Review Modem HSPA USB Huawei E303

Modem HSPA USB umumnya butuh proses instalasi serta setting pasca dihubungkan ke PC. Beberapa bahkan harus menggunakan aplikasi dengan media terpisah (CD) supaya bisa dioperasikan. Kalau kamu bilang itu merepotkan, maka menjatuhkan pilihan ke Huawei E303 adalah tepat.

Sekilas, modem berparas cantik yang didominasi warna putih susu ini tidak berbeda dengan kebanyakan modem HSPA lain. Tapi tunggu sampai kamu mencoba mengoperasikannya. Hampir tidak dibutuhkan instalasi apapun pasca modem disambungkan ke PC, selain waktu tunggu ketika modem dikenali oleh PC. Ya, aplikasi Huawei E303 sudah ditanam permanen ke dalam perangkat. Termasuk saat perangkat bekerja, tidak ada aplikasi yang harus diinstal pada sistem operasi.

Sistem AutoRun Windows bakal otomatis mengenali file khusus yang akan menjalankan aplikasi tertanam tadi. Lalu bagaimana mengatur koneksi perangkat ini? Sebenarnya Huawei E303 bisa melakukannya secara otomatis, namun bila operator kamu butuh setelan khusus, lakukan melalui bantuan web browser macam Firefox, Internet Explorer, Opera, atau lainnya. Cukup ketik http://hi.link di alamat browser, setelan pun bisa kamu lakukan di sana.

Di layar HiLink ini kamu bisa memantau statistik koneksi, mengirim atau memeriksa pesan singkat (SMS), melakukan penyetelan jaringan dan profil operator, serta meng-update firmware Huawei E303 secara online.

Satu-satunya kendala yang PCplus hadapi ketika menggunakannya adalah pada PC yang tidak mengaktifkan fasilitas AutoRun: kamu perlu menjalankan program HiLink secara manual. Setelahnya, modem bisa difungsikan secara normal.
(bsd)

Spesifikasi

Jaringan HSDPA/UMTS 2100MHz EDGE/GPRS/GSM 850/900/1800/1900MHz
Kecepatan Data Uplink (sampai) 5,76Mbps Downlink (sampai) 7,2Mbps
Antarmuka USB tipe A
Slot Kartu Memori MicroSD
OS yang Didukung Windows XP SP2/SP3, Vista SP1/SP2, Windows 7, Mac OS X 10.5/10.6
Situs web www.huaweidevice.co.id
Harga* Rp. 360.000 (Bundling Telkomsel 3 bln)

*Huawei Device Indonesia

+ Tanpa instalasi aplikasi, ada fitur koneksi otomatis, fasilitas HiLink lengkap, dukung perintah USSD.
– Tidak bisa memantau kecepatan dan konsumsi data tanpa browser.

Rating  8

Brama Setyadi

Is a sushi and wife lover. Always curious about any "magic" done by technology. Photography is also my middle name.

12 thoughts on “Review Modem HSPA USB Huawei E303

  • 15 February 2012 at 1:08 AM
    Permalink

    bolehkah ditampilankan tampilan hi.link milik huawei e303? karena saya baru saja membeli modem tersebut..namun ketika saya buka hi.link pada browser, saya melihat terdapat logo telkom flash…padahal saya tidak membeli modem yang ter-bundle dengan sp telkom flash..apakah saya telah tertipu oleh penjual modem tersebut?

    terima kasih atas jawabannya…

  • 19 February 2012 at 1:20 PM
    Permalink

    modem keren, bisa dilinux juga,untuk menghindari software bawaan rusak terkena virus,saya sarankan setelah beli langsung dibackup pake linux

  • 17 March 2012 at 12:58 PM
    Permalink

    adakah softwarenya supaya IP adrees nya ga slalu 192.168.1.100 tiap connect..????
    soalnya saya ga bsa connect ke IP yg saya inginkan pke modem ini….IP adressnya fiexed ke 192.168.1.100….tlong saya….

  • 27 March 2012 at 2:12 PM
    Permalink

    Saya baru beberapa minggu membeli modem ini sebagai ganti modem saya terdahulu yg rusak, namun semenjak menggunakan modem ini ada beberapa website yg tidak bisa dibuka (muncul pesan server/page not found) khususnya blog. Adakah cara untuk mengatasi hal ini?
    Saya menggunakan IM2 Broom sebagai internet provider.

  • 27 March 2012 at 6:35 PM
    Permalink

    Halo mas Benny. Kita juga pernah punya pengalaman sama.
    Sebenernya itu bukan karena modemnya mas. Tapi dari DNS IM2nya

    Solusi termudah, coba set DNS modem atau PC mas jadi DNS milik google di 8.8.8.8 atau 8.8.4.4

    Semoga membantu 🙂

  • 29 March 2012 at 8:10 PM
    Permalink

    Manjuuuuu….rrrr sekali. 🙂 Terima kasih solusinya.:)

  • 6 April 2012 at 9:03 PM
    Permalink

    Saya punya pengalaman menarik ttg modem Huawei. 12 Nov 2011 saya beli modem Huawei E161, tgl 2-12-2011 modem rusak (sinyal nggak nongol dengan kartu apapun). Tgl 5-12-2011 saya kembalikan ke toko dan diteruskan ke servis senter. Cukup lama nunggu belum jadi juga, maka saya sering menanyakan (sampai malu sebenarnya). Tgl 29-12-2011 toko menghubungi saya dan menawarkan modem Huawei E303 utk menggantikan modem saya (yang mungkin nggak bisa diperbaiki) dan saya diminta menambah biaya Rp75.000. Saya setujui saja walau sebenarnya kecewa karena Huawei E303 tdk punya slot antena seperti E161 atau Siera 308 yang saya beli sambil nunggu E161 diservis. Baru sehari pakai Huawei e303 saya sudah dibuatnya jengkel bebarpa kali. Pertama, nggak punya aplikasi mandiri sehingga nebeng di aplikasi browser (keliatannya enak, tapi ada beberapa kelemahan yg tdk saya sebutkan di ruang ini). Kedua, koneksinya sering putus. Ini merepotkan sekali. Ketiga, sinyalnya kalah kenceng dan kalah stabil dg Siera 308. Oke, sampai di sini dulu. Semoga tulisan ini bisa dijadikan acuan bagi yang lagi nyari modem usb berkualitas.

  • 6 April 2012 at 9:07 PM
    Permalink

    Barusan saya beli modem huawaei e 303 , namun ketika dipakai kok susah sekali terhubung dengan jaringan internet dan browsing. Saya pake kartu 3 , yang muncul jaringan 2G . Apakah modem ini khusus untuk telkomsel ?? Mohon pencerahannya

  • 13 April 2012 at 10:09 AM
    Permalink

    Sepertinya tidak khusus untuk Telkomsel mas Rahadyan. Karena saat kita tes menggunakan IM2 lancar2 saja :). Mungkin konfigurasi atau jaringannya yang kurang sesuai?

  • 10 May 2012 at 9:31 AM
    Permalink

    saya baru saja beli huawei e303 tapi saya bingungnya mengapa ga bisa di eject, apa memang langsung cabut atau pake eject, tolong pencerahannya, soalnya saya pake modem lain ada fasilitas ejectnya.

  • 11 May 2012 at 8:12 AM
    Permalink

    saya baru bili modem ini 3 hari yang lalu…
    setelah saya pakai sinyalnya penuh, tapi buat browsing aja lemot nya minta ampun. kenapa bisa seperti itu???/
    mohon pencerahannya.
    terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: