Tag Archives: microsoft

Penyebab Blue Screen Di Windows 11 Dan Solusinya

Blue screen atau Blue Screen of Death (BSoD) adalah salah satu masalah yang sering dialami oleh pengguna Windows 11. Banyak pengguna komputer yang ternyata belum paham apa penyebab Blue screen di Windows 11. Blue screen dapat menyebabkan komputer menjadi tidak responsif, hang, atau restart secara tiba-tiba. Blue screen juga dapat mengakibatkan hilangnya data yang belum disimpan atau kerusakan pada hardware.

Continue reading Penyebab Blue Screen Di Windows 11 Dan Solusinya

Masalah WiFi Setelah Update Windows? Mungkin Ini Sebabnya

Jakarta, PCplus – Microsoft telah menawarkan perbaikan sementara kepada pengguna Windows untuk masalah terkait WiFi setelah update Windows 11. Masalah ini diketahui bisa mengganggu koneksi nirkabel di jaringan publik, pendidikan, dan perusahaan. Demikian informasi yang dikutip PCplus dari Computerworld.

Baca Juga: Permasalahan Error Saat Update di Windows 8.1 Serta Solusinya

Langkah ini adalah respons terhadap laporan dari pengguna Windows yang mengalami masalah saat menghubungkan komputer mereka ke jaringan Wi-Fi. Hal ini terjadi sesaat setelah peluncuran pembaruan patch baru untuk produk sistem operasi Microsoft itu.

Microsoft menyebut ada dua pembaruan OS yang menyebabkan masalah di Wi-Fi ini, yaitu KB5032288 dan KB5033375. Masalah ini diakui sendiri oleh Microsoft dalam sebuah posting di situs webnya. Perusahaan Bill Gates ini juga mengakui terjadinya kesalahan kode sehingga mempengaruhi pengguna jaringan Wi-Fi.

Hanya terjadi di jaringan tertentu

“Seperti yang dilaporkan, Anda lebih mungkin terkena dampak masalah ini jika Anda mencoba menghubungkan ke jaringan Wi-Fi perusahaan, pendidikan, atau publik menggunakan autentikasi 802.1x,” tulis Microsoft. “Masalah ini tidak mungkin terjadi pada jaringan rumah.”

Memang, masalah tersebut secara tidak proporsional memengaruhi orang-orang yang menghubungkan ke Wi-Fi di jaringan nirkabel yang telah mengaktifkan transisi cepat atau roaming cepat. Ini biasanya digunakan di kampus/universitas untuk memfasilitasi konektivitas antara beragam titik akses.

Bahkan, beberapa universitas — seperti University of British Columbia — memberi tahu mahasiswa dan staf mereka tentang masalah tersebut sebelum Microsoft merespons . Mereka bahkan menyarankan untuk menghapus pembaruan sebagai langkah sementara untuk mengembalikan layanan sampai perbaikan yang didukung vendor tersedia.

Perbaikan Microsoft sebenarnya tidak jauh berbeda dari apa yang disarankan universitas dan apa yang sudah diterapkan banyak pengguna lain. Perusahaan tersebut mengeluarkan Known Issue Rollback (KIR) untuk mengembalikan OS ke versi kode sebelumnya yang tidak memiliki masalah.

Microsoft memperkenalkan KIR pada Maret 2021 sebagai layanan untuk memperbaiki bug non-keamanan2. Namun, ini hanyalah perbaikan sementara. Dan perusahaan tersebut berencana untuk memperbaiki masalah secara lebih komprehensif.

Microsoft juga mengatakan bahwa dibutuhkan waktu sampai 24 jam untuk memperbaiki masalah wifi setelah windows update ini secara otomatis ke perangkat konsumen dan perangkat bisnis non-terkelola. Pengguna dapat me-restart perangkat mereka untuk membantu mempercepat prosesnya.

Untuk perangkat yang dikelola perusahaan dan mengalami masalah, dapat diselesaikan dengan menginstal dan mengonfigurasi Kebijakan Grup khusus. Settingnya dapat ditemukan di “Computer Configuration -> Administrative Templates -> <Group Policy name listed below>”

Curhat di platrom diskusi Reddit

Respon Microsoft tidak datang cukup cepat bagi beberapa pengguna. Banyak diantara mereka yang dengan cepat beralih ke platform diskusi seperti Reddit untuk mengeluh secara terbuka tentang harus mengatasinya sendiri dengan mengembalikan pembaruan. “Tanpa kejutan Microsoft merusak hal-hal dengan ‘pembaruan’ mereka,” tulis seorang pengguna yang tidak puas di Reddit. “Cara terbaik untuk menguji daripada produksi. Terus rendahkan standarnya.”

