX dengan optimal, Intel H87 Express bisa jadi pilihan yang lebih tepat. Di luar dua hal itu, fasilitas yang ditawarkan Intel H87 Express mirip dengan Intel Z87 Express.

Salah satu motherboard yang hadir di PCplus dan memanfaatkan chipset Intel H87 Express adalah Gigabyte GA-H87M-D3H. Pertama kali melihat Gigabyte GA-H87M-D3H, mata PCplus langsung tertuju pada slot PCI-Express x16 kedua. Selidik punya selidik, ternyata slot PCI-Express x16 kedua ini datang dari Intel H87 Express dan bukannya dari prosesor. Oleh karena itu, bandwidth-nya hanya sampai 2.0 x4. Meskipun begitu, Gigabyte tetap memberikan dukungan CrossFireX meski tidak seoptimal bila menggunakan Intel Z87 Express.

Bicara slot ekspansi, motherboard dari Gigabyte ini juga memberikan dua slot PCI. Jadi, kamu yang masih menggunakan dua kartu ekspansi dengan interface lawas ini, tidak perlu pusing mencari kartu ekspansi pengganti bila memilihnya.

Gigabyte GA-H87M-D3H memberikan enam port SATA 6Gbps, enam port USB 3.0, namun tidak ada eSATA dan FireWire. Bagusnya, untuk urusan keluaran ke display, Gigabyte menyediakan keluaran yang cukup lengkap. Motherboard micro ATX ini menghadirkan D-Sub 15pin, DVI-D, dan HDMI.

Seperti telah disebutkan di atas, secara resmi Intel H87 Express tidak ditujukan untuk meng-overclock CPU. Namun, Gigabyte seperti sejumlah produsen lainnya menambahkan fitur ini pada GA-H87M-D3H, walau tidak selengkap bila menggunakan Intel Z87 Express. Sayangnya, tidak ada tombol mudah untuk clear CMOS di panel belakang maupun indikator akan proses POST.

Salah satu kelebihan Intel H87 Express adalah dimungkinkannya Intel Small Business Advantage. Sekadar mengingatkan, Intel Small Business Advantage adalah computing platform yang terdiri dari hardware, software, dan firmware yang ditujukan untuk bisnis kecil tanpa managed network. Ia menawarkan enam aplikasi yakni Software Monitor, Data Backup and Restore, USB Blocker, PC Health Center, Energy Saver, dan Wireless Display. Tujuannya untuk membantu mengelola keamanan, produktivitas, dan energi.

Selain Intel Small Business Advantage ini, Gigabyte turut menghadirkan sejumlah fitur khasnya seperti DualBIOS dan EZ Setup. DualBIOS menambahkan chip BIOS cadangan, sementara EZ Setup memudahkan pemanfaatan sejumlah teknologi Intel.

 

www.gigabyte.com
Misuco Elektronik
(021) 6018218
±US$128
3 Tahun

 

GigabyteGAH87MD3H-Inset1
Gigabyte GA-H87M-D3H menyediakan dua slot PCI. Cocok buat kamu yang masih ingin mempertahankan kartu ekspansi PCI-nya.

 

GigabyteGAH87MD3H-Inset2
Untuk keluaran ke display, Gigabyte menyediakan keluaran yang cukup lengkap.

 

 

Spesifikasi:

Chipset Intel H87 Express
Soket LGA1150
Dukungan Prosesor Celeron G1820T  s/d Core i7-4770K
Base Clock
Jumlah Kanal/Slot Memori Utama 2/4
Dukungan Memori Utama DDR3-1333 s/d DDR3-1600, sampai 32GB
Grafis Terintegrasi Pada prosesor
Slot Ekspansi 1 PCI-Express 3.0 x16, 1 PCI-Express 2.0 x16, 2 PCI
SLI/CrossFireX CrossFireX (x16 x4)
Port SATA/Port PATA 6 (6Gbps) RAID/-
Port eSATA
Audio ALC892 (HD)
LAN RTL8111F
USB 2.0/FireWire 8/-; 6 USB 3.0
Panel Belakang – USB 2.0 x2- PS/2 Keyboard/Mouse

– D-Sub 15pin Out

– DVI-D Out

– HDMI Out

– USB 3.0 x4

– RJ-45

– Audio x6

Fitur Andalan – Gigabyte UEFI DualBIOS- Intel Small Business Advantage

– One Fuse per USB Port

– Gigabyte EZ Setup

– On/Off Charge Technology

Solid Capacitor Ya
Form Factor Micro ATX

 

 

Hasil Uji:

 

SYSmark 2012 1.5.0.166 (64bit)

Rating                                     234

 

SiSoftware Sandra 2013.SP4

Aggregate Arithmetic                        109 GOPS

Aggregate Multi-Media                      399,3 Mpixel/s

Aggregate Memory                             20,73 GB/s

 

PCMark 8 Professional Edition 1.0.0

Home Score (tanpa OpenCL)             4056

Creative Score (tanpa OpenCL)         3493

Work Score                                         5083

Storage Score                                      4805

 

Cinebench R11.529

CPU                8,18 pts

 

Expression Encoder 4 SP2 4.0.4276.0            528 detik

 

Pazera Lame Front-End 1.8                60 detik

 

3DMark Professional Edition 1.1.0

Fire Strike Score                     863

 

S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat Benchmark 1.6.00

1920 x 1080 Average (Ultra DX 11)              19,08 fps

 

AvP D3D11 Benchmark 1.03

1920 x 1080 Average (Default)                      11,2 fps

 

LuxMark 2.0               278000 samples/s

 

HandBrake svn5747 (Intel Quick Sync)        46 detik

 

 

+ Disediakan slot PCI-Express x16 kedua dan dukungan CrossFireX, ada sejumlah fitur khas Gigabyte.
–  Tanpa eSATA dan FireWire, tidak ada tombol mudah clear CMOS dan indikator proses POST.

