Skip to content
PCplus Live PCplus Live
  • Berita Tekno
    • Terkini
    • Enterprise dan Korporasi
  • Belajar
    • Bikin Game
    • Belajar Hardware
    • Istilah-Istilah Komputer dan TI
  • Trik
  • Review
    • Smartphone
    • Laptop
    • Asesoris
    • Motherboard
    • Software
  • Komunitas
  • Blog
  • Hubungi Kami
PCplus Live
PCplus Live

ECS jadi Distributor Tunggal Norton di Indonesia

Wiwiek Juwono, 04/11/201304/11/2013
ecs-symantec
Consumer Sales Manager Symantec untuk Indonesia Rita Nurtika menjabat tangan Consumer Director ECS Indo Jaya Husin Tjandera sebagai tanda diresmikannya ECS sebagai distributor tunggal produk sekuriti Norton untuk konsumer

JAKARTA, PCplus – Distributor baru telah ditunjuk oleh Symantec untuk produk sekuriti consumer-nya di tanah air. Adalah PT ECS Indo Jaya (ECS) yang memiliki lebih dari 4000 partner aktif dan enam cabang di Indonesia yang mendapat kepercayaan mendistribusikan produk Norton Symantec tersebut.

“Norton komitmen hanya menunjuk sole distributor di Indonesia, agar tidak perang harga. Dulu sudah ada distributor lain. Tapi satu distributor akan lebih powerful untuk marketing, budgeting,” jelas Rita Nurtika (Consumer Sales Manager, Symantec untuk Indonesia) dalam acara jumpa pers di Jakarta pekan lalu (29/10/2013).

Maka ECS yang merupakan akuisisi ECS Holding trerhadap PT Harrisma Agung Jaya ini kini akan mendistribusikan semua produk sekuriti consumer Norton di tanah air. Ini termasuk Norton Antivirus, Norton Internet Security, Norton 360 Multi Device dan Norton Mobile Security. Software-software Norton ini dijajakan dengan harga kisaran Rp 120 ribu – Rp 500 ribu. Yang paling murah adalah untuk produk antivirus bagi satu pengguna. Sedangkan produk dengan harga termahal (Rp 500 ribu) menawarkan lisensi untuk tiga pengguna di lima perangkat yang berbeda.

Rita mengingatkan para pengguna untuk selalu menggunakan software original, bukan bajakan. Ia juga mengungkapkan kegembiraannya karena para pengguna, khususunya di Jakarta, sudah tahu dengan antivirus bajakan.

“Hampir tidak ada yang pakai bajakan. Yang ada freeware. Padahal tahun lalu masih banyak, tapi sekarang lebih ke freeware. Dulu CD di-copy dan dijual. Sekarang free trial-30 hari di-download dan dijual,” kata Rita. Ia juga mengatakan bahwa penjualan produk Norton Internet Security bertumbuh pesat, mengalahkan Norton Antivirus. “Sebab ada proteksi Internet-nya, ” jelasnya tanpa merinci angka tepat pertumbuhan tersebut.

Norton Internet Security, tambah Husin Tjandera (Consumer Director, ECS Indo Jaya), lebih tinggi peminatnya karena drastisnya pertumbuhan tablet dan perangkat mobilitas di tanah air belakangan ini. “Semuanya butuh koneksi Internet. Ini peluang karena semua yang terkoneksi Internet butuh proteksi,” katanya.

 

Berita Teknologi antivirusdistributorNortonSymantec

Post navigation

Previous post
Next post

Artikel Terbaru

  • iPhone Fold: Rumor Desain, Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Rilis Terbaru
  • Malware Android Keenadu Incar Kamu di Tahun ini
  • Valve Akui Steam Deck Terkendala Stok Akibat Krisis Memori
  • Exabytes & Cyber University Jawab Krisis Talenta AI
  • Waduh! Indonesia Disebut Jadi Sumber Malware Terbesar di 2025

Mengenal Istilah IT

  • Mengenal GenAI Agent: Asisten Virtual AI Serba Bisa Layaknya Manusia
  • Mengenal TOPs Di Prosesor NPU, Penting Buat AI?
  • Mengenal Google Search Generative Experience (SGE)
  • Mengenal SD-WAN Teknologi Jaringan Keren
  • Mengenal WiFi 6, Standar Baru Komunikasi Data Nirkabel

Cek Kecepatan Internet

Cek Peta 4G/5G Indonesia

©2026 PCplus Live | WordPress Theme by SuperbThemes