Tuesday, March 5, 2024
Berita Teknologi

Mudahkan Urusan Kepegawaian, Binus dan IBM Terapkan SAP Tahap Dua

Buat kamu yang sudah bekerja, pernah ngga sih mengalami susahnya pengajuan cuti? Sudah sebulan diajukan, tapi masih belum diproses juga? Nah, Bina Nusantara, sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di Indonesia ingin menghindarkan hal-hal seperti ini bagi pegawainya. Untuk itu, Binus bekerjasama dengan IBM untuk menerapkan penambahan modul Human Capital Managemen pada solusi SAP yang telah digunakannya sejak 2008.

Modul HR ini dipandang Stephen Wahyudi Santoso, managing Director Binus, perlu ditambahkan untuk efisiensi pengaturan kepegawaian di Binus. Sehingga, pegawai dapat mengatur sendiri pengajuan cuti, pengantian, pengeluaran, manajemen kinerja dan karier. Semua itu bisa diakses secara online. “Jadi tidak lagi tergantung pada pemimpin pusat,” tambah Handoko Said, Handoko Said, GM Human Capital Strategic Development Bina Nusantara.

Selain itu, ditambahkan pula modul Material Management and Inventory. Penambahan modul ini dilakukan agar Binus bisa mengelola pengadaan dan pemeliharaan inventarisnya dengan lebih baik. “Jadi kami bisa mengontrol kondisi inventory kami dengan lebih tepat, kapan harus diganti dan sebagainya,” jelas Handoko lagi. Kedua modul baru ini akan diluncurkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan meluncur pada November 2011. Pada tahap ini, layanan HR sudah bisa dijalankan sendiri oleh pegawai. sementara pada tahap dua, yang akan meluncur pada Februari 2013, kedua modul sudah bisa dijalankan seutuhnya.

Sebelumnya, Binus sudah melakukan penerapan SAP tahap pertama bersama IBM untuk modul administrasi di institusi tersebut. Sebab keberhasilan itulah, Binus kali ini kembali menggandeng IBM untuk penerapan modul SAP selanjutnya. Selain itu, IBM secara global merupakan pengimplementasi Software SAP terbesar di dunia, seperti disampaikan Didi Laksana, Managing Consultant IBM Indonesia. Widita P. Sardjono, Associate Partner, IBM Global Business Services, IBM Indonesia Berharap bahwa kerjasama penerapan solusi ini bisa lembaga pendidikan meningkatkan performa dan operasional mereka.

Eka Santhika

Travelling di dunia digital dan dunia nyata ^^

Komentar kamu