HomeBerita TeknologiOptimalkan Produktivitas, Indosat (segera) Beralih ke Windows 8.1

Optimalkan Produktivitas, Indosat (segera) Beralih ke Windows 8.1

ms-indosat-r
ka-ki depan: Singgih Wandoyo dari Microsoft Indonesia dan Ginandjar dari Indosat menandatangani kerjasama penggunaan Windows 8.1 untuk menggantikan Windows XP  dan Windows 7 di seluruh kantor Indosat.

JAKARTA, PCplus – Jaman sekarang orang tidak lagi harus bekerja dari kantornya. Dari mana saja asal ada koneksi Internet bisa. Tak hanya di kafe, sambil menunggu bus TransJakarta datang di halte, banyak orang tetap bisa bekerja menggunakan smartphone atau perangkat mobile-nya, antara lain tablet.

Di kantor, para pekerja muda saat ini pun lebih suka membawa dan menggunakan perangkat mobile milik pribadinya – notebook, tablet, smartphone. BYOD (bring your own device) begitu istilahnya.

Nah kalau sudah begini situasinya, perusahaan perlu sistem operasi yang bisa bekerja multi-platform – di desktop, notebook, smartphone, tablet, hybrid – tanpa membuat penggunanya harus berlama-lama belajar cara memakainya. Dan inilah salah satu keunggulan yang diusung oleh Windows 8.1.

“User experience-nya sama, di tablet, Windows Phone, laptop, desktop, sehingga produktivitasnya akan menjadi lebih baik dibandingkan kalau harus belajar user experience yang berbeda-beda di setiap alat, “ jelas Singgih Wandoyo (Enterprise Partner Group Director, Microsoft Indonesia) dalam jumpa pers penandatanganan kerjasama Indosat sebagai operator pertama di Indonesia yang memakai Windows 8.1 tadi siang di Jakarta (8/11/2013).

Alasan ini pulalah yang salah satunya mendorong operator telekomunikasi Indosat untuk segera mengalihkan sistem operasi Microsoft Windows yang dipakainya ke tawaran terbaru Microsoft, yakni Windows 8.1. Sistem operasi terbaru Microsoft itu akan segera menggantikan Windows XP dan Windows 7 yang selama ini digunakan oleh seluruh karyawan Indosat di tanah air, baik di desktop, workstation, notebook maupun tablet.

“Migrasi akan dimulai dari kantor pusat, dan nanti ke seluruh Indonesia. Akan diselesaikan segera,” ucap Ginjandjar ( Acting Chief Technology Officer, Indosat). “Teman-teman di perusahaan kami bisa menjadi lebih fleksibel, diharapkan bisa meningkatkan produktivitas. (Windows 8.1) sangat menunjang kebutuhan Indosat dalam menjalankan produk inovasi dan kreativitas,” begitu harapan Ginandjar tentang OS yang  kini dijadikan standar teknologi informasi Indosat itu.

Hardi Tanuwijaya (Group Head, Group Technology Operations Services, Indosat) mengatakan ada sekitar 6500 lisensi untuk platform Windows yang akan di-upgrade secara bertahap. Yang diprioritaskan upgrade-nya adalah mesin yang masih pakai Windows XP. Ini mengingat akan berakhirnya dukungan Microsoft terhadap Windows XP pada 8 April 2014.

“Akhir 2014 semua sudah beralih ke Windows 8.1. Sekarang sedang test case di (divisi) IT dulu karena melibatkan edukasi pengguna,” jelas Hardi.  “Butuh penyesuaian dari user, tapi yakin (prosesnya) mulus dan (selesai) secepat-cepatnya,” tambahnya.

Alasan lain yang mendorong Indosat beralih ke Windows 8.1, tambah Jason Lim (General Manager, Windows, Marketing & Operations, Asia Pacific Region, Microsoft Operations Pte Ltd), Windows 8.1 mengandung dua fitur penting bagi enterprise, yakni sekuriti dan manajemen. Ia merujuk pada resistensi akan malware, pengamanan data korporat dan kendali akses yang modern pada Windows 8.1. Beberapa fitur Windows 8.1 Enterprise Edition, terang Jason, adalah Start Screen Control, AppLocker, Direct Access, To Go Creator dan infrastruktur desktop virtual.

Lalu berapa ya investasi yang digelontorkan Indosat untuk upgrade ini? Hardi menuturkan program upgrade sistem operasi Windows ini sudah tercakup dalam Enterprise Agreement Indosat dengan Microsoft yang setiap tiga tahun diperbarui. “Semua (perusahaan) yang memiliki enterprise agreement untuk Windows 8 bisa upgrade (gratis) ke Windows 8.1,” timpal Lucky Gani (Windows Business Group Head, Microsoft Indonesia).

Untuk bisa menikmati upgrade ke Windows 8.1, perusahaan harus melakukan upgrade dari Windows 7 ke Windows 8 terlebih dulu. Dan upgrade yang ini berbayar.

Selain Indosat, dalam waktu dekat  akan ada sejumlah perusahaan lain yang beralih ke Windows 8.1.  Singgih juga menggarisbawahi perlunya perusahaan-perusahaan lain di tanah air yang masih memakai Windows XP untuk segera beralih ke versi yang lebih baru (Windows 7, 8, atau 8.1).

Sebab Microsoft akan menghentikan dukungan terhadap Windows XP pada 8 April mendatang. Artinya tak ada lagi rilis patch apa pun. “Windows 8.1 sangat tepat untuk menggantikan XP. XP sudah kuno, diluncurkan 11 tahun lalu, tahun 2002,” jelas Singgih.

Wiwiek Juwono
Wiwiek Juwonohttp://www.pcplus.co.id
Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer
ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -
shopee promo

ARTIKEL TERBARU

TUTORIAL

REKOMENDASI PRODUK

- Advertisment -