Halaman Komunitas Microsoft juga dipenuhi oleh orang-orang yang mengeluh tentang perbaikan. Sebagian besar pengguna melaporkan bahwa laptop Windows baru yang baru dibeli mengalami koneksi nirkabel yang lambat atau tidak bisa dipakai.

Sebenarnya ini bukan kali pertama update Windows membawa masalah. Beberapa kali pembaruan oleh Microsoft yang bertujuan memperbaiki perangkat lunaknya malah secara tidak sengaja mengganggu layanan yang ada.

Kerjasama Microsoft – BUMN Akselerasi Ekosistem Digital

Jakarta, PCplus -. Kementerian BUMN memberikan dukungan penuh atas kerjasama strategis antara Grup BUMN dengan Microsoft untuk mempercepat dan memperluas transformasi digital di ekosistem BUMN. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggunakan Office 365 di BUMN serta anak dan cucu perusahaan grup BUMN.

Baca Juga: ASUS Perbanyak Produksi Laptop Dalam Negeri di 2023

Kerjasama ini direalisasikan dengan penandatanganan Framework Agreement. Penandatanganan dilakukan Forum Digital BUMN (FORDIGI BUMN) sebagai forum koordinasi Grup BUMN di bidang TI dengan Microsoft pada Senin (18/12).
Muhamad Fajrin Rasyid – Ketua Umum FORDIGI BUMN dan Robert Karczewski – Director Operations Microsoft Asia Pacific Operation Center yang melakukan penandatanganan. Disaksikan langsung oleh Tedi Bharata – Deputi Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN serta Antony Cook – Corporate Vice President & Deputy General Counsel Microsoft. Hadir pula Raghu Ramakhrishnan – Chief Technology Officer for Data Microsoft, dan Dharma Simorangkir – Presiden Direktur Microsoft Indonesia.


“Kepemimpinan teknologi dan transformasi digital di ekosistem BUMN merupakan landasan untuk kekuatan dan kemajuan. Dengan peran besar BUMN sebagai lokomotif pembangunan bangsa dan skala Grup BUMN yang demikian besar, kita harus memastikan tidak ada yang ketinggalan. Semua holding BUMN, juga anak, dan cucu perusahaan di seluruh nusantara harus ikut. Tidak hanya yang besar dan yang di kota besar. Semua bertransformasi, tanpa terkecuali,” jelas Tedi Bharata.

Menurut Tedi, ini adalah upaya yang memerlukan dukungan dan sinergi di dalam BUMN dan dengan berbagai pihak, sebagaimana arahan Menteri BUMN. “Untuk itu kami menyambut baik kerjasama FORDIGI BUMN dengan Microsoft untuk mengakselerasi transformasi digital di ekosistem BUMN. Yang di dalamnya terdapat lebih dari 800 perusahan dengan lebih dari 1 juta karyawan BUMN,” tambah Tedi.

Optimalisasi AI

Kolaborasi strategis antara Grup BUMN dan Microsoft ini akan memanfaatkan keamanan siber yang lebih baik. Termasuk penggunaan AI yang lebih optimal. Muhamad Fajrin Rasyid berpendapat bahwa kolaborasi ini sesuai dengan komitmen Kementerian BUMN dan upaya FORDIGI BUMN untuk memperkuat sinergi di Grup BUMN. Dan bersama mitra teknologi mempercepat dan memperluas transformasi digital di ekosistem BUMN agar menjadi pemimpin teknologi yang berdaya saing global.

Saat ini, Office 365 telah digunakan sebagai platform kerja digital dan modern di berbagai BUMN dan anak perusahaannya. Dengan menggunakan Office 365 karyawan BUMN diharap dapat bekerja, berbagi, dan berkolaborasi dari mana saja. Termasuk menggunakan perangkat apapun melalui aplikasi produktivitas berbasis cloud Microsoft. Teknologi ini juga dilengkapi dengan lapisan-lapisan keamanan yang melindungi data karyawan. Teknologi ini akan mendukung sinergi BUMN dalam meningkatkan nilai ekonomi dan dampak sosial di Indonesia.

Kami merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam akselerasi transformasi digital Grup BUMN. Kami juga berharap dapat melanjutkan momentum positif ini dengan berkolaborasi bersama FORDIGI BUMN di bidang lain, seperti generative AI dan cybersecurity,” kata Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir dalam kesempatan yang sama.

Install Microsoft Hyper-V di Windows 10 Pro

Apa itu Microsoft Hyper-V dan kenapa harus ada artikel Install Microsoft Hiper-V seperti ini yang perlu kamu baca?

Bagi saya yang sering berkecimpung dalam testing environtment tentunya perlu tools yang tepat untuk mengimplementasikan berbagai kebutuhan perusahaan, dikala keterbatasan hardware (masalah klasik) maka saya perlu untuk memutar otak agar semua tuntutan pekerjaan terpenuhi.

Baca Juga: Microsoft Perkenalkan Notebook Surface Book 2 dengan Spesifikasi Baru

Kali ini saya akan memberikan tutorial cara install Microsoft Hyper-V dimana tools ini gratis bagi OS Microsoft Windows, kelebihan menggunakan lingkungan virtual ini salah satunya adalah relatif terhindar dari malware karena tidak dapat langsung menginfeksi OS yang berada dalam VM (Virtual Machine).

Teknologi ini cocok untuk saya yang sering testing berkat fitur snapshot agar dapat menyimpan konfigurasi keseluruhan system operasi tanpa perlu banyak setting apapun.

Selanjutnya.

Helios Gandeng Microsoft Luncurkan Layanan Cloud

Helios Informatika Nusantara, penyedia solusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group, meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft. Dengan tagline “Start Your Cloud Journey with Us”, Helios Cloud menyasar bisnis dari berbagai sektor industri, terutama level kecil dan menengah, termasuk startup, agar mendapatkan layanan cloud yang terjamin dan mudah.

Produk yang ditawarkan Helios Cloud berupa layanan cloud untuk platform (Paas) dan infrastruktur (Iaas) TI hasil kolaborasi dengan Azure untuk kebutuhan komputasi, analitik, penyimpanan, dan jaringan. Pelanggan dapat memilih layanan tersebut untuk membuat dan mengembangkan aplikasi baru maupun menjalankan aplikasi yang sudah ada pada cloud termasuk SAP HANA on Azure.

Produk Helios Cloud lainnya adalah layanan penunjang produktivitas kerja berbasis cloud (SaaS) yaitu Office 365 yang memberikan fleksibilitas dalam mengakses data dan dokumen secara virtual dari mana saja. Layanan yang paling diminati oleh industri kecil dan menengah adalah pengembangan website dan tools untuk berkolaborasi dari Office 365 seperti email, word, excel, dan power point.

Para pelanggan Helios Cloud akan mendapatkan layanan yang cepat dan terpercaya berkat dukungan lokal dari tim Helios dalam hal setup, migrasi, administrasi, dan juga konsultasi gratis. Helios Cloud juga memberikan jaminan fleksibilitas dalam hal metode pembayaran yang menggunakan model subscription di mana tagihan dihitung berdasarkan penggunaan resources dan service.

Helios Cloud yang dapat diakses melalui tautan https://cloud.helios.id/ juga berperan sebagai marketplace bagi para pengembang aplikasi. Para pelanggan bisnis dapat memanfaatkan layanan aplikasi dari berbagai vendor yang tergabung di Helios Cloud secara mudah, hanya dengan mengklik aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan di industrinya masing-masing.

Microsoft Hentikan Dukungan Bagi Windows 8.1

 

Jakarta, PCplus. Microsoft secara resmi telah menghentikan dukungan terhadap sistem operasi Windows 8.1. Penghentian dukungan tersebut telah berlaku sejak tanggal 9 Januari 2018 lalu.

Dengan penyetopan dukungan ini, berarti Microsoft tidak akan lagi merilis pembaruan atau penambahan fitur pada sistem operasi yang merupakan update dari Windows 8 tersebut.

Namun meskipun demikian, Windows 8.1 masih berada pada masa Extended Support. Ini berarti Windows 8.1 masih akan tetap mendapatkan update untuk patch keamanan. Extended Support berlaku hingga lima tahun ke depan dan akan berakhir pada tanggal 10 Januari 2023. Setelah Extended Support berakhir, barulah Windows 8.1 tidak akan mendapat update keamanan lagi sehingga rentan terhadap ancaman keamanan yang akan muncul di masa tersebut.

Sistem operasi Windows 8.1 pertama kali diluncurkan pada tahun 2013 sebagai pembaruan atas Windows 8 yang banyak dikritik oleh pengguna karena perbedaan yang terlalu jauh dari Windows 7. Windows 8.1 kemudian digantikan oleh Windows 10 dan Microsoft juga memberikan update ke Windows 10 secara gratis untuk pengguna Windows 7 dan Windows 8.1. Tawaran tersebut telah berakhir sejak bulan Juli 2016 lalu.

Berantas Pembajakan, 100% Laptop Asus Pakai Windows 10

Jakarta, PCplus – ASUS Indonesia mengumumkan bahwa semua notebook terbaru yang dihadirkan ke pasaran di November 2017 dan ke depan, akan dilengkapi seluruhnya dengan sistem operasi Windows 10 secara pre-installed.

Bersama dengan Microsoft, ASUS ingin mewujudkan pengalaman komputasi yang lebih inovatif melalui fitur-fitur yang ada pada sistem operasi tersebut dan notebook ASUS.

Seluruh varian notebook ASUS, mulai dari notebook premium, ultrabook dan convertible, sampai ke notebook gaming, semua mendapatkan berbagai varian sistem operasi Windows 10 secara gratis. Tak lupa, notebook mainstream dan model terjangkau pun akan hadir dengan Windows 10.


Menurut Rex Lee, General Manager Systems Business Group ASUS Asia Pacific, kerjasama ASUS dan Microsoft ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman komputasi yang jauh lebih baik.

Hal serupa diungkapkan Vlasta Berka, General Manager of Device Sales Microsoft Asia Pacific. Dengan Windows 10 di seluruh notebook ASUS, penguna hanya perlu memikirkan kreativitas dan tidak perlu repot menghabiskan waktu untuk urusan software dan keamanannya.

Benjamin Yeh, Regional Director ASUS South East Asia menjamin, harga produk notebook yang akan disediakan ke pasar tidak akan berubah secara signifikan. Apalagi dibandingkan dengan jika pengguna harus membeli sistem operasi Windows 10 retail asli yang dijual resmi di pasaran.

Dukung Transformasi Digital, Microsoft Sediakan Tiga Solusi untuk Enterprise

Jakarta, PCplus. Transformasi digital masih menjadi agenda yang harus diwujudkan oleh sebagian korporasi di Indonesia. Untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuan transformasi digital mereka masing-masing, Microsoft menyediakan tiga solusi yang diperkenalkan pada acara Microsoft Industry Summit 2017 yang selenggarakan pada hari Rabu (15/11) minggu lalu.

Solusi pertama yang ditawarkan adalah Microsoft Azure Stack. Solusi ini merupakan solusi yang dihadirkan untuk menunjang dan membantu peralihan perusahaan dari data center on-premise ke cloud. Azure Stack merupakan solusi yang juga memiliki perangkat data center. Perangkat tersebut menjalankan Azure dan dilengkapi dengan berbagai fitur yang juga dimiliki oleh layanan Azure yang ada di cloud. Dengan menggunakan Azure Stack, perusahaan akan mendapatkan platform hybrid cloud yang dapat membantu mereka dalam menciptakan operasional yang maksimal dan menyesuaikan dengan kebutuhan.

Kemudian Microsoft juga memperkenalkan SQL Server 2017. Sebagai platform database terbaru, SQL Server 2017 dikembangkan untuk mengelola relational database yang dioptimalkan untuk mendukung operasional bisnis. SQL Server 2017 dilindungi dengan enkripsi yang selalu aktif dan dynamic data masking yang dapat melindungi data-data penting yang tersimpan di dalamnya.

Terakhir, Microsoft juga menyediakan layanan Microsoft 365. Solusi ini merupakan pengembangan dari layanan Office 365. Berbeda dengan Office 365, Microsoft 365 menawarkan solusi yang lebih lengkap. Selain Microsoft Office, Microsoft 365 juga akan memiliki Windows 10 dan Enterprise Security di dalam paketnya. Jadi, perusahaan dapat menggunakan sistem operasi Windows 10, aplikasi Office, serta layanan keamanan Enterprise Security dengan metode langganan ketimbang membayar penuh di awal.

Microsoft Stop Pengembangan dan Produksi Kinect

Jakarta, PCplus. Sebagian besar dari kamu mungkin pernah mendengar atau bahkan menggunakan Kinect. Kinect merupakan perangkat aksesori motion detection yang menjadi aksesori pendukung konsol game buatan Microsoft yaitu Xbox 360 dan Xbox One.

Baru-baru ini, Microsoft mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya tidak akan lagi mengembangkan Kinect dan juga menghentikan produksinya. Pernyataan tersebut dikatakan oleh Matthew Lapsen (General Marketing Manager, Xbox Devices, Microsoft) dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Co.Design.

Kinect pertama kali diluncurkan pada November 2010 sebagai sebuah aksesori untuk Xbox 360. Dengan menggunakan Kinect, kamu bisa memainkan game yang mendukung dengan menggunakan gerakan tubuh kamu. Kinect awalnya dijual secara terpisah, kemudian dibundel bersamaan dengan Xbox 360 dan juga Xbox One. Namun kemudian Microsoft tak lagi membundel aksesori ini dengan Xbox One untuk membuat harga konsol game tersebut menjadi lebih terjangkau.

Seiring perkembangannya, teknologi motion detection dan depth sensing yang dimiliki oleh Kinect juga mulai diaplikasikan ke perangkat lain. Beberapa di antaranya adalah Microsoft Hololens serta FaceID yang dibenamkan pada smartphone iPhone X.

Microsoft Rilis Edge untuk Android dan iOS

Jakarta, PCplus. Microsoft akhirnya merilis browser mobile mereka yaitu Edge untuk Android dan iOS. Microsoft Edge saat ini tersedia dalam versi beta atau preview.

Microsoft Edge untuk Android dan iOS ini menawarkan berbagai fitur yang mirip seperti yang ditawarkan pada Edge versi desktop. Halaman tab baru pada Edge untuk Android dan iOS akan menampilkan search bar, shortcut untuk situs yang pernah kamu kunjungi, dan news headline yang menampilkan berita yang telah dikumpulkan dari beberapa situs.

Selain itu, browser ini juga menawarkan mode InPrivate agar kamu bisa browsing dengan aman tanpa menyimpan history atau jejak apa pun di smartphone kamu. Tersedia juga fitur Reading View yang akan menyederhanakan tampilan situs menjadi teks saja sehingga bisa lebih memudahkan kamu untuk membaca.

Salah satu fitur utama yang ditonjolkan di Microsoft Edge untuk Android dan iOS adalah Continue on PC. Jika kamu tengah membaca sebuah artikel di smartphone kamu, kamu bisa melanjutkan membacanya di komputer dengan mengirimkan tautan (link)-nya dari smartphone ke komputer. Namun fitur ini hanya bisa dimanfaatkan apabila komputer kamu menggunakan sistem operasi Windows 10 Fall Creators Update.

Perlu diperhatikan bahwa Microsoft Edge untuk Android dan iOS ini saat ini masih berada di tahap beta atau preview sehingga kemungkinan kamu akan menemukan bug atau masalah lain saat menggunakannya.

Microsoft Perkenalkan Notebook Surface Book 2 dengan Spesifikasi Baru

Jakarta, PCplus. Microsoft resmi memperkenalkan notebook terbarunya yaitu Surface Book 2. Sebagai penerus seri Surface Book generasi pertama yang meluncur pada 2014 lalu, Surface Book 2 ini menggunakan spesifikasi baru dengan daya tahan baterai yang lebih lama.

Microsoft mengklaim bahwa Surface Book 2 ini memiliki daya tahan baterai mecapai 17 jam, jauh lebih lama dibandingkan daya tahan baterai Apple MacBook yang berada di angka sekitar 11 jam. Daya tahan baterai yang begitu lama tentunya bisa membuat kamu tidak perlu membawa charger ke mana-mana saat sedang beraktivitas.

Microsoft Surface Book 2 tersedia dalam dua pilihan layar, 13,5 inci dan 15 inci. Surface Book 2 13,5 inci juga memunyai dua varian spesifikasi yang berbeda. Yang satu menggunakan prosesor Intel Core i5 7300U, RAM 8 GB, dan kartu grafis terintegrasi Intel HD Graphics, sedangkan varian yang satunya menggunakan prosesor Intel Core i7 8650U, RAM 16 GB, serta kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1050. Layar 13,5 incinya memiliki resolusi 3.000 x 2.000 pixel.

