ZTE akan Dukung Smart City di Makassar

Sales Director PT ZTE Indonesia Yan Changzhi berjabat tangan dengan Walikota Makassar Ir. H. Moh. Ramdhan Pomanto usai penandatanganan MoU kerjasama Smart City.

Sales Director PT ZTE Indonesia Yan Changzhi berjabat tangan dengan Walikota Makassar Ir. H. Moh. Ramdhan Pomanto usai penandatanganan MoU kerjasama Smart City.

MAKASSAR, PCplus – Smart city tidak hanya akan ada di pulau Jawa. Tapi juga di pulau-pulau lain. Makin banyak penduduk, khususnya dari kalangan urban, makin mendesak sebuah kota menjadi smart city. Di Sulawesi, kota Daeng, alias Makassar juga sudah bersiap menerapkan solusi smart city untuk meningkatkan kualitas manajemen keamanan publik.

Untuk itu, Makassar akan bekerjasama dengan ZTE Corporation, Corporation, perusahaan penyedia peralatan telekomunikasi, solusi jaringan, dan perangkat mobile yang dikenal secara global. MoU (memorandum of understanding) telah ditandatangani pemerintah kota Makassar dan wakil ZTE 16 Agustus lalu. Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk membantu Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan tata ruang kota nyaman kelas dunia.

“ Dengan diterapkannya solusi smart city untuk keamanan publik, berbagai instansi keamanan dapat melakukan kontrol dan koordinasi secara efektif demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” kata Walikota Makassar Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto dalam rilis persnya. Di bawah kepemimpinan walikota yang akrab dipanggil Danny Pomanto, sejumlah solusi smart city seperti akses Wi-Fi perkotaan dan kartu pintar yang meliputi banyak urusan dan administrasi instansi pemerintah. sudah mulai diterapkan.

Menurut Yan Changzhi (Sales Director, PT ZTE Indonesia), penerapan sistem informasi dan komunikasi modern yang ditawarkan oleh solusi Smart City ZTE adalah solusi strategis yang dapat digunakan pihak keamanan, seperti petugas medis, polisi dan pemadam kebakaran untuk mengantisipasi keadaan darurat dan memberikan respon yang cepat dan tanggap darurat serta meningkatkan kolaborasi dengan instansi-instansi terkait. “Sistem keamanan publik terintegrasi milik ZTE mengombinasikan seluruh mekanisme penanggulangan kondisi darurat untuk menangani kejahatan, ketidakstabilan sosial, bencana alam, dan hal-hal yang berhubungan dengan keamanan publik lainnya,” ucapnya.

Sebelum MoU ditandatangani, ZTE telah memamerkan solusi ZTE iCity Public Safety untuk keamanan publik di Anjungan Pantai Losari pada perayaan tahun pertama pemerintahan Walikota Kota Makassar Danny Pomanto dan Wakilnya Syamsu Rizal (DIA). ZTE melakukan uji coba atau trial salah satu solusinya, yaitu komunikasi trunking ZTE iLTEGoTa4G. Solusi komunikasi trunking ini dapat menyediakan jaringan komunikasi multimedia nirkabel yang cepat, fleksibel, dan efektif, yang dapat digunakan untuk memperbaiki manajemen keamanan publik. Solusi ini berbasis teknologi 4G LTE dan dapat menyediakan kemampuan transmisi data berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps. Dengan begitu, solusi ini telah meningkatkan komunikasi trunking tradisional dengan mengintegrasi komunikasi suara dan video.

Solusi smart city ZTE, yaitu ZTE iCity, telah diterapkan di lebih dari 140 kota di 40 negara. Aplikasi solusi smart city ZTE mendapatkan penghargaan ‘2013 Smart City Benchmark Enterprise’ dari IDG (International Data Group) dan penghargaan ‘2013 Best Smart City Solution Provider’ dari China Cloud Computing Award (CCCA).