Rating: 7,9 – Hot

 

Review ECS B85H3-M3

UjiOktober-ECSB85H3M3

Intel menawarkan sejumlah chipset untuk prosesor terbarunya yang sering disebut dengan Haswell. Aneka chipset itu memiliki peruntukkan yang berbeda. Salah satunya adalah Intel B85 Express yang ditujukkan untuk bisnis skala kecil. Berbagai produsen motherboard telah melengkapi jajaran produknya dengan beragam chipset Intel itu, termasuk B85 Express seperti yang hadir dari ECS lewat B85H3-M3.

Menggunakan Intel B85 Express, ECS B85H3-M3 mendukung Intel Small Business Advantage. Sekadar informasi, mengutip dari Intel, Intel Small Business Advantage adalah computing platform yang terdiri dari hardware, software, dan firmware yang ditujukan untuk bisnis kecil tanpa managed network. Intel Small Business Advantage ini menawarkan enam aplikasi yakni Data Backup and Restore, PC Health Center, Software Monitor, USB Blocker, Energy Saver, dan Wireless Display. Tiga yang pertama adalah wajib, sementara sisanya opsional. Tujuannya utamanya untuk membantu mengelola keamanan dan produktivitas. Jadi dengan ECS B85H3-M3 kamu bisa mengatur peranti USB apa saja yang akan dikenali ketika “dicolok” ke port USB misalnya. Tujuannya antara lain agar tidak tertular virus dari sembarang USB flash disk.

Bagaimana dengan kelengkapan lain? Sejalan dengan peruntukkannya yang untuk berkerja bukan untuk bermain game atau enthusiast, motherboard ECS ini tetap lebih mengandalkan kelengkapan yang ditawarkan chipset Intel B85 Express. Tidak ada eSATA dan FireWire. Selain itu, ECS juga tidak memasangkan tombol mudah untuk clear CMOS di panel belakang (ECS memberikan cara mudah untuk clear CMOS lewat tombol PgUp yang sayangnya hanya untuk keyboard PS/2) maupun indikator akan proses POST. Tidak ada juga tambahan SATA dan USB 3.0, namun jumlah SATA dan USB 3.0 ini sudah lebih dari cukup untuk banyak keperluan, hanya saja tidak ada RAID. Header untuk USB 3.0 di panel depan pun disediakan.

ECS B85H3-M3 menyediakan hanya dua slot memori utama yang berarti akan digunakan seluruhnya bila kamu memanfaatkan dual channel. Pastikan kapasitas yang digunakan optimal. Untuk slot ekspansi ada sebuah slot PCI-Express x16, satu slot PCI-Express x1, dan dua slot PCI. Sayangnya, bila kamu memasangkan kartu grafis slot ganda, slot PCI-Express x1 yang hanya satu itu akan terhalang. Penggunaan solid capacitor pun tidak pada seluruh capacitor. Beberapa masih menggunakan electrolytic capacitor.

Buat kamu yang punya monitor lawas, jangan khawatir, ECS menyediakan keluaran ke displai yang lengkap termasuk D-Sub 15pin. Selain D-Sub 15pin ini, ada DVI-D dan HDMI.

Sejumlah fitur khas ECS pun tidak ketinggalan hadir melengkapi peranti ini, seperti Durathon yang memberikan daya tahan lebih baik dan eDLU yang memudahkan update driver.

Plus: Ada Intel Small Business Advantage, beberapa fitur khas ECS tersedia.

Minus:  Tidak sepenuhnya menggunakan solid capacitor, lokasi slot PCI-Express 2.0 x 1 kurang ideal, minim kelengkapan tambahan.

PCplus Rating: [xrr rating=7.5/10]

 

www.ecs.com.tw
ECS Indonesia
(021) 6282048
US$89
5 Tahun

 

UjiOktober-ECSB85H3M3-Inset1
Hadirnya D-Sub 15pin, DVI-D, dan HDMI membuat motherboard ECS ini bisa dihubungkan dengan beragam displai.

 

UjiOktober-ECSB85H3M3-Inset2
Posisi slot PCI-Express 2.0 x1 kurang ideal berhubung akan terhalang bila menggunakan kartu grafis tebal.
Spesifikasi Keterangan
Chipset Intel B85 Express
Soket LGA1150
Dukungan Prosesor Pentium G3220T  s/d Core i7-4770K
Base Clock
Jumlah Kanal/Slot Memori Utama 2/2
Dukungan Memori Utama DDR3-1066 s/d DDR3-1600, sampai 16GB
Grafis Terintegrasi Pada prosesor
Slot Ekspansi 1 PCI-Express 3.0 x16, 1 PCI-Express 2.0 x1, 2 PCI
SLI/CrossFireX
Port SATA/Port PATA 4 (6Gbps), 2 (3Gbps)/-
Port eSATA
Audio ALC662
LAN RTL8111G
USB 2.0/FireWire 8/-; 4 USB 3.0
Panel Belakang – PS/2 Keyboard/Mouse- USB 2.0 x6- D-Sub 15pin Out- DVI-D Out- HDMI Out- RJ-45- USB 3.0 x2- Audio x3
Fitur Andalan – Intel Small Business Advantage- Durathon- ECS EZ BIOS- EZ Charger- Anti-Static Design
Solid Capacitor Sebagian
Form Factor Micro ATX

[ws_table id=”2″]