Thursday, June 20, 2024
Berita Teknologi

Duh, Ada 6 Juta Serangan Online Sampai Maret 2024

Jakarta, PCplus – Pengguna online dalam negeri terus menjadi target menarik bagi penjahat dunia maya. Data terbaru dari Kaspersky mengungkapkan bahwa selama periode Januari hingga Desember tahun lalu, terjadi 97.465 kasus phishing finansial, 16,4 juta insiden lokal, 11,7 juta Sarangan RDP, dan 97.226 deteksi ransomware di Indonesia. Bahkan tercatat ada 6 juta serangan online ke Indonesia sampai Maret 2024 ini.

Baca Juga: Kaspersky Who Calls, Anti Telepon Spam

Kasperskyu juga telah merilis statistik ancaman siber terbaru untuk Indonesia pada kuartal pertama tahun ini. Berikut adalah temuan lain dari laporan Kaspersky Security Network (KSN) di kuartal 1 2024:

Ancaman Online

Selama kuartal 1 2024, sebanyak 5.863.955 deteksi ancaman online berhasil diblokir. Jumlah ini turun 23,37% dibandingkan dengan 7.651.841 deteksi pada periode yang sama tahun lalu.

Infeksi pada serangan jenis ini terjadi ketika mengunjungi situs web yang terinfeksi, tanpa intervensi apa pun dari pengguna dan tanpa sepengetahuan mereka. Metode ini digunakan di sebagian besar serangan. Malware tanpa file adalah yang paling berbahaya. Kode berbahayanya menggunakan langganan registri atau WMI untuk persistensinya. Tidak ada satu objek pun ditinggalkan untuk analisis statis pada disk.

Secara keseluruhan, sebesar 21,2% pengguna diserang oleh ancaman yang disebarkan melalui web selama periode Q1 2024. Hal ini menempatkan Indonesia pada peringkat ke-96 di dunia dalam hal bahaya yang terkait dengan penjelajahan web.

Ancaman Lokal (Metode Offline):

Secara umum, 23,3% pengguna diserang oleh ancaman lokal selama kuartal pertama tahun 2024. Produk Kaspersky mendeteksi 10.094.836 insiden lokal pada komputer peserta KSN di Indonesia. Angka tersebut turun 23,35% dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebanyak 13.170.332 deteksi.

Data tersebut juga menempatkan Indonesia pada posisi ke-76 secara global. Penggunaan statistik infeksi lokal untuk komputer pengguna merupakan indikator yang sangat penting. Worm dan virus file merupakan penyebab sebagian besar insiden tersebut.

Dony Koesmandarin, Enterprise Group Manager untuk Indonesia di Kaspersky, mengingatkan bahwa meskipun statistik menunjukkan penurunan umum dalam serangan online dan lokal di Indonesia sampai Maret 2024 ini, namun jumlah deteksinya masih relatif tinggi. Dengan tingkat penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79,5%, para individu dan organisasi di Indonesia perlu mewaspadai kemungkinan upaya siber yang lebih canggih atau bahkan lebih sederhana.

Tips aman dari Kaspersky

Berikut beberapa tips dari pakar Kaspersky bagi pengguna online:

  • Periksa setiap link dengan cermat sebelum mengunjungi suatu situs, terutama untuk mengetahui adanya kesalahan ejaan atau penyimpangan lainnya.
  • Jangan mempercayai email dari pengirim yang tidak dikenal sampai kamu dapat memverifikasi keasliannya.
  • Jangan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya, meskipun aplikasi tersebut diiklankan secara aktif, dan memblokir instalasi program dari sumber yang tidak dikenal di pengaturan ponsel cerdas.
  • Jangan berikan izin aksesibilitas pada aplikasi apa pun yang memintanya – hanya sedikit program yang benar-benar memerlukan izin untuk melakukan hal ini.
  • Gunakan koneksi yang aman, terutama saat kamu mengunjungi situs web sensitif. Untuk perlindungan maksimal, gunakan solusi VPN yang mengenkripsi lalu lintas data. Ingatlah selalu: kalau kamu menggunakan koneksi yang tidak aman, penjahat dunia maya dapat secara diam-diam mengarahkan kamu ke halaman phishing.
  • Selalu jalankan sistem dengan program anti malware terbaru dan berkualitas seperti Kaspersky Premium. Solusi canggih Kaspersky akan membantu menyelesaikan sebagian besar masalah secara otomatis dan mengingatkan kamu.

Komentar kamu