Jakarta, PCplus – Chris Jojo, seorang sound designer dan sound recordist asal Inggris, dikenal karena keahliannya dalam merekam suara mobil otentik untuk film, simulator, dan permainan. Dalam film Ferrari yang telah dinominasikan untuk beberapa penghargaan desain suara, Jojo menggunakan berbagai mikrofon dari Sennheiser. Termasuk Sennheiser MD 421-II dan AMBEO VR Mic, serta transmitter evolution wireless dan receiver EK 6042. Peralatan ini memungkinkannya merekam suara mobil Ferrari vintage dengan sangat jernih.
Baca Juga: Profile Wireless, Perangkat Audio Sennheiser Buat Kreator
Karier Jojo dimulai di industri perangkat lunak permainan pada tahun 1992. Bergabung dengan Codemasters pada tahun 2009 sebagai Senior Sound Designer, Jojo mulai fokus pada perekaman suara kendaraan. Di sana, ia terlibat dalam sesi perekaman yang menantang, terutama untuk mobil dengan SPL tinggi seperti Formula, GT, dan Rally Car.
Memastikan Suara Otentik
Jojo memastikan setiap suara dari berbagai IP Motorsports direkam secara otentik untuk memberikan respons yang tepat dalam permainan. Perekaman suara mobil dalam rally, misalnya, membutuhkan perhatian khusus pada interaksi mobil dengan berbagai permukaan tanah dan kondisi cuaca dinamis. Jojo juga membangun hubungan baik dengan tim motorsport dan pemilik mobil untuk mendapatkan akses ke kendaraan-kendaraan bersejarah.
Hubungannya dengan Nick Mason dari Ten Tenths membuka jalan bagi Jojo untuk terlibat dalam film Ferrari karya Michael Mann. Film ini mengisahkan periode penting dalam karir Enzo Ferrari menjelang Mille Miglia 1957. Jojo bertanggung jawab untuk merekam suara mobil, menggunakan teknik yang memastikan suara terekam dengan sempurna meski dalam kondisi balapan yang intens.
Jojo menggunakan berbagai mikrofon, seperti Sennheiser MD 421-II yang terkenal tangguh untuk merekam suara dengan tekanan tinggi. Di dalam kabin, ia memilih Sennheiser AMBEO VR Mic untuk mendapatkan nuansa yang akurat. Receiver Sennheiser EK 6042 dan transmitter Evolution Wireless juga menjadi andalan Jojo dalam merekam suara knalpot mobil.
Dengan pengalaman bertahun-tahun, Jojo terus mengembangkan perpustakaan suara mobil yang berharga. Baginya, menjaga kualitas rekaman suara adalah hal yang utama, terutama untuk mobil-mobil ikonik seperti Ferrari 801 dan Maserati 250F. Dengan menggunakan teknologi terbaru, seperti perekam digital 32-bit floating point, Jojo dapat menangkap suara mobil dengan presisi tinggi.
Melalui pendekatan bersama Sennheiser, Chris Jojo berhasil membawa suara otentik ke dalam film Ferrari, memberikan pengalaman yang mendalam bagi penonton dan penggemar otomotif. Keahliannya dalam menggunakan peralatan Sennheiser menjadi kunci kesuksesan dalam proyek-proyek besarnya ini.







