Kapasitas Memori Flash Berlipat, Harga Terpangkas

sandisk extreme pro 64gbJAKARTA, KAMIS  – Ada yang tahu kapan teknologi memori flash diperkenalkan? Jawabannya, tahun 1988. Ada yang smartphone-nya tak menggunakan kartu memori microSD? Tahukah kamu siapa yang memelopori  kartu ini? Tidak? Jawabnya adalah SanDisk bersama Motorola. Ketika itu namanya masih TransFlash.

Saat ini, begitu tutur Peter Mah (Regional Director, South East Asia dan ANZ, SanDisk Corp) dalam acara perayaan 25 tahun SanDisk di Jakarta kemarin sore (23/7/2013), kapasitas memori flash sudah meningkat 30x, sementara harga turun 50x.  Kartu microSD  yang pada tahun 2004 berkapasitas maksimal 128MB dan berkecepatan 3MB/s, sekarang sudah berkembang pesat. Namanya berganti jadi microSDHC/SDXC untuk menunjukkan kapasitasnya yang tinggi. Tahun ini, kapasitas microSDHC/SDXC mencapai 64GB dengan kecepatan 95MB/s.

“Kapasitasnya naik 512x, sementara kecepatannya meningkat 32x,” kata Mah. Mah menceritakan perjalanan produsen memori flash SanDisk. Produsen yang dulu bernama SunDisk ini didirikan oleh tiga sekawan, yakni Sanjay Mehrotra, Eli Harari dan Jack Yuan di Silicon Valley. Tahun 1988 itu, ketiganya tak pernah membayangkan kalau teknologi memori flash akan punya dampak sangat besar dalam kehidupan manusia. Namun kini nyaris semua produk – kamera digital, smartphone, pemutar musik portabel, perekam video – menggunakan produk tersebut.

Tahun 1991, cerita Mah, saat pertama kali SanDisk merilis SSD (solid state disk) berbasis memori flash, kapasitasnya hanya 20MB. Harganya sangat mahal, US$ 50 per MB. Tahun ini,m kapasitas SSD sudah mencapai 480GB dengan harga US$ 1 per MB. “Kapasitas meningkat 24x – 576x, dan harga turun 50x,” kata Mah.

Tahun 1994, SanDisk memperkenalkan CompactFlash (CF). Kartu memori yang ditujukan pada kamera digital itu awalnya berkapasitas maksimal 4MB. Tahun ini, kapasitasnya sudah berlipat sampai 128GB dengan kecepatan 100MB/s. “Kapasitasnya naik 32.000x,” kata Mah.

Bagaimana dengan USB flash disk? SanDisk merilis flash disk USB pertamanya tahun 2002, yakni seri Cruzer. Kapasitasnya ketika itu 8MB dengan kecepatan tulis 7MB/s. Tahun ini, 2013, tawaran flash disk USB SanDisk sudah mencapai 128GB dengan kecepatan tulis 170Mb/s. “Kapasitasnya meningkat 16.000x, kecepatan naik 24x,” kata Mah.

“Permintaan akan memori flash akan terus bertumbuh,” kata Mah. “Ada tiga pasar yang dilayani SanDisk, yakni mobile, computing dan consumer. Pasar besarnya adalah mobile. Sementara computing merupakan pasar enterprise. Semua data dari YouTube atau mana pun kan harus disimpan entah di mana,” terangnya.

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer