Jawab Kebutuhan Pasar Penerbangan, Airbus Group Pakai Cetakan 3D Dassault

sia dassaultJAKARTA, PCplus — Bahasa keren dari cetakan 3D adalah manufaktur aditif. Ia menjadi alternatif untuk proses produksi seperti penggilingan, peleburan, pengecoran, dan penempaan presisi. Setelah diadopsi oleh industri kedirgantaraan untuk desain produk kreatif dan prototipe, penggunaan manufaktur aditif ini secara bertahap diperluas untuk produksi skala besar.

Saat ini manufaktur aditif makin banyak dipakai di proyek-proyek Airbus. Maklum melalui cetakan 3D, bisa dibuat prototipe dan komponen produksi yang berpotensi memberikan bagian-bagian yang lebih ringan dan lebih murah yang memenuhi standard teknologi, kinerja, keamanan, dan biaya. Begitu jelas Robert Nardini (Senior Vice President Engineering Airframe, Airbus).

“Airbus telah lama menggunakan aplikasi simulasi Dassault Systèmes untuk mempercepat analisis struktur dan uji coba virtual pesawat dan kini kami dapat mendefinisikan sebuah cara baru mendesain bagian-bagian dengan memanfaatkan desain berbasis simulasi untuk lebih dapat menjawab kebutuhan pasar penerbangan,” kata Nardini.

Airbus Group akan menghadirkan desain kolaboratif dan aplikasi simulasi Dassault Systèmes sebagai bagian dari pengalaman solusi industri  “Co-Design to Target” untuk manufaktur aditif untuk perkakas, prototipe dan perangkat untuk uji penerbangan dan untuk penggunaan produksi pada pesawat komersial. Hal ini memberikan Airbus Group kontinuitas digital untuk mengoptimalkan desain konsepnya yang secara virtual memvalidasi setiap tahap proses produksi aditif. Dengan memanfaatkan aplikasi Dassault Systèmes, kepimimpinan, dan keahlian tekniknya di bidang produksi aditif, Airbus Group mampu mengeksplorasi desain dan proses manufaktur yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan engineering dan manufaktur untuk produksi aditif perkakas dan perangkat.

“Manufaktur aditif menciptakan peluang baru di berbagai bidang, seperti fabrikasi jarak jauh untuk memberikan dukungan dan pemeliharaan, prototipe cepat untuk mewujudkan konsep-konsep baru dan pengalaman dan mungkin hal yang  paling penting adalah mengembangkan desain yang sebelumnya tidak mungkin untuk diproduksi,” tambah Dominique Florack (Senior Executive Vice President, Research & Development, Dassault Systèmes).

Wiwiek Juwono

Senior Editor di InfoKomputer dan PCplus. Memiliki spesialisasi di penulisan fitur, berita, serta pengujian gadget dan asesori komputer