Sementara varian 15 inci memunyai resolusi 3.240 x 2160 pixel. Varian ini juga memiliki spesifikasi yang lebih tinggi. Prosesor yang digunakan adalah Intel Core i7 8650U, RAM 16 GB, serta kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1060. Kedua varian Surface Book 2 memiliki penyimpanan SSD yang bisa dipilih hingga 1 TB.

Microsoft akan memulai pre-order untuk Surface Book 2 pada tanggal 9 November 2017 mendatang. Surface Book 2 varian 13,5 inci akan dijual dengan harga mulai dari US$1.499 (sekitar Rp20,4 juta). Sementara varian 15 inci akan dijual dengan harga mulai dari US$2.499 (sekitar Rp33,8 juta).

Microsoft Dynamics AX Bantu Transformasi Digital PT Indonesia Wacoal

(https://community.dynamics.com)

Jakarta, PCplus. Microsoft menyatakan bahwa PT Indonesia Wacoal mengambil langkah maju untuk mentransformasi model bisnisnya dengan mengintegrasikan operasi retail, distribusi, dan manufaktur menggunakan Microsoft Dynamics AX.

Microsoft menyatakan hal ini tercermin dari pengumuman Microsoft Indonesia dan PT Intikom Berlian Mustika tentang imprementasi Microsoft Dynamic AX untuk PT Indonesia Wacoal (Wacoal).

Menurut Micosoft, Microsoft Dynamics AX akan membantu Wacoal dalam mengambil keputusan secara cepat dengan akses kepada data dan kecerdasan real-time di hampir seluruh perangkat, di mana pun.

Hal ini menurut Microsoft akan memungkinkan karyawan untuk mentransformasi proses kerja mereka menjadi lebih cepat dan membuat mereka mampu berinovasi agar terus berada di depan.

Microsoft menyatakan bahwa Microsoft Dynamixs AX akan membantu Wacoal Indonesia menghadapi perubahan teknologi untuk memastikan segala hal berjalan dengan baik dan memanfaatkan teknologi terkini tanpa gangguan.

Microsoft menambahkan bahwa dengan Microsoft Dynamixs AX, Wacoal dapat memperbaharui sistem yang ada, terhubung menggunakan platform terintegrasi dan modern, dan memiliki tenaga kerja mobile.

Menurut Microsoft,  antarmuka pengguna (UI) Microsoft Dynamixs AX yang bersahabat dan sama dengan Microsoft Office, diklaim akan mengurangi waktu yang terbuang untuk pelatihan karyawan.

Dengan integrasi Skype for Business dan Office 365 (dalam sebuah paket berbasis peramban/browser), Microsoft menyatakan tim pengguna dapat memanfaatkan komunikasi secara real-time serta berkolaborasi secara virtual di mana saja, dan menggunakan perangkat apa saja.

Microsoft menambahkan bahwa implementasi Microsoft Dynamics AX untuk Wacoal akan dibagi ke dalam empat tahap, mulai dari implementasi Mobile Point of Sales (M-POS) di berbagai Department Store, implementasi AX Retail dan AX Financial, implementasi AX Manufacturing dan implementasi integrasi Omni Channel.

Tujuan utamanya menurut Microsoft adalah untuk melakukan perluasan situs jual-beli perusahaan ke dalam AX, selain juga memastikan Wacoal memberikan pengalaman pelanggan yang konsisten baik secara offline maupun online.

Microsoft Tak Lagi Berminat Kembangkan Windows 10 Mobile

Jakarta, PCplus. Masa depan sistem operasi Windows 10 Mobile tampaknya akan suram. Bahkan, sistem operasi mobile buatan Microsoft tersebut kemungkinan tidak akan dikembangkan lagi.

Pada dua hari yang lalu, Joe Belfiore (Corporate Vice President, Windows, Microsoft) menyatakan bahwa Microsoft tak lagi berfokus untuk mengembangkan Windows 10 Mobile. Dalam cuitan di Twitter, Belfiore mengatakan bahwa Microsoft tidak lagi berfokus untuk mengembangkan fitur baru maupun perangkat baru untuk Windows 10 Mobile. Tapi, ia menyatakan bahwa Microsoft akan tetap memberikan dukungan untuk Windows 10 Mobile dengan merilis patch dan update keamanan.

Windows 10 Mobile sebenarnya menjadi penantang yang cukup potensial di segmen sistem operasi mobile untuk bersaing dengan Android dan iOS. Sistem operasi ini memiliki fitur Continuum yang membuatnya bukan hanya bisa digunakan sebagai sistem operasi mobile, tapi juga bisa digunakan mirip seperti desktop dengan menggunakan dock tambahan.

Hanya saja, minimnya dukungan aplikasi pihak ketiga membuat sistem operasi ini kurang dilirik oleh konsumen. Dengan pangsa pasar tak sampai satu persen, jauh di bawah Android dan iOS, pengembang aplikasi pun enggan untuk membuat aplikasi untuk Windows 10 Mobile.

Kini, Microsoft sepertinya akan lebih berfokus untuk menghadirkan pengalaman menggunakan layanan Microsoft di sistem operasi lain. Microsoft memang telah merilis sejumlah layanan yang sebelumnya merupakan fitur eksklusif Microsoft ke Android dan iOS, salah satunya adalah browser Edge yang baru saja diumumkan beberapa hari yang lalu.

Microsoft Akan Rilis Browser Edge di Android dan iOS

Jakarta, PCplus. Pilihan browser mobile untuk smartphone kamu akan makin beragam. Microsoft baru-baru ini menyatakan akan menghadirkan browser Edge ke Android dan iOS. Browser Microsoft Edge sebelumnya hadir sebagai browser standar di Windows 10.

Microsoft Edge di iOS dan Android akan memiliki beberapa fitur seperti pada versi desktop. Fitur-fitur ini misalnya Favorites, Reading List, serta multitab browsing. Kemudian aplikasi ini juga akan memiliki fitur Reading View yang akan menghilangkan elemen-elemen yang tak penting sehingga kamu akan lebih fokus dan nyaman saat sedang membaca sebuah artikel.

Kamu juga bisa menghubungkan dan menyimpan bookmark dan history browsing kamu dengan menggunakan akun Microsoft. Jadi, saat kamu sedang membaca sebuah artikel di desktop, kamu bisa lanjut membacanya pada smartphone, begitu pula sebaliknya.

Microsoft sendiri belum mengungkapkan jadwal perilisan Edge untuk Android dan iOS. Aplikasi tersebut saat ini sedang berada dalam versi beta dan baru tersedia bagi pengguna yang tergabung dalam Windows Insider Program. Jadi, jika kamu tertarik untuk menjajalnya lebih dulu sebelum peluncuran resminya nanti, kamu bisa bergabung dengan Windows Insider Program.

Hentikan Layanan Groove Music, Microsoft Ajak Pelanggan Pindah ke Spotify

Jakarta, PCplus. Mungkin tak banyak yang tahu kalau Microsoft juga memiliki  layanan streaming musik seperti Joox atau Spotify. Maklum saja, layanan streaming musik Microsoft yang bernama Groove Music memang tidak tersedia di Indonesia walaupun aplikasinya tersedia di Windows 10.

Namun, layanan streaming musik tersebut tampaknya sebentar lagi hanya tinggal kenangan. Pasalnya, Microsoft menyatakan akan menghentikan layanan Groove Music pada tanggal 31 Desember mendatang. Microsoft akan berhenti menjual langganan Groove Music Pass dan menghapus semua musik yang sebelumnya dijual di Windows Store. Jika ada pelanggan yang terlanjur berlangganan hingga 31 Desember 2017, Microsoft akan memberikan refund.

Untuk membantu pelanggannya dalam bertransisi ke layanan musik lain, Microsoft bermitra dengan Spotify. Dengan begitu, pengguna Groove Music bisa memindahkan daftar lagu (playlist) yang telah dibuat agar bisa dinikmati di Spotify.

Setelah tanggal 31 Desember 2017, aplikasi Groove Music tidak akan menghilang begitu saja. Aplikasi tersebut masih bisa digunakan hanya untuk memutar file musik yang tersimpan secara lokal di hard disk.

Groove Music berawal dari layanan Xbox Music yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012 lalu. Xbox Live kemudian berubah nama menjadi Groove Music pada tahun 2015 seiring dengan peluncuran Windows